Selasa, November 23, 2010

Manfaat tanaman kaktus



Manfaat kaktus bagi masyarakat ternyata sangat beragam. antara lain :
1.Sebagai tanaman hias
2.Untuk souvenir
3.Sebagai tanaman obat
4.Sebagai tanaman makanan


Prickly Pear Cactus (Daging buah kaktus)
Fungsi utama: Menurunkan gula darah
Dosis umum: jika dikonsumsi sebagai makanan, 150 gram rebusan kaktus per hari. Buah matang dari kaktus ini mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Bentuk yang bisa ditemui adalah dalam bentuk buah, atau jus, atau bubuk. Para peneliti menemukan bahwa buah ini menurunkan kadar gula darah karena adanya komponen yang mirip dengan insulin. 
Buah ini juga tinggi kadar seratnya.

Berbagai jenis kaktus telah lama dimanfaatkan manusia sebagai sumber pangan, salah satunya adalah Opuntia. Spesies ini banyak dikultivasi untuk diambil buah dan batang mudanya.
Buah Opuntia banyak diolah menjadi selai. Sementara itu, batang muda Opuntia yang dikenal sebagai nopalitos dikuliti dan digoreng, dikukus, atau diolah menjadi acar dalam cuka asam-manis.
Sekarang ini, Opuntia juga masih dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kosmetik, dan obat-obatan. Dulunya, ada juga spesies kaktus Carnegiea gigantean, yang dimanfaatkan sebagai bahan dasar tepung untuk pembuatan roti.

Kaktus Mawar
Namun tepung ini sudah tidak lagi dimanfaatkan karena masyarakat lebih menyukai tepung dari jagung. Sementara bagian akar berkayu ataupun pembuluh vaskular yang mengandung lignin dari kaktus, juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan bahan bakar.
Kaktus sekarang lazim dipakai untuk souvenir dalam pernikahan.
Biasanya yang sering dijadikan untuk souvenir adalah kaktus mini, dengan tinggi tanaman sekitar 6-8 cm. Panjang masing-masing tunas 3-4 cm. Kaktus ini terkenal unik, cantik,look fresh, cocok untuk ditaruh di atas meja kerja,tamu dan ruangan indoor atau outdoor dan juga souvenir.
Kaktus walaupun lebih populer sebagai tanaman hias, tetapi kaktus juga mempunyai manfaat sebagai tanaman obat, bahkan potensinya sebagai tanaman obat cukup besar. Hal ini perlu digali lebih jauh lagi tentang manfaatnya sebagai bahan obat alami.
Sejak abad ke 19, tanaman kaktus telah dipelajari para ilmuwan karena mempunyai kandungan bahan aktif alkaloid, berupa ß-phenylethylamine dan tetraisoqui-noline. Sampai saat ini lebih dari 60 senyawa dalam tanaman kaktus yang sudah diisolasi antara lain adalah anhalonine, hordenine, mescaline, N-acetylmescaline, pel-lontine, tyramine. Senyawa hordenine dan tyramine mempunyai khasiat sebagai anti mikroba yang dapat mencegah berbagai jenis penyakit seperti arthritis, influen-
za, infeksi, diabetes, sakit telinga,sakit mata, rematik, gigitan binatang berbisa dan sebagainya.
Beberapa jenis kaktus yang lain dikenal sebagai tanaman obat adalah dari jenis prickly pear cactus yang terdiri dari beberapa spesies seperti Opuntia dillenii, Opuntia engelinanii, Opuntia ficus-indica, Opuntia playachatha, dan Opuntia santa-rita.

Jenis kaktus yang dikenal saat ini adalah buah naga(dragon fruit) yang termasuk dalam genus Helocereus dan Seleni-cereus. Tananam ini mempunyai khasiat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol serta untuk mencegah kanker usus, penguat fungsi ginjal dan tulang, pelindung kesehatan mulut, pencegah pendarahan dan gejala keputihan,penguat daya kerja otak dan meningkatkan ketajaman mata.

Menurut organisasi yang khusus meneliti buah naga merah, buah ini cukup kaya vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan daya tahan dan metabolisme tubuh. Pakar lain menyebutkan pula bahwa buah naga kaya akan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium. Namun yang pasti, buah naga tinggi serat sebagai pengikat zat karsinogen penyebab kanker dan memperlancar proses pencernaan.
Dari sumber yang dapat dipercaya, buah naga dimanfaatkan pula untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan. Tambahannya lagi, buah naga merah memberikan efek mengurangi tekanan emosi, menetralkan toksik dalam darah, mencegah demam badan, menambah selera makan, menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat.
Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandung protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet); karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit), kalsium (menguatkan tulang).
Kalaupun kita bosan memakannya dalam bentuk segar, buah naga dapat disajikan pula dalam bentuk jus (sari buah), manisan, selai atau beragam bentuk penyajian sesuai selera.


Berikut beberapa manfaat dari kaktus pir berduri : 
  • Efek anti-peradangan dapat melawan gigitan serangga, gatal-gatal kemerahan bahkan reaksi alergi.
  • Menekan kadar gula darah
  • Menurunkan tingkat  LDL (kolesterol jahat) 
  • Menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban pada jantung 
  • Membantu menyembuhkan tubuh dari dalam dan melindungi sistem kekebalan 
  • Menyingkirkan radikal bebas dalam tubuh dan berpotensi memperlambat penuaan  
  • Membantu fungsi organ bekerja maksimal

Sumber bacaan :
1.http://www.buahnaga.net/

2.http://www.conectique.com/cetak/?article_id=7814

3.http://www.plantamor.com/index.php?album=2267
4.http://gudanghumor.com/category/foto-lucu/page/25/

1 komentar: