<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898</id><updated>2012-02-12T16:04:26.560+08:00</updated><category term='Cara menulis Essai'/><category term='Pencarian'/><category term='Sekolah Jadul'/><category term='Golongan darah'/><category term='Menjadi guru'/><category term='Kisah orang gila'/><category term='Anda Miskin?'/><category term='Neraka seorang penulis2'/><category term='Kapitalisme'/><category term='Jengkol-ku sayang'/><category term='Makanan vegetarian'/><category term='Watak atau kepribadian'/><category term='Konflik agama'/><category term='Istriku inspiratorku'/><category term='Sekilas Ekonomi kita'/><category term='Setan dan Iblis'/><category term='sabun anti bakteri'/><category term='Neoliberalisme Indonesia'/><category term='Kepribadian tetangga'/><category term='Bingung dengan APBN'/><category term='Motif ekonomi'/><category term='Wudun'/><category term='Kotor yang bersih'/><category term='Krisis moneter 2008'/><category term='Reinkarnasi.'/><category term='Anda Orang Kaya..?'/><category term='Kapitalisme (1)'/><category term='Kepribadian ganda'/><category term='Melanggar konstitusi'/><category term='Betapa cintaku'/><category term='Hukum kekekalan energi'/><category term='Saya tidak mengerti'/><category term='Istriku sayang'/><category term='obat sembelit'/><category term='lambang kemakmuran..?'/><category term='Song of Poverty'/><category term='Kepribadian Terbelah'/><category term='Mahatma Gandhi'/><category term='Bahaya susu dan telur'/><category term='Siapa Sri Mulyani?'/><category term='Kopi'/><category term='Pertolongan Tuhan'/><category term='Penganggur alamiah'/><category term='Ada hukum karma'/><category term='Watak saya'/><category term='Faunding Father'/><category term='Betapa iriku'/><category term='Sahabatku sayang'/><category term='Kapitalisme(3)'/><category term='Eksistensi'/><category term='Istriku  buta huruf'/><category term='Hybristhopilia.. apa itu?'/><category term='Ekonomi Psikopat'/><category term='Manfaat kaktus'/><category term='Jenis Kemiskinan'/><category term='Istriku tersenyum'/><category term='Kemiskinan'/><category term='Seandainya aku jadi pemerintah'/><category term='Sri Mulyani gagal'/><category term='Gerakan Mahasiswa'/><category term='Redenominasi'/><category term='Dua Fundamentalis'/><category term='Kenangan romantis'/><category term='Mengajar dan menyanyi'/><category term='Jadilah vegetarian'/><category term='Sidang Kenaikan Kelas'/><category term='Kapitalisme (4)'/><category term='Tempe Ecek Ecek?'/><category term='Pengemis tidak miskin'/><category term='Kambing Hitam'/><category term='Overheating Economy'/><category term='jangan ulangi'/><category term='Kapitalisme(2)'/><category term='Hati hati makanan'/><category term='Email from tuyul'/><category term='Dongeng Kakek'/><category term='Subprime Mortgage'/><category term='Penyakit Jiwa'/><category term='Aura atau Medan Energi'/><category term='Neraka seorang penulis'/><category term='Istriku bingung'/><category term='Guru bangsa'/><category term='Merpati Putih'/><category term='Pyrokinesis'/><category term='Ekonomi Kerakyatan.'/><category term='Neo Liberalisme'/><category term='Malin Kundang'/><category term='Tetap Crispy / renyah'/><category term='Istriku tradisional'/><category term='Foto Naik Haji 1953'/><category term='Sinkretisme'/><category term='Kisah lucu vegetarian'/><category term='Jejaring ekonomi'/><category term='Ujian nasional'/><category term='Indahnya keberagaman'/><category term='Panjat Pinang'/><category term='Istriku manis'/><category term='Istri kepribadian ganda'/><category term='Senyum serius'/><category term='vegetarian'/><category term='Anugerah Tertinggi'/><category term='Mafia Berkeley'/><category term='Hutang Indonesia'/><category term='Manfaat vegetarian'/><category term='Nasehat kakek'/><category term='Istriku cantik'/><category term='Apakah air itu hidup?'/><title type='text'>Blog PakBodong</title><subtitle type='html'>Http://PakBodong.blogspot.com</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>131</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-95526199295233779</id><published>2012-02-12T15:23:00.001+08:00</published><updated>2012-02-12T16:04:26.575+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekolah Jadul'/><title type='text'>Dongeng Sekolah Jaman Dulu.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_HGN50MbTBag/TN-pcLXIyRI/AAAAAAAAE4k/2kMaKQ_Nfyc/s320/DSCI1849.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_HGN50MbTBag/TN-pcLXIyRI/AAAAAAAAE4k/2kMaKQ_Nfyc/s320/DSCI1849.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri saya ini  boleh dikatakan butahuruf walaupun pernah mengenyam pendidikan sampai  kelas enam Sekolah Rakyat ( sekarang SD ). Mengapa demikian….? Tulisan  nya jelek, sulit dibaca, dan membaca juga tidak lancar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri saya ini sewaktu kecil berdiam  dipelosok desa di kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.  Sesuai dengan namanya yaitu Gunung Kidul ( Gunung Selatan ) , wilayah itu memang bergunung  gunung. Dari rumah istri saya untuk mencapai jalan raya yang sudah  diperkeras dengan batu kali tapi belum beraspal harus berjalan kaki  sekitar lima sampai enam jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan sehari harinya adalah bertani  padi dan tanaman pangan yang lain pada pada musim hujan ( tanaman tadah hujan ) , sedang pada  musim kemarau hanya bisa tumbuh ketela pohon ( singkong ).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah kejadian ini adalah dongeng istri saya ketika sekolah mulai tahun 1949&amp;nbsp; sampai dengan tahun 1955.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada satu SDN dengan beberapa guru laki  laki untuk beberapa kalurahan. Murid murid ada yang harus berjalan kaki  selama tiga jam , karena wilayahnya tidak ada yang bisa ditempuh dengan  sepeda. Sepeda waktu itu merupakan barang yang mewah. Hanya orang orang  kaya atau pejabat desa yang bisa memiliki sepeda. Selain itu tanahnya adalah tanah liat yang merah, sehingga kalau musim hujan maka sebagian besar tanah akan melekat pada kaki.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu kelas tidak akan pernah penuh seratus persen ada saja beberapa murid yang tidak masuk&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Murid murid tidak ada yang memakai sepatu karena sepatu waktu itu merupakan barang yang langka dan amat mewah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebih lebih pada musim hujan, lebih dari  70 % siswa tidak masuk, karena mereka harus membantu orang tuanya  menanam padi dan tanaman pangan yang lain yang hanya bisa tumbuh di  musim hujan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cerita lucu terjadi pada waktu ujian  akhir kelas enam. Ujian akhir waktu itu diselenggarakan pada akhir bulan  Juni yang waktu itu sudah masuk ke musim hujan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saat ujian akan dimulai ternyata  siswa yang hadir baru 30 %, karena siswa&amp;nbsp; banyak yang membantu orang  tuanya menanam padi dan tanaman pangan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya diputuskan bahwa guru guru  termasuk kepala sekolah dan tukang kebun menjemput kerumah masing masing  siswa dan diboncengkan dengan sepeda kesekolah. Itu saja waktunya tidak  cukup karena jumlah yang harus dijemput cukup banyak, dan jarak rumah  masing masing siswa dengan sekolahan cukup jauh dengan jalan yang  berbukit bukit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepala Sekolah terpaksa minta tolong  Bapak Dukuh setempat agar mengerahkan warganya membawa murid murid kelas  enam tersebut kesekolah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejadian lucu terjadi ketika Kepala  Sekolah menjemput salah seorang siswa putriya yang dikelas mempunyai  tubuh paling besar dibanding dengan teman teman sekelasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Kepala Sekolah sampai kerumah&amp;nbsp;  siswa putri tersebut ternyata siswa putri itu sedang dirias walaupun  belum komplit baru kira kira 25 %&amp;nbsp; karena malam harinya akan&amp;nbsp; dinikahkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Didesa tersebut sudah umum anak putri menikah pada usia sebelas tahun .&amp;nbsp;&lt;/div&gt;Karena menikah pada usia yang sangat muda dimana jiwanya sedang labil, maka biasanya hanya bertahan paling lama lima sampai dengan enam tahun. Jadilah di desa itu terdapat banyak janda berusia amat muda, yang kemudian menikah lagi, sehingga seringkali punya beberapa anak dengan ayah yang berbeda beda.&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita kembali ke masalah semula.... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kepala sekolah mohon agar anak  tersebut menempuh ujian terlebih dulu sebelum menikah, orang tuanya  dengan tegas menolak mentah mentah. Untuk apa ijazah bagi anak putri…  toh nantinya cuma didapur pekerjaannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya dengan pertolongan  Bapak Lurah, orang tuanya mengijinkan siswa putri tersebut dibawa  kesekolah untuk menempuh ujian, walaupun dengan muka&amp;nbsp; yang sudah dirias.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu itu Pak Lurah adalah jabatan seumur hidup yang amat dihormati dan disegani oleh warganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jam&amp;nbsp; ujian pada hari pertama terpaksa diundur hampir&amp;nbsp; empat jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada hari kedua dan ketiga&amp;nbsp; ujian, sudah  mulai lancar walaupun masih antar jemput, disamping itu beberapa pemuda  desa menyediakan diri untuk&amp;nbsp; antar jemput murid diwilayahnya, sedangkan  untuk siswa putri yang sudah menikah malam harinya , pada keesokan  harinya&amp;nbsp; diantar dan ditunggui oleh suaminya sewaktu ujian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi masalah kwalitas jangan ditanya… karena pasti amburadul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada akhir ujian, dari tiga puluh siswa  hanya tiga orang yang dinyatakan lulus. Semua siswa yang menempuh ujian  memperoleh sertifikat yang disebut ijazah atau Surat Tanda Tamat  Belajar, yang menyatakan bahwa siswa tersebut telah menempuh sekolah  dari kelas satu sampai dengan kelas enam., sedang tiga orang siswa yang lulus ujian  , disamping menerima Ijazah juga menerima Surat Tanda Lulus Ujian yang  berisi nilai dan mata pelajaran yang diujikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istri saya termasuk siswa yang tidak lulus ujian. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu itu Ijazah bagi yang tidak lulus sudah dapat dipakai sebagai syarat untuk melamar pekerjaan dan melanjutkan sekolah SMP swasta.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Murid murid tersebut dari kelas satu  sampai dengan kelas enam tidak pernah membeli alat tulis, karena memang  tidak mampu. Alat alat tulisnya diperoleh dari guru kelas&amp;nbsp; masing  masing, dan dibantu oleh Bapak Lurah setempat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alat tulisnya masih amat sederhana, karena hanya terdiri dari Sabak sebagai tempat menulis dan Grib&amp;nbsp; sebagai alat untuk menulis.serta sebuah buku gambar.&lt;/div&gt;Sedang mulai klas lima alat tulisnya bertambah terdiri dari dua buah buku tulis untuk mata pelajaran Berhitung dan mata pelajaran Pengetahuan Umum serta&amp;nbsp; sebuah buku gambar. semuanya gratis dibantu oleh sekolah dan pihak Pemerintah Kalurahan.&lt;br /&gt;
Semua buku buku tulis beserta perlengkapannya selalu ditinggal disekolah sejak kelas satu sampai dengan kelas lima, sedang untuk kelas enam boleh dibawa pulang untuk belajar dalam rangka menempuh ujian.&lt;br /&gt;
Kemudian yang cukup&amp;nbsp; menarik adalah Kepala Sekolah beserta beberapa guru selalu mengantarkan&amp;nbsp; siswa yang telah lulus tersebut untuk didaftarkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;
Sampai sekarang ini istri saya masih ingat dengan gamblang wajah wajah   guru SD-nya yang amat sabar dan penuh dedikasi dalam mengajar, walaupun   gajinya sering terlambat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar :&lt;br /&gt;
http://buku-lawas.blogspot.com/2010/11/sabak-dan-grib-alat-tulis-anak-sekolah.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-95526199295233779?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/95526199295233779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2012/02/dongeng-sekolah-jaman-dulu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/95526199295233779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/95526199295233779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2012/02/dongeng-sekolah-jaman-dulu.html' title='Dongeng Sekolah Jaman Dulu.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_HGN50MbTBag/TN-pcLXIyRI/AAAAAAAAE4k/2kMaKQ_Nfyc/s72-c/DSCI1849.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-1171752632534229314</id><published>2011-10-01T09:18:00.000+08:00</published><updated>2011-10-01T09:18:25.057+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eksistensi'/><title type='text'>Keberadaan Seseorang.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://andiyusman.files.wordpress.com/2011/04/soeharto-sby-sama-saja.jpg?w=298&amp;amp;h=300" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://andiyusman.files.wordpress.com/2011/04/soeharto-sby-sama-saja.jpg?w=298&amp;amp;h=300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ingat muridku yang baik.... eksistensi atau keberadaan seseorang itu ditentukan oleh tiga hal yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;HARTA, TAHTA ATAU KEKUASAAN DAN SEKS., &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Yang namanya surga adalah&amp;nbsp; kalau ketiga hal itu sudah kita genggam, sedang yang lain itu hanyalah omong kosong.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Cari dan kalau sudah didapat pertahankan mati matian dengan cara apapun supaya ke tiganya tidak lepas dari kamu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber informasi gambar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://andiyusman.files.wordpress.com/2011/04/soeharto-sby-sama-saja.jpg?w=298&amp;amp;h=300"&gt;http://andiyusman.files.wordpress.com/2011/04/soeharto-sby-sama-saja.jpg?w=298&amp;amp;h=300&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-1171752632534229314?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/1171752632534229314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/10/keberadaan-seseorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1171752632534229314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1171752632534229314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/10/keberadaan-seseorang.html' title='Keberadaan Seseorang.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-3047907577761445822</id><published>2011-09-27T20:39:00.000+08:00</published><updated>2011-09-27T20:39:01.508+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemiskinan'/><title type='text'>Berapa jumlah orang miskin Indonesia?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/13166637282099291022.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="380" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/13166637282099291022.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;BPS merelease mengenai kriteria kemiskinan di Indonesia dengan urutan sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Tidak miskin , &lt;/b&gt;adalah mereka yang pengeluaran per orang per bulan lebih dari Rp 350.610.-&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Hampir tidak miskin&lt;/b&gt; dengan pengeluaran per bulan per kepala antara&amp;nbsp; Rp 280.488.s/d. - Rp 350.610.- atau sekitar antara Rp 9.350 s/d. Rp11.687.- per orang per hari. Jumlanya mencapai 27,12 juta jiwa&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Hampir miskin&lt;/b&gt; dengan pengeluaran per bulan per kepala antara Rp 233.740.- s/d&amp;nbsp; Rp 280.488.- atau sekitar antara Rp 7.780.- s/d Rp 9.350.- per orang per hari. Jumlahnya mencapai&amp;nbsp; 30,02 juta&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Miskin&lt;/b&gt; dengan pengeluaran per orang perbulan&amp;nbsp; per kepala Rp 233.740.-kebawah atau sekitar Rp 7.780.- kebawah per orang per hari. Jumlahnya mencapai 31 juta&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sangat miskin ( kronis )&lt;/b&gt; tanpa kriterianya&amp;nbsp; pengeluaran per orang per hari. tidak diketahui Jumlahnya mencapai sekitar 15 juta .&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dengan demikian kalau dihitung penduduk Indonesia dengan kriteria &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;pengeluaran per orang hari Rp 11.687.- kebawah , maka jumlahnya akan mencapai sekitar 103,14 juta jiw&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;a.&lt;/span&gt;....... bukan main......&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sebaran penduduk miskin sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2011 , adalah jumlah penduduk miskin di desa selalu lebih besar dibanding dengan di kota . Untuk tahun 2011, sebaran kemiskinan adalah 63,2 % di desa dan 36,8 % di kota. Ini menunjukkan kegagalan pembangunan di bidang pertanian walaupun presiden-nya adalah Doktor Pertanian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Fakta menarik  terkait pola pengeluaran penduduk miskin, adalah&amp;nbsp; tingginya konsumsi  rokok filter dan kretek di kalangan penduduk  miskin. Beras dan rokok ternyata merupakan dua komoditi yang merupakan pengeluaran utama penduduk miskin disusul dengan mie instan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Waduh.... seandainya kriteria yang dipakai adalah kriteria PBB yaitu mereka yang dianggap miskin adalah yang pengeluaran-nya US $2.- per orang per hari... kira kira berapa ya jumlah orang miskin di Indonesia ...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Catatan : Pengeluaran per orang per hari adalah proxy dari penghasilan per orang per hari &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber informasi gambar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/13166637282099291022.jpg"&gt;http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/09/13166637282099291022.jpg&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-3047907577761445822?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/3047907577761445822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/berapa-jumlah-orang-miskin-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3047907577761445822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3047907577761445822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/berapa-jumlah-orang-miskin-indonesia.html' title='Berapa jumlah orang miskin Indonesia?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-6466248831866559214</id><published>2011-09-18T16:23:00.000+08:00</published><updated>2011-09-18T16:23:34.009+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bingung dengan APBN'/><title type='text'>Bingung Dengan APBN</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://centraldemokrasi.com/wp-content/uploads/2011/08/Karikatur-Calo-Anggaran-300x210.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://centraldemokrasi.com/wp-content/uploads/2011/08/Karikatur-Calo-Anggaran-300x210.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dulu sewaktu saya masih aktip sebagai guru ekonomi pada jaman ORBA , pemerintah setiap tahun selalu mengeluarkan kerangka&amp;nbsp; RAPBN dan kerangka pelaksanaan APBN secara teratur dan tersetruktur, sehingga rakyat umum sedikit banyak juga&amp;nbsp; mampu memahami dan meramalkan keadaan jalan-nya ekonomi tahun yang akan datang lewat data data belanja RAPBN.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Struktur APBN itu sering saya pakai sebagai acuan mengajar dan alat peraga, yaitu sebagai bahan diskusi kelas dengan pokok bahasan sektor per sektor ekonomi. Murid murid secara langsung dapat mengetahui ratio ratio APBN termasuk Debt Service Ratio dari tahun ketahun apakah meningkat apakah menurun secara kwantitas maupun kwalitas.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Berdasarkan Kerangka APBN itu rakyat dapat mengetahui secara langsung sumber sumber pendapatan rutin dan pembangunan, maupun pengeluaran rutin atau pengeluaran pembangunan, termasuk berapa besar bagian APBN yang dipakai untuk membayar cicilan pokok dan bunga hutang dalam negeri maupun hutang luar negeri.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Kerangka struktur APBN itu biasanya saya&amp;nbsp; peroleh&amp;nbsp; dari harian Kompas. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Tetapi mungkin sejak pemerintahan SBY yang pertama, yaitu mulai tahun 2004 pemerintah tak pernah mengeluarkan kebijaksanaan ini atau mungkin saja saya sendiri yang tidak tahu sumbernya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Saya tertarik untuk sedikit menelusuri hal ini karena saya bingung, mengapa pertumbuhan ekonomi bisa lumayan&amp;nbsp; ( rata rata 5 % per tahun ) ... tapi sektor riil kok ndak jalan ...? )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sektor riil yang jalan ditempat ini ditandai dengan pengangguran yang semakin meningkat ( banyaknya PHK, De industrialisasi )&amp;nbsp; dan angka kemiskinan absolut yang semakin meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;i&gt;Catatan : Kalau pemerintah mengklaim terjadi penurunan kemiskinan dengan indikator pendapatan Rp 7000.- per orang per hari yang sudah dipakai selama lima tahun.... ini sama saja bohong , demikian juga acuan bahwa tidak termasuk penganggur bagi mereka yang bekerja satu jam seminggu ).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Saya berpikir, kalau terjadi pertumbuhan ekonomi pasti bukan dari sektor investasi atau sektor riil tapi pasti dari sektor konsumsi dan sektor keuangan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; Pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh sektor konsumsi dan keuangan hanyalah dinikmati oleh segelintir orang orang kaya atau paling rendah adalah kelompok kelas menengah.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Persoalannya sekarang mengapa sektor riil jalan ditempat...?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ternyata APBN sampai dengan Rancangan anggaran negara 2012 ini tetap mandul terobosan.  Ruang fiskal yang tersisa untuk menggerakkan perekonomian&amp;nbsp; tetap sempit karena anggaran  habis terpakai untuk belanja rutin yang minim daya pacu pertumbuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Transfer daerah, anggaran untuk subsidi, belanja pegawai dan barang,  serta pembayaran bunga utang dan belanja lain masih mennggunakan sekitar  80% anggaran negara 2012. bahkan tahun-tahun sebelumnya, 91% .&lt;br /&gt;
Anggaran untuk menggerakkan sektor riil hanya maksimum sebesar 20 % dari RAPBN &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Padahal kenaikan anggaran yang telah  melampaui tiga kali lipat dari sekitar Rp430 triliun pada awal&amp;nbsp; 2004, menjadi  Rp1.300-an triliun saat ini, tetapi terobosan terhadap kesejahteraan tetap melempem.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jumlah penduduk miskin dan yang hampir miskin tidak turun signifikan.  Masih terdapat sekitar 60 juta orang miskin dan hampir miskin di negara  ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tingkat pengangguran juga masih tinggi akibat minimnya peran anggaran  terhadap perluasan lapangan kerja. Pertumbuhan ekonomi pun belum merata,  hanya dinikmati sebagian kecil kelompok masyarakat dengan kesenjangan  yang masih lebar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pajak yang bersumber dari kantong rakyat dipatok pada angka Rp1.019,3  triliun. Itu berarti pajak membiayai 71,9% dari total belanja negara.  Karena itu, rakyat berhak mendapatkan pengembalian yang optimal dalam  pelayanan dan kesejahteraan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi APBN dari tahun ketahun bukannya pro rakyat atau pro Job, tapi pro birokrat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan ini harus diubah&amp;nbsp; . Dengan demikian anggaran dapat menjadi mesin  perekonomian rakyat, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan.&lt;br /&gt;
&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;Disamping itu &lt;/b&gt;&lt;b&gt;p&lt;/b&gt;enyerapan yang  rendah dan menumpuk di akhir tahun tetap  menjadi potret 2011. &lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sejak  2006 hingga 2010, masing masih&amp;nbsp; , persentase penyerapan belanja modal APBN  hingga  pertengahan tahun hanya berada di kisaran 14%-26%. Masih jauh  dari  separuh belanja modal. Apakah itu karena pemerintah tidak peduli,  tidak  mampu, abai, atau memang tidak tahu bagaimana menggerakkan  anggaran?&lt;/div&gt;Anggaran negara seharusnya motor bagi pertumbuhan. Fiskal seyogianya menjadi daya dorong terhadap perekonomian.&lt;br /&gt;
Saya tidak tahu... mengapa penyerapan anggaran untuk menggerakkan sektor perekonomian itu tidak lancar, padahal jumlahnya sudah amat kecil, yaitu hanya tersisa 20 % dari APBN.&lt;br /&gt;
Apakah mental birokrat Indonesia demikian malasnya... ? Mungkin mereka berpikir.... :&lt;br /&gt;
buat apa repot repot... ndak usah bekerja kan ndak apa apa... yang penting gaji setiap bulan jalan terus..... kalau ngurusi penyerapan anggaran paling paling juga kena pungli di pusat, salah slah bisa ditangkap KPK.&lt;br /&gt;
Heeeeeeemmmmmmmm.......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://centraldemokrasi.com/editorial/10092011/kurungan-apbn/"&gt;1.http://centraldemokrasi.com/editorial/10092011/kurungan-apbn/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://centraldemokrasi.com/editorial/18082011/anggaran-mandul/"&gt;2.http://centraldemokrasi.com/editorial/18082011/anggaran-mandul/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3.Sumber sumber lain yang relevan. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-6466248831866559214?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/6466248831866559214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/bingung-dengan-apbn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/6466248831866559214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/6466248831866559214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/bingung-dengan-apbn.html' title='Bingung Dengan APBN'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-7171143184824752811</id><published>2011-09-16T20:27:00.000+08:00</published><updated>2011-09-16T20:27:23.458+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kambing Hitam'/><title type='text'>Politik Kambing Hitam Dan Politik Kambing Putih</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://pendarbintang.files.wordpress.com/2011/08/kambing-hitam.jpg?w=300&amp;amp;h=207" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="138" src="http://pendarbintang.files.wordpress.com/2011/08/kambing-hitam.jpg?w=300&amp;amp;h=207" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam dunia politik kita sering menjumpai istilah Politik Kambing Hitam ( Scape Goat ) dn Politik Kambing Putih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kata Kambing Hitam ini lebih banyak digunakan sebagai metafora ,   yang  merujuk kepada seseorang yang dipersalahkan untuk suatu   kemalangan,  biasanya sebagai cara untuk mengalihkan perhatian dari   sebab-sebab yang  sesungguhnya, walaupun yang bersangkutan itu bukan  penyebabnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Misalnya orang Yahudi  yang dijadikan kambing hitam oleh pemerintah Jerman Nazi&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman_Nazi" title="Jerman Nazi"&gt;i&lt;/a&gt;  untuk krisis ekonomi dan politik saat itu, atau dalam peristiwa   penyerbuan markas PDI tanggal 27 Juli 1996 PRD dianggap sebagai   pelakunya, atau musim, banjir dll dijadikan sebagai sebab kegagalan   panen, Sepeda motor sebagai sebab kemacetan di Jakarta&amp;nbsp; dan lain lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sedangkan Kambing Putih adalah simbol inspirasi agar kita menjadi  orang  yang  palling bermanfaat  Ia juga merupakan simbol motivasi agar  kita  mau dan mampu mengelola  kekayaan yang melimpah di sekitar kita  dengan  cara yang baik dan benar&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi politik Kambing Putih adalah usaha pencitraan terhadap seseorang   atau kelompok secara besar besaran lewat Mass Media&amp;nbsp; cetak atau   elektronik&amp;nbsp; maupun lewat mulut kemulut dengan tujuan tertentu , sebagai  contoh :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;DR Sumitro Joyohadikusumo diberi gelar Begawan Ekonomi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tokoh tokoh Kelompok Berkeley diberi gelar Arsitek Ekonomi Indonesia modern&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Marie Muhammad diberi gelar Mr Clean&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Zainudin Mz diberi gelar Dai Sejuta Umat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Amin Rais diberi gelar Tokoh Reformasi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Presiden Suharto diberi gelar Bapak Pembangunan&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gus dur diberi gelar Bapak Pluralisme&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;SBY dan Agum Gumelar diberi gelar tokoh militer reformis&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;BJ Habibie diberi gelar sebagai manusia terpandai Indonesia &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Penggunaan&amp;nbsp; dari keduanya baik politik kambing hitam atau politik   kambing putih tentu saja bergantung dari situasi dan kondisi politik serta tujuan politik yang hendak   dicapai.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Suatu rezim yang sedang eksis biasanya menjalankan kedua  kebijaksanaan tersebut , artinya dia memelihara kelompok Kambing hitam  disamping juga memelihara kelompok kambing putih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tujuan memelihara atau mengadakan kelompok Kambing Putih adalah untuk  melindungi kepentingan rezim tersebut dalam jangka panjang, apa bila  rezim yang sekarang ini sudah tidak disukai oleh rakyat atau sudah  jatuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Rezim ini akan memunculkan tokoh&amp;nbsp; tokoh yang menjadi bagian  kelompoknya , dan menjadikan mereka&amp;nbsp; seolah olah merupakan lawan yang  besar dari rezim yang sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi apabila rezim yang sekarang ini runtuh diharapkan kelompok yang  ditokohkan sebagai lawan tersebut akan memegang pemerintahan yang tentu  saja akan selalu berusaha untuk melindungi kepentingan rezim yang telah  jatuh tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Di Indonesia ini kita sudah mengetahui dengan jelas siapa saja tokoh  tokoh yang masuk dalam kelompok Kambing Putih ini, yaitu mereka yang  selalu menghambat jalannya cita cita reformasi baik secara sembunyi  sembunyi atau secara terang terangan, langsung atau tidak langsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sumber bacaan : Dari berbagai sumber yang relevan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sumber gambar : Artikata.com , Kambing Hitam&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-7171143184824752811?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/7171143184824752811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/politik-kambing-hitam-dan-politik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7171143184824752811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7171143184824752811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/politik-kambing-hitam-dan-politik.html' title='Politik Kambing Hitam Dan Politik Kambing Putih'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4695613949700632973</id><published>2011-09-16T20:05:00.000+08:00</published><updated>2011-09-16T20:05:27.067+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Faunding Father'/><title type='text'>Tugas Pertama Faunding Father Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://jonisetiawan.files.wordpress.com/2010/08/kesatuan-dalam-desain-grafis.jpg?w=150&amp;amp;h=" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://jonisetiawan.files.wordpress.com/2010/08/kesatuan-dalam-desain-grafis.jpg?w=150&amp;amp;h=" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Setelah proklamasi kemerdekaan RI Tanggal 17 Agustus 1945, maka tugas   utama Bung Karno beserta para founding father Indonesia adalah meletakkan dasar&amp;nbsp;  persatuan dan kesatuan Indonesia.&amp;nbsp; Para pendiri Republik ini  berusaha  agar supaya setiap orang dari manapun asalnya dan apapun  sukunya harus  senang dan bangga berkata :&amp;nbsp; AKU ORANG / BANGSA  INDONESIA.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi orang Ambon atau orang Bugis atau orang Makasar atau orang Batak  ,  Jawa dan lain lain&amp;nbsp; harus bangga dan senang berkata : SAYA ORANG /   BANGSA INDONESIA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tugas ini amat tidak mudah waktu itu, lebih lebih sarana dan prasrana   komunikasi dan sarana prasarana transportasi masih sangat minim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk mencapai tujuan itu maka pemerintah menggunakan beberapa cara antara lain :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PERTAMA : Pekik MERDEKA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Setiap orang yang saling bertemu dianjurkan untuk berkata : MERDEKA....&amp;nbsp; atau MERDEKA BUNG....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Juga dalam setiap kesempatan selalu dikumandangkan pekik : MERDEKA.....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KEDUA : Disetiap kantor Pemerintahan mulai dari tingkat bawah sampai   pusat , &lt;b&gt;komunikasi harus dilakukan dengan bahasa Indonesia walaupun   masih terbata bata / medok &lt;/b&gt;Juga ditiap tiap tempat yang ramai dpasang   gambar komik yang menggambarkan betapa sulitnya komunikasi orang banyak   kalau tidak memakai bahasa Indonesia. Bayangkan saja.... generasi&amp;nbsp;  kakek  dan nenek saya hanya beberapa gelintir yang bisa berbahasa  Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KETIGA :&amp;nbsp; Dalam setiap kesenian tradisional seperti Ketoprak, wayang   kulit, Dagelan / Lawak yang diselenggarakan untuk umum diharuskan   mensosialisasikan pentingnya komunikasi dalam Bahasa Indoneisa, dan juga   salam dan pekik pekik MERDEKA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah ... walaupun mengalami kesulitan kesulitan... tugas para founding   fathers kita yang pertama telah berhasil dengan baik. Rasa  superioritas  kesukuan telah terkikis habis, yang ada adalah perasaan  yang mendalam  sebagai orang dan warganegara Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan demikian para founding father kita telah berhasil meletakkan dasar utama yaitu : Rasa Persatuan dan Kesatuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sayang sekali... karena suatu hal maka saudara saudara dan wilayah  kita  Irian Barat ( Sekarang Papua )&amp;nbsp; tidak bisa terjamah atau tidak   terjangkau dengan program pertama ini, karena wilayah ini masih harus  direbut lewat perjuangan yang berat dan baru berhasil pada tahun 1962.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Orang orang Papua masih tetap  merasa dirinya sebagai orang / bangsa  Papua, bahkan ada perasaan  bahwa bangsa Indonesia dari luar Papua  cenderung dianggap sebagai  perusak dan penjajah bangsa Papua, lebih  lebih karena perlakuan yang  tidak adil terhadap bangsa Papua pada masa  Orba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Data Badan Pusat Statistik (BPS) Papua pada 2010,  menyebutkan,  sekitar   80 persen penduduk asli Papua hidup dalam  keterbelakangan,  miskin, dan   sangat tertinggal dalam pendidikan. Rumah  tangga miskin  mencapai  83,04  persen atau 482.184 rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal ini lebih dipersulit lagi dengan campurtangan pihak asing yang   berusaha meyakinkan orang orang Papua bahwa orang Papua itu adalah   kelompok Negara negara Pasifik, sehingga dalam hal ini OPM selalu   berusaha untuk menjadi peserta dalam Forum Negara Pasifik ( Pacifik   Island Forum ) walaupun berusaha hanya sebatas sebagai pengamat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Warisan paling berat yang ditinggalkan oleh Orba adalah bahwa Orba  telah berhasil meletakkan dasar bagi bertumbuh-kembangnya jiwa KKN pada  elite elite Indonesia&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;em&gt;Sumber tulisan :&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt; 1.Centraldemokrasi.com&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;2.Rosodaras.wordpress.com&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt; 3.Berbagai sumber yang relevan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;Sumber gambar : Artikata.com, Kesatuan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;
Catatan : Naskah ini juga saya posting di Kompasiana.com&lt;br /&gt;
&lt;span class="small left"&gt;    &lt;br /&gt;
Tag: &lt;a href="http://politikana.com/tag/pekik-merdeka.html"&gt;Pekik Merdeka&lt;/a&gt;  &lt;/span&gt;    &lt;span class="right shareThis"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4695613949700632973?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4695613949700632973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/tugas-pertama-faunding-father-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4695613949700632973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4695613949700632973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/tugas-pertama-faunding-father-indonesia.html' title='Tugas Pertama Faunding Father Indonesia'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4547289296872401087</id><published>2011-09-11T16:54:00.002+08:00</published><updated>2011-11-11T13:25:07.872+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='obat sembelit'/><title type='text'>Daun sirsak obat sembelit</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/28446_136602899689170_134178969931563_367386_307864_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/28446_136602899689170_134178969931563_367386_307864_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Umur saya sekarang&amp;nbsp; enam puluh tujuh tahun sedang istri saya berumur enam puluh lima tahun.. Dulu&amp;nbsp;  saya dan istri&amp;nbsp; adalah teman sekampung.&amp;nbsp; Kalau  sedang bermain&amp;nbsp;  kami saling memanggil nama masing masing. Namun dengan  semakin  bertambahnya umur dan sering bertemu dan bergaul lama kelamaan  tumbuh  rasa yang aneh dalam diri kami berdua.&lt;br /&gt;
Ketika kami sedang duduk berdua menonton perayaan peringatan HUT RI tahun 1964 …&lt;br /&gt;
” Mas Bambang…. ” tiba tiba ia memanggilku&lt;br /&gt;
Saya menoleh dengan perasaan aneh, terkejut, bingung, senang yang luar biasa merayap&amp;nbsp; dihatiku.&lt;br /&gt;
Karena baru pertama kali ini dia memanggilku dengan sebutan Mas ( Abang ).&lt;br /&gt;
Dengan gemetar akupun menyebut namanya : ” Ada apa dik Sarwendah…? “&lt;br /&gt;
Nah sejak saat itu kami berdua saling memanggil dengan Mas dan Dik dengan rasa hati yang berbunga bunga.&lt;br /&gt;
Singkat cerita , setelah kelahiran anak saya yang pertama&amp;nbsp; tiba tiba dia memanggil saya dengan :&lt;br /&gt;
” Pak …. Pak Bambang… itu ada tamu… “&lt;br /&gt;
Wuah kaget dan asing saya dengan sebutan itu…. jadi sekarang saya telah menjadi bapak.&lt;br /&gt;
Tapi dalam hati saya merasa bangga dengan panggilan itu, sama seperti ketika saya dipanggil Mas / Abang.&lt;br /&gt;
Namun  ketika cucu pertama lahir dan istri saya memanggil  dengan sebutan ”  Kakek ” , wuih saya merasa tidak nyaman . Kok saya  kelihatan sudah tua  dan loyo…. saya tetap ingin istri saya itu  memanggil Mas atau Pak  saja, supaya saya merasa tetap muda gitu  lhoooo…..&lt;br /&gt;
Dan&amp;nbsp; ketika hal ini saya sampaikan kepada istri saya apa jawabnya …?&lt;br /&gt;
” Walah walah kakek ini kok ada ada saja…Coba kakek ngaca dicermin… sekarang wajah kakek seperti apa .”&lt;br /&gt;
Kakek lagi kakek lagi…. huh kesal aku.&lt;br /&gt;
But the show must go on…. panggilan itu tetap melekat sampai sekarang ini.&lt;br /&gt;
Nah  saat&amp;nbsp; ini nenek atau istri saya sudah lima hari ini  mengalami  sembelit atau sulit buang air besar.&amp;nbsp; seringkali berlama lama  di kamar  mandi dan kadang kadang malah menangis karena kesulitan BAB.&lt;br /&gt;
Karena kasihan akhirnya istri saya bawa kerumah sakit bagian penyakit dalam.&lt;br /&gt;
Setelah diperiksa oleh bu dokter yang internis dan manis itu… dengan tersenyum bu Dokter berkata :&lt;br /&gt;
” Pak… bu Bambang.. obatnya itu gampang dan murah sekali… saya beserta keluarga kalau sembelit juga hanya pakai obat ini&amp;nbsp; “&lt;br /&gt;
” Apa Bu…? “&lt;br /&gt;
” Itu  lhoooo… ambil saja 3 - 5 lembar daun sirsak segar,  kemudian rebus  dengan air dua gelas, sisakan hanya sampai sisa satu  gelas… dinginkan  kemudian minum pagi dan sore masing masing satu gelas,  bisa ditambahkan  gula sedikit.”&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;&lt;em&gt;” Tapi tempat untuk merebus harus berasal dari tanah ( periuk tanah dll )… tidak boleh yang dari aluminium atau logam lain “&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Dan  suatu hari minggu pagi yang cerah… kami sekeluarga  beserta cucu cucu  sudah siap mengelilingi meja makan untuk makan pagi…  ketika nenek  dengan tergopoh gopoh keluar dari kamar mandi menuju meja  makan….  wajahnya kelihatan cerah.&lt;br /&gt;
”  Ke… kakek…. benar benar manjur itu daun sirsak untuk obat  sembelit…. niiii…. saya baru saja keluar banyaaaak sekali…….”&lt;br /&gt;
Wah… tentu saja anak anak dan cucu&amp;nbsp; cucu yang siap makan jadi tersenyum kecut.&lt;br /&gt;
Walah nek …..nenek…. lha wong mau makan pagi kok malah cerita tentang keberhasilan buang air besar…. mbok ya nanti kan bisa…..&lt;br /&gt;
Tapi tiba tiba nenek bertanya : ” Kek… kakek… apa rakyat  kita yang kelaparan dan tidak bisa makan itu juga mengalami kesulitan  buang air besar ya…. ? “&lt;br /&gt;
” Mungkin juga nek… tapi jelas ada bedanya…. ” jawabku.&lt;br /&gt;
” Apa itu kek….? “&lt;br /&gt;
” Kalau nenek sulit buang air besar karena terlalu banyak  yang dimakan, sedang rakyat kita yang miskin dan kelaparan itu sulit  buang air besar karena tidak ada yang dikeluarkan karena tidak ada yang  dimakan …”&lt;br /&gt;
” Lhooo kek… kata pemerintah kelaparan dan kemiskinan itu  kan sekedar angka angka statistik ... artinua bukan masalah manusia dan kemanusiaan” tiba tiba cucu saya yang klas 12 SMA  menyambung.&lt;br /&gt;
Tapi nenek menjadi kesal ” Sudah… sudah… hayo sekarang makan pagi…. bosan ngomong politik yang bikin bingung dan perut mual……”&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sumber gambar :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=130952413594033"&gt;http://www.facebook.com/note.php?note_id=130952413594033&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4547289296872401087?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4547289296872401087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/umur-saya-sekarang-enam-puluh-tujuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4547289296872401087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4547289296872401087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/09/umur-saya-sekarang-enam-puluh-tujuh.html' title='Daun sirsak obat sembelit'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-1425259804048584462</id><published>2011-08-10T15:40:00.000+08:00</published><updated>2011-08-10T15:40:58.702+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wudun'/><title type='text'>Pensiun ke-13...berkah atau tulah..?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://club-melilea.com/images/stories/imagebrowser/sakit.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://club-melilea.com/images/stories/imagebrowser/sakit.png" width="184" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Saya sudah tujuh tahun pensiun sebagai&amp;nbsp; Guru, sejak Oktober 2004.  Sebagai seorang guru belum pernah saya bisa menyimpan uang, artinya gaji  yang saya terima setiap bulan langsung habis untuk membayar bon bon (  kredit ) di warung warung tetangga, dan kemudian untuk kebutuhan hidup  sehari hari&amp;nbsp;&amp;nbsp; saya hutang lagi yang kemudian akan saya lunasi bulan  selanjutnya. Demianlah ritme kehidupan saya sejak pertama kali jadi guru  sampai pensiun, tidak pernah punya tabungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun ada yang aneh pada diri kehidupan  saya, setiap kali saya membutuhkan uang karena suatu keperluan yang mau  tak mau harus saya penuhi, misalnya ada&amp;nbsp; keluarga yang sakit dan mondok  dirumah sakit, selalu saja ada jalan untuk mendapatkannya, walaupun  sesudah itu tak ada sisa uang sama sekali.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya pernah punya&amp;nbsp; uang kira kira  Duapuluh juta rupiah ,setelah pensiun yaitu uang TASPEN, tapi ternyata  pada saat itu anak putri saya minta dinikahkan karena sudah bertunangan  selama lima tahun .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah dengan dengan ditambah hutang sana  sini dapatlah saya menyelenggarakan pesta pernikahan anak putri saya  tersebut , dengan cukup meriah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kejadian lucu terjadi, ketika semua uang  sumbangan yang saya terima dihitung ternyata pas untuk membayar hutang  hutang yang saya ambil untuk penyelenggaraan pernikahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kini saya juga mengalami kejadian yang  lucu selama tiga tahun berturut turut yang mungkin adahubungannya dengan  gaji pensiun ke -13.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bulan Juli tahun 2009, saya merencanakan  untuk membelanjakan gaji pensiun ke-13 yang sudah saya rencanakan  beberapa minggu sebelumnya ketika tiba tiba istri saya sakit lever dan  harus dilarikan kerumah sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadilah gaji pensiun ke-13 itu ditambah  dengan sumbangan sumbangan dari tetangga , teman teman dan mantan mantan  murid untuk membiayai biaya rumah sakit….. pas tanpa hutang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah untuk&amp;nbsp; gaji pensiun ke-13 tahun  bulan Juli 2010 , saya juga sudah membuat rencana belanja untuk&amp;nbsp;  lebaran, namun tepat satu hari sebelum saya mengambil gaji ke-13  tersebut penyakit lever istri saya tiba tiba kambuh lagi, dan harus  mondok di rumah sakit. Kejadian tahun 2009 pun terulang kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kejadian aneh untuk gaji pensiun ke-13&amp;nbsp;  saya tahun 2011 ini juga terjadi lagi. Tanggal 29 Juli 2011 anak saya  yang nomor lima tiba tiba sakit wudun ( bengkak dan bernanah ) disekitar  dubur. Jumlahnya&amp;nbsp; tak tanggung tanggung ada lima buah dan gemuk gemuk.  Padahal anak saya ini amat gemuk, dengan tinggi badan 169 cm berat  badannya mencapai 120 kg. Jadi pantatnya juga besar. Saya pikir setelah  wudun itu pecah maka segera akan kering, tapi ternyata tidak… selama  tiga hari darah terus keluar sehingga anak saya harus memakai kain kasa  semacam pampers, Softex dsb.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena khawatir maka anak tersebut  langsung saya bawa kerumah sakit ke poli bedah. Oleh dokter anak  tersebut diharuskan mondok, karena wudun wudun tersebut tepat diatas  pembuluh darah, dan ketika pecah maka pembuluh darahnya juga ikut putus.  Itu yang menyebabkan darah terus mengalir dan harus dioperasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadilah anak saya mondok dirumah sakit  selama enam hari dan menghabiskan biaya Rp7.500.000.- ( tujuh juta lima  ratus ribu rupiah ) .Jadi satu buah wudun nilanya sama dengan Rp  1.500.000. - ( satu setengah juta rupiah )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kini ada perasaan trauma pada diri saya .  Sekarang saya sama sekali tidak mengharapkan adanya gaji pensiun ke-13&amp;nbsp;  lagi, takut ada keluarga yang harus mondok lagi di rumah sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saat ini saya sedang merenung dan bertanya tanya : Gaji pensiun ke-13 itu merupakan berkah atau tulah ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Apakah karena sumber dana untuk gaji  ke-13 itu berasal dari Hutang luar negeri yang akan semakin&amp;nbsp; membebani  anak cucu kita kelak ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya tidak tahu, tapi yang jelas mulai saat ini saya sudah tidak antusias lagi dengan gaji pensiun ke-13.&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber gambar&lt;/b&gt; : &lt;i&gt;Artikata.com, Sakit&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-1425259804048584462?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/1425259804048584462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/08/pensiun-ke-13berkah-atau-tulah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1425259804048584462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1425259804048584462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/08/pensiun-ke-13berkah-atau-tulah.html' title='Pensiun ke-13...berkah atau tulah..?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-3216155654898443177</id><published>2011-07-31T19:39:00.001+08:00</published><updated>2011-09-07T20:04:40.232+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Overheating Economy'/><title type='text'>Overheating Economy</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.searchamelia.com/wp-content/uploads/2009/07/avoid-overheating-on-vacation.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://www.searchamelia.com/wp-content/uploads/2009/07/avoid-overheating-on-vacation.jpg" width="204" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Pemerintah harus mempercepat peningkatan kapasitas ekonomi, kata beberapa pengamat ekonomi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Risiko "overheating" ekonomi Indonesia kemungkinan bisa terjadi pada  2013&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Overheating itu akan terjadi saat kapasitas ekonomi tidak mampu lagi mengimbangi pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, atau kemampuan untuk menghasilkan barang dan jasa ( Sisi Supply ) tidak secepat peningkatan tingkat konsumsi ( sisi Demand).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Peningkatan jumlah konsumsi ini bisa terjadi karena :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bertambahnya jumlah penduduk&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bertambahnya penghasilan&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Peningkatan kredit konsumsi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Karena tradisi, misalnya Hari Natal, Tahun Baru, Hari Raya Idul fitri dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Karena sesuatu yang bersifat rutin, misalnya pengeluaran untuk tahun ajaran baru&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sesuai dengan hukum Permintaan dan Penawaran, bila jumlah barang /jasa yang diminta bertambah tetapi jumlah barang / jasa tidak bertambah maka akan terjadi kenaikan harga ( inflasi )&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;atau terlalu banyak uang yang mengejar barang dimana jumlah barang itu tidak bertambah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;"Overheating  itu terjadi karena pertumbuhan ekonomi melebihi kapasitas ekonomi, yang  terlihat dari indikator :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;tingginya kenaikan harga terutama inflasi inti,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kesejangan output yaitu sisi demand lebih besar dibanding dengan sisi supply&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;defisit transaksi berjalan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Indikator tersebut diatas bisa diatasi dengan peningkatan kapasitas ekonomi yaitu dengan mengadakan investasi baru disektor riil dan sektor jasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Secara singkat pengertian&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Overheating secara umum adalah kondisi  ekonomi dimana pertumbuhan meningkat sangat tinggi, namun tidak dari  meningkatnya produksi di dalam negeri, tetapi dari peningkatan konsumsi, sehingga inflasi  diperkirakan bisa terjadi sangat tinggi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dengan kata lain pertumbuhan  konsumsi sangat tinggi, jauh di atas pertumbuhan produksi di sebuah  negara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Hal ini terjadi jika produsen tidak dapat mencukupi  kebutuhan konsumen baik dalam bentuk barang maupun jasa.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Kondisi overheating&amp;nbsp; yang dapat ditanggung perekonomian adalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dengan skala  indeks antara 1 hingga 100.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Angka 0 menunjukkan paling tidak berisiko,  dan 100 menunjukkan kondisi maksimum yang dapat ditanggung perekonomian  sebuah negara. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Indonesia,&amp;nbsp; berada di antara 80 hingga 90.&lt;/span&gt; ( Tahun 2011 ), &lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;berarti&amp;nbsp; perekonomian-nya sudah ber-risiko untuk overheating.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Untuk Indonesia, risiko tersebut ada meski saat ini keseimbangan ekonomi  masih terjaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Tiga indikator overheating Indonesia ,yaitu&amp;nbsp; i angka inflasi inti yang sudah mencapai 4,3 persen ( targeting inflation untuk tahun 2011 adalah 5% dengan deviasi plus-minus 1% )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sedangkan gejala  overheating ekonomi yang lain ini mulai terlihat, meski dari kesenjangan  output  dan defisit transaksi berjalan masih rendah.&lt;/span&gt; ( Tahun 2011)&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Krisis  ekonomi di Indonesia bisa terjadi, jika terjadi penarikan&amp;nbsp;  dana-dana asing yang ada di  Indonesia seperti yang ditanam di Surat  Berharga Negara (SBN).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div align="justify" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;Definisi :&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Inflasi volatile food &lt;/b&gt;adalah inflasi kelompok komoditas bahan makanan yang perkembangan harganya sangat bergejolak karena faktor-faktor tertentu. Sebagai contoh, inflasi yang terjadi pada beberapa komoditas bahan makanan seperti beras, cabai, dan beberapa jenis sayuran lainnya seringkali berfluktuasi secara tajam karena dipengaruhi oleh kondisi kecukupan pasokan komoditas yang bersangkutan (faktor musim panen, gangguan distribusi, bencana lama, dan hama).&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Inflasi administered price&lt;/b&gt; adalah inflasi kelompok komoditas yang perkembangan harganya diatur oleh pemerintah. Sebagai contoh, perubahan harga yang terjadi pada BBM, tarif listrik, telepon, angkutan dalam kota, dan air minum selama ini dipengaruhi oleh pemerintah atau instansi pemerintah. Perkembangan harga rokok pun mengikuti perubahan harga jual eceran rokok yang ditetapkan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;3.&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Inflasi inti&lt;/b&gt; adalah inflasi komoditas yang perkembangan harganya dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi secara umum (faktor-faktor fundamental seperti ekspektasi inflasi, nilai tukar, dan keseimbangan permintaan dan penawaran agregat) yang akan berdampak pada perubahan harga-harga secara umum dan lebih bersifat permanen/menetap.&lt;br /&gt;
Metode yang digunakan dalam perhitungan inflasi inti adalah metode exclusion yaitu dengan mengeluarkan komoditas yang perkembangan harganya bergejolak (volatile food) dan komoditas yang perkembangan harganya diatur oleh pemerintah (administered price) dari keranjang IHK.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Penggunaan metode ini dilakukan atas beberapa pertimbangan utama antara lain, metode perhitungannya sederhana dan mudah dipahami, dapat tersedia secara tepat waktu, dan cakupan komoditasnya tetap sehingga dapat dibandingkan antara satu periode dengan periode yang lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Metode exclusion ini merupakan metode yang paling banyak digunakan (common international practices) dalam perhitungan inflasi inti.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;Inflasi Inti,&lt;/b&gt; adalah&amp;nbsp; komponen inflasi yang cenderung menetap atau persisten (&lt;i&gt;persistent component&lt;/i&gt;) di dalam pergerakan inflasi dan dipengaruhi oleh faktor fundamental, seperti:&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Interaksi permintaan-penawaran&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Lingkungan eksternal: nilai tukar, harga komoditi internasional, inflasi mitra dagang&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt; &lt;div align="justify"&gt;Ekspektasi Inflasi dari pedagang dan konsumen&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bank Indonesia sebagai otoritas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; moneter hanya mampu untuk mempengaruhi inflasi dari sisi permintaan, yang lazim&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; disebut dengan inflasi inti (core inflation) atau underlying inflation, yang bersifat permanen&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dan persisten. Tingkat inflasi inilah yang menjadi acuan Bank Indonesia dalam menetapkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kebijakan moneter.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dalam merumuskan kebijakan moneter, Bank Indonesia menggunakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; inflasi inti sebagai sasaran operasional dikarenakan inflasi inti dapat memberikan sinyal&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; yang tepat dalam memformulasikan kebijakan moneter.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Melalui inflasi inti, Bank Indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; akan mengetahui kecenderungan inflasi yang bersifat jangka menengah dan jangka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; panjang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Inflasi non inti (non core inflation) secara definisi dapat diartikan inflasi oleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;gangguan dari penawaran dan berada di luar kendali otoritas moneter bersifat sesaat atau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;sering disebut noises inflation.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber bacaan :&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;1.&lt;a href="http://www.bps.go.id/brs_file/inflasi-1feb06.pdf"&gt;http://www.bps.go.id/brs_file/inflasi-1feb06.pdf&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;2.Sumber sumber lain yang relevan &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber gambar : &lt;i&gt;Artikata.com, Overheating &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-3216155654898443177?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/3216155654898443177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/overheating-economy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3216155654898443177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3216155654898443177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/overheating-economy.html' title='Overheating Economy'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4463986697465280237</id><published>2011-07-25T21:51:00.000+08:00</published><updated>2011-07-25T21:51:53.337+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Panjat Pinang'/><title type='text'>Lomba Panjat Pinang Berdampak Negatip?</title><content type='html'>&lt;div class="sidebox"&gt;&lt;a href="http://politikana.com/images/medium/panjatpinang.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="headimg" height="265" src="http://politikana.com/images/small/panjatpinang.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Umur saya sekarang telah 67 tahun. Generasi saya ini ternyata dipenuhi dengan berita berita sebagai generasi koruptur dan generasi yang tak punya rasa&amp;nbsp; malu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dulu ketika ketika saya masih Sekolah Rakyat ( sekarang SD )&amp;nbsp; buku bacaan wajibnya adalah dongeng ( legenda ) &lt;b&gt;Kancil Nyolong Timun (  Kancil mencuri timun )&lt;/b&gt; .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam dongeng itu diceritakan betapa cerdiknya  Kancil menipu Pak Tani, menipu buaya, menipu singa sehingga dia itu  selalu selamat dari bahaya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam hati setiap murid waktu itu kemudian tertanam suatu pengertian bahwa  untuk lepas dari bahaya kita selalu harus menggunakan ilmu tipu tipu,  walaupun pada waktu itu Bapak / Ibu guru selalu menjelaskan bahwa kita  harus selalu menggunakan akal kita supaya bisa selamat mencapai suatu  tujuan, namun dalam benak murid murid waktu itu sudah tertanam suatu pikiran ( mind set )&amp;nbsp; bahwa : MENIPU ITU TIDAK SALAH. BAHKAN ILMU MENIPU ITU HARUS SELALU DIKEMBANGKAN SESUAI DENGAN SITUASI DAN KONDISINYA.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mungkin inilah akibatnya sekarang ini generasi saya,&amp;nbsp; menjadi generasi yang suka menipu dan korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal ini diperparah lagi dengan model perayaan memperingati hari  Kemerdekaan RI yang berupa lomba panjat pinang dan lomba mengambil uang  pada buah jeruk besar ( Jeruk Bali )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam lomba panjat pinang itu para regu peserta disuruh mengambil  hadiah dipuncak batang pinang yang sudah dilumuri oleh minyak pelumas,  sehingga amat licin. Para peserta harus mengambil hadiah hadiah yang  diikatkan pada cabang cabang dipuncak batang pinang, dan juaranya adalah  mereka yang dapat mengambil bendera merah putih yang ditancapkan pada  ujung puncak batang pinang tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi ada hadiah khusus bagi juaranya yaitu mereka yang dapat mengambil bendera merah putih dipincak batang pinang. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah supaya dapat mencapai puncak  batang pinang tersebut harus ada kerjasama, yaitu : mula mula seorang  peserta dari suatu regu jongkok, dan seorang peserta yang lain dalam  regu yang sama akan berdiri diatas pundaknya. Setelah itu peserta yang  jongkok tadi berdiri dengan beban dipundaknya yaitu temanya seregunya  berdiri diatasnya. Kemudian peserta ketiga jongkok, dan peserta pertama dan kedua  tadi naik berdiri kepundaknya, demikian secara terus menerus sehingga  peserta&amp;nbsp; yang paling diatas itu mampu mencapai puncak batang  pinang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan kalau jumlah regunya hanya sedikit dan batang pinangnya lebih tinggi, maka anggota regu yang paling atas harus dengan susah payah berusaha memanjat batang pinang tersebut sampai kepuncaknya untuk mengambil hadiah hadiah yang tergantung di puncaknya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Peserta yang paling bawah seringkali tidak kuat karena harus  menyangga seluruh peserta yang menjadi regunya. Karena itu peserta yang  paling atas harus bekerja secepat cepatnya mengambil hadiah hadiah  dipuncak batang pinang kemudian menjatuhkan kebawah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Persoalan yang sering timbul adalah untuk mengejar waktu maka bendera  merah putih yang ada dipuncak itu apabila dapat diambil terus  dijatuhkan begitu saja ketanah, karena peserta yang paling bawah sudah  tidak mampu menyangga beban lagi..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sayang sekali, pengambilan bendera merah putih dari puncak batang  pinang yang kemudian dijatuhkan ketanah seperti hadiah hadiah yang lain  yang jatuh ketanah itu sering menjadi kotor, lebih lebih setelah para  peserta turun, maka biasanya mereka berebutan mengambil hadiah hadiah  berupa barang barang terlebih dahulu, sehingga seringkali bendera merah  putih itu terinjak injak dan kotor.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sayang sekali karena lama kelamaan menginjak injak bendera merah putih dalam berebutan mengambil hadiah itu kemudian dianggap&amp;nbsp; hal yang wajar sehingga menjadi biasa..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dampak yang mucul justru bukan  kerjasama yang baik, tapi semakin pudarnya rasa kehormatan kebangsaan  yang dilambangkan dalam bendera merah putih., dengan merasa tak bersalah pada waktu menginjak injak bendera merah putih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal ini diperparah lagi dengan lomba mengambil uang dalam buah jeruk  besar ( Jeruk Bali ).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam lomba itu beberapa&amp;nbsp; jeruk bali yang besar digantung dengan tali setinggi kira kira sampai dengan mulut orang dewasa, di  beri lobang secara vertikal .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam lubang itu ditaruh uang logam diletakkan secara  vertikal, tetapi tidak seluruh uang logam itu terbenam didalam lobang , jadi ada sebagian uang logam  yang menonjol keluar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jeruk itu telah dilumuri campuran minyak pelumas  dan jelaga, sehingga licin dan kotor dan hitam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Para peserta yang telah diikat  kedua tangannya kebelakang harus mengambil uang logam itu memakai  mulutnya, dengan cara menggigitnya. Tentu saja muka para peserta menjadi  amat kotor dan menjadi buah tertawaan.para penonton, tetapi para peserta tidak peduli dan tidak merasa malu atau risih bahkan merasa bangga walaupun mukanya kotor dan hitam tak teratur, yang penting mereka dapat mengambil uang logam itu sebanyak banyaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dampak yang timbul dari kedua lomba itu jelas sekali yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;PERTAMA : Untuk mencapai suatu tujuan kita harus mengorbankan orang lain, walaupun itu teman sendiri ( Lomba panjat pinang )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan untuk mencapai tujuan kita harus bekerjasama atau berjamaah ( Lomba Panjat Pinang ) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KEDUA : Semakin memudarnya rasa kebangsaan dengan melemparkan  bendera merah putih, yang kemudian seringkali terinjak injak ( Lomba  panjat pinang )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pengaruh yang lain adalah kita tidak tak mempunyai kebanggaan terhadap barang hak milik kita sendiri &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KETIGA : Untuk mencapai tujuan kita diwajibkan&amp;nbsp; tidak punya rasa  malu, sekalipun tujuan itu bersifat merugikan pihak lain ( lomba  mengambil uang logam pada jeruk Bali )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mungkinkah&amp;nbsp;&amp;nbsp; secara psikologi hal itu merupakan akar permasalahan mengapa  generasi saya sekarang ini merupakan generasi yang sering menipu dan  korupsi secara tak tahu malu ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan kalau ini memang berkontribusi terhadap perilaku tidak tahu malu, maka sebaiknya dalam memperingati&amp;nbsp; Hari Kemerdekaan  RI, kedua lomba itu yaitu lomba panjat pinang dan mengambil uang logam  pada buah jeruk Bali sebaiknya tidak diadakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Gantilah dengan lomba yang bersifat kompetisi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Mudah mudahan pendapat saya ini salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dan kalau ini benar maka saya berharap supaya kita jangan mengulangi dan meneruskan kesalahan masa lalu&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber gambar : Artikata.com, Pinang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4463986697465280237?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4463986697465280237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/lomba-panjat-pinang-berdampak-negatip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4463986697465280237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4463986697465280237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/lomba-panjat-pinang-berdampak-negatip.html' title='Lomba Panjat Pinang Berdampak Negatip?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-3860329864753673265</id><published>2011-07-19T00:22:00.000+08:00</published><updated>2011-07-19T00:22:13.217+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='vegetarian'/><title type='text'>Vegetarian adalah pola hidup sehat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6ldPfy6e1jc/SiM-XCtpKbI/AAAAAAAAABQ/ueJqY6DUo4Y/s1600/vegetarian-IQ.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="189" src="http://3.bp.blogspot.com/_6ldPfy6e1jc/SiM-XCtpKbI/AAAAAAAAABQ/ueJqY6DUo4Y/s200/vegetarian-IQ.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Pak Bodong , pak guru tersayang.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Saya saat ini bekerja dibidang konstruksi di salah satu negara Arab di Timur Tengah.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Saya sebenarnya ingin sekali menjalani hidup sebagai seorang vegetarian seperti yang dihayati oleh Bapak.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Tetapi saya mengalami kesulitan, karena makanan disana sebagian terbesar adalah yang berasal dari binatang, jadi amat sulit sekali untuk memperoleh makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dapatkah bapak memberikan solusi kepada saya...?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Email tersebut saya terima tengah malam ketika iseng iseng pada tengah malam saya membuka inbok email saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Masalah pola hidup sehat sebagai vegetarian ini memang banyak yang belum memahami.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sebenarnya inti dari pola hidup vegetarian adalah mengurangi sebanyak mungkin asupan makanan hewani dan memaksimalkan makanan makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi pola hidup vegetarian itu bukan merupakan jalan untuk tidak sehat atau jalan untuk bunuh diri karena harus tidak makan makanan hewani.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk menjadi seorang vegetarian harus mempunyai niat yang kuat dan rational sehingga tidak melakukan usaha yang menjurus kearah tidak sehat&amp;nbsp; atau&amp;nbsp; bunuh diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Seperti keadaan mantan murid saya tersebut, karena adanya makanan satu satunya hanya makanan yang berasal dari hewan, ya makan saja, kenapa tidak ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi, kalau makanan yang ada cuma yang berasal dari hewan, bukan kok lalu aji mumpung, terus makan sebanyak banyaknya.... itu namanya tidak ada niat yang kuat untuk menjalankan pola hidup vegetarian.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi makanlah sekedarnya yang tetap mampu menjaga kesehatan dan aktivitas sehari hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tapi di tempat lain, yang ada makanan alternatip yang berasal dari tumbuh tumbuhan, selain yang berasal dari hewan, maka yang bersangkutan harus makan makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi singkatnya, pola hidup sehat vegetarian itu :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Harus disertai kesadaran dan niat yang kuat.&lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Inti dari pola hidup vegetarian adalah mengurangi sebanyak  mungkin asupan makanan hewani dan memaksimalkan makanan makanan yang  berasal dari tumbuh tumbuhan&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Makanlah sekedarnya sampai dengan tetap dapat hidup sehat dan dapat melaksanakan aktivitas sehari hari , apabila ditempat itu tidak ada makanan lain yang berasal dari tumbuh tumbuhan. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Pola hidup vegetarian bukan untuk mempersulit kehidupan kita sehari hari. Jadi kalau terpaksa harus makan makanan yang berasal dari hewan tidak perlu merasa bersalah atau berdosa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
Sumber gambar : Artikata.com, &lt;i&gt;Vegetarian&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-3860329864753673265?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/3860329864753673265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/vegetarian-adalah-pola-hidup-sehat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3860329864753673265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3860329864753673265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/07/vegetarian-adalah-pola-hidup-sehat.html' title='Vegetarian adalah pola hidup sehat'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6ldPfy6e1jc/SiM-XCtpKbI/AAAAAAAAABQ/ueJqY6DUo4Y/s72-c/vegetarian-IQ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-8375214159095044588</id><published>2011-06-29T18:32:00.000+08:00</published><updated>2011-06-29T18:32:24.788+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jangan ulangi'/><title type='text'>Jangan Ulangi Kesalahan Itu.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_aeMA4MA5AEc/TDWWf9E1ETI/AAAAAAAAAw8/J6a4YlncKrk/s1600/2009816pinang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/_aeMA4MA5AEc/TDWWf9E1ETI/AAAAAAAAAw8/J6a4YlncKrk/s320/2009816pinang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dulu ketika masih SMA dijaman Orba, Pak Bodong guru ekonomi saya ditengah tengah mengajar beliau sering menyelingi dengan cerita cerita segar seputar kehidupan polititk dan sosial. Selingan cerita itu selalu diberikan terutama pada saat pelajaran ekonomi yang sulit, misalnya pada saat menjelaskan bekerjanya Analisa Deret Waktu yang diterapkan pada Ekonomi .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Beliau bercerita bahwa angkatan beliau sewaktu Sekolah Rakyat ( sekarang SD ) buku bacaan wajibnya adalah dongeng Kancil Nyolong Timun ( Kancil mencuri timun )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam dongeng itu diceritakan betapa pandainya Kancil menipu Pak Tani, menipu buaya, menipu singa sehingga dia itu selalu selamat dari bahaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam hati setiap murid kemudian tertanam suatu pengertian bahwa untuk lepas dari bahaya kita selalu harus menggunakan ilmu tipu tipu, walaupun pada waktu itu Bapak / Ibu guru selalu menjelaskan bahwa kita harus selalu menggunakan akal kita supaya bisa selamat mencapai suatu tujuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Akibatnya sekarang ini generasi saya, kata pakBodong, menjadi generasi yang suka menipu dan korupsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal ini diperparah dengan model perayaan memperingati hari Kemerdekaan RI yang berupa lomba panjat pinang.dan lomba mengambil uang pada buah jeruk besar ( Jeruk Bali )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam lomba panjat pinang itu para regu peserta disuruh mengambil hadiah dipuncak batang pinang yang sudah dilumuri oleh minyak pelumas, sehingga amat licin.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Para peserta harus mengambil hadiah hadiah yang diikatkan pada cabang cabang dipuncak batang pinang, dan juaranya adalah mereka yang dapat mengambil bendera merah putih yang ditancapkan pada ujung puncak batang pinang tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah supaya dapat mencapai puncak batang pinang tersebut harus dengan kerjasama, yaitu : mula mula seorang peserta dari suatu regu jongkok, dan seorang peserta yang lain dalam regu yang sama akan berdiri diatas pundaknya. Setelah itu peserta yang jongkok tadi berdiri dengan beban dipundaknya yaitu temanya seregunya berdiri diatasnya. Kemudian peserta ketiga jongkok, dan peserta kedua tadi naik berdiri kepundaknya, demikian secara terus menerus sehingga peserta pertama yang paling diatas itu mampu mencapai puncak batang pinang.Peserta yang paling bawah seringkali tidak kuat karena harus menyangga seluruh peserta yang menjadi regunya. Karena itu peserta yang paling atas harus bekerja secepat cepatnya mengambil hadiah hadiah dipuncak batang pinang kemudian menjatuhkan kebawah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Persoalan yang sering timbul adalah untuk mengejar waktu maka bendera merah putih yang ada dipuncak itu&amp;nbsp; apabila dapat diambil terus dijatuhkan begitu saja ketanah, karena peserta yang paling bawah sudah tidak mampu menyangga beban lagi..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sayang sekali, pengambilan bendera merah putih dari puncak batang pinang yang kemudian dijatuhkan ketanah seperti hadiah hadiah yang lain yang jatuh ketanah itu sering menjadi kotor, lebih lebih setelah para peserta turun, maka biasanya mereka berebutan mengambil hadiah hadiah berupa barang barang terlebih dahulu, sehingga seringkali bendera merah putih itu terinjak injak dan kotor.itu dianggap hal yang biasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dampak yang mucul justru bukan kerjasama yang baik, tapi semakin pudarnya rasa kehormatan kebangsaan yang dilambangkan dalam bendera merah putih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal ini diperparah lagi dengan&amp;nbsp; lomba mengambil uang dalam buah jeruk besar ( Jeruk Bali ). Dalam lomba itu sebuah jeruk bali yang besar di beri lobang secara vertikal dan diberi uang logam diletakkan secara vertikal, tetapi tidak seluruh uang logam, jadi aa bagian uang loga yang menonjol keluar.&amp;nbsp; Jeruk itu telah dilumuri campuran minyak pelumas dan jelaga, sehingga licin dan kotor. Para peserta yang telah diikat kedua tangannya kebelakang harus mengambil uang logam itu memakai mulutnya, dengan cara menggigitnya. Tentu saja muka para peserta menjadi amat kotor dan menjadi buah tertawaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dampak yang timbul dari kedua lomba itu jelas sekali yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;PERTAMA : Untuk mencapai suatu tujuan kita harus mengorbankan orang lain, walaupun itu teman sendiri ( Lomba panjat pinang )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KEDUA : Semakin memudarnya rasa kebangsaan dengan melemparkan bendera merah putih, yang kemudian seringkali terinjak injak ( Lomba panjat pinang )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KETIGA : Untuk mencapai tujuan kita tidak harus tidak punya rasa malu, sekalipun tujuan itu bersifat merugikan pihak lain ( lomba mengambil uang logam pada jeruk Bali ) &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mungkin secara psikologi itu merupakan akar permasalahan mengapa generasi saya sekarang ini merupakan generasi yang sering menipu dan korupsi secara tak tahu malu, kata PakBodong.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ceritera ceritera PakBodong itu amat membekas dalam jiwa saya, sehingga setiap kali saya menjadi panitia peringatan Hari Kemerdekaan RI, kedua lomba itu yaitu lomba panjat pinang dan mengambil uang logam pada buah jeruk Bali selalu saya tolak. Saya selalu mengadakan lomba lain yang bersifat kompetisi, misalnya lomba balap karung dan sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi kini ada peristiwa yang sudah menjadi pengetahuan umum atau rahasia umum yang amat meyesakkan dada saya sebagai seorang guru SMA.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Katanya sudah menjadi pengetahuan umum atau rahasia umum bahwa pada UNAS selalu diberikan kunci jawaban setengah jam sebelum UNAS berakhir. Dengan demikian sekolah yang jujur murid muridnya banyak yang tidak lulus. ( &lt;i&gt;&lt;b&gt;Terus terang saya selalu berdoa dengan penuh ketakutan dan harap harap cemas, mudah mudahan rahasia umum ini tidak benar&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; ) &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kalau itu benar saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada generasi ini kelak kalau mereka sudah memegang jabatan disetiap lini pemerintahan, karena semenjak awal mereka sudah dilatih untuk berbuat tidak jujur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jangan mengulangi dan menruskan kesalahan masa lalu&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sumber gambar : Artikata.com&lt;i&gt;&lt;b&gt;, Pinang &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-8375214159095044588?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/8375214159095044588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/06/jangan-ulangi-kesalahan-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8375214159095044588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8375214159095044588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/06/jangan-ulangi-kesalahan-itu.html' title='Jangan Ulangi Kesalahan Itu.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_aeMA4MA5AEc/TDWWf9E1ETI/AAAAAAAAAw8/J6a4YlncKrk/s72-c/2009816pinang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-5617316068484405586</id><published>2011-06-28T21:20:00.000+08:00</published><updated>2011-06-28T21:20:29.098+08:00</updated><title type='text'>Nasib Seorang Pejuang</title><content type='html'>&lt;div class="sidebox"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vyDHshtcxnI/S7QUaAoVdqI/AAAAAAAAABc/dlTzJxI-YvU/s1600/perang-melawan-belanda.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://4.bp.blogspot.com/_vyDHshtcxnI/S7QUaAoVdqI/AAAAAAAAABc/dlTzJxI-YvU/s320/perang-melawan-belanda.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sekitar bulan Agustus 1952, disuatu sore yang cerah pada salah  satu  blog asrama polisi Balapan, Kecamatan Gondokuskuman Kotamadya   Yogyakarta, ayah sedang duduk termenung disebuah lincak bambu di teras   asrama yang ditempati.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Waktu itu aku baru kelas dua Sekolah Rakyat ( sekarang SD )&amp;nbsp; baru  saja  selesai mandi dan berdandan, ketika tiba tiba tangan ayah melambai  kearahku  supaya duduk menemani.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sayup sayup kudengari ibu bersenandung dari ruang dalam dengan irama   keroncong. Namun ada yang aneh dari nada ibu ini. Kelihatan dari nada   suaranya ibu sedang bersedih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Adapun judul lagunya adalah &lt;b&gt;&lt;i&gt;Nasib Para Pejuang&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Waktu hujan gelap gulita&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Aku duduk dengan duka&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dibaliknya ruji besi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Hatiku merasa sedih&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Karena menjelang Hari Raya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Air mata bercucuran&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Kuteringat ayah ibu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sudah lama tak bertemu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Reff : Karena keadaanku, hingga begini&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terjadilah perbuatan yang tak pernah aku alami&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Oh nasib para pejuang&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Selalu menghadapi kesulitan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jasanya tak diindahkan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Akhirnya masuk penjara.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Walaupun aku telah duduk disisi ayah, tapi ayah diam saja, merenungkan lagu yang dinyanyikan oleh ibu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Beberapa saat kemudian.....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang apa kamu masih ingat dengan Pak Jufri yang kadang kadang&amp;nbsp; mampir kesini ? " tanya ayah tiba tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya ayah saya masih ingat... tapi kok sudah agak lama beliau tidak dolan kesini ya..? " jawabku sambil bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mendengar pertanyaanku itu ayah tidak menjawab,&amp;nbsp; beliau hanya merenung memandang lapangan hijau dimuka asrama yang saya tempati.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Lapangan itu sering dipakai untuk bermacam macam kegiatan, seperti   baris berbaris , latihan bela diri dan kadang kadang dipakai sebagai   tempat untuk latihan menembak seluruh anggota polisi di asrama tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Asrama polisi di Balapan itu terdiri dari beberapa blog, kalau tidak   salah ada 50 blog. Dan tiap blog bangunannya memanjang seperti bangunan   sekolah SD dan disekat sekat untuk tempat tinggal anggota polisi  beserta  keluarganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Baik sekat sekat atau dindingnya terbuat dari gedeg, yaitu anyaman   dari bambu. Sekat antara satu dengan yang lain pada bagian atas   dikrowok untuk satu lampu listrik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi penerangan utamanya satu lampu   untuk dua keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ubin lantainya dari batu batu hitam ( batu kali ) yang tidak rata.   Tempat tidur umumnya juga terbuat dari bambu yang dianyam kemudian   atasnya diberi tikar tanpa kasur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kamar mandi dan WC-nya merupakan kamar mandi dan WC umum.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tiba tiba....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang kamu besok kalau sudah besar usahakan tidak menjadi polisi untuk mencari nafkah ya... " kata ayah&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lho.... ayah kan polisi to... lalu sebabnya apa..? " tanyaku dengan heran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kamu tahu bukan... sudah beberapa hari ini ayah dan ibumu merasa sedih "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya ayah... sebetulnya saya ingin bertanya apa sebab bapak ibu kok kelihatan bersedih beberapa hari ini. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini mbang... tadi ayah kan bertanya soal Pak Jufri. Kamu tahu   kan bahwa pak Jufri itu sahabat karib bapak. Dia teman seperjuangan   sewaktu ayah bergerilya pada jaman perang kemerdekaan atau pada waktu   kami para pejuang melucuti senjata Jepang di Kotabaru. Kami berdua bahu   membahu, saling menyelamatkan dari tembakan musuh sewaktu berperang.. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya ... bapak sudah pernah bercerita tentang jaman bapak berperang dulu itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Lalu persoalannya ada apa dengan pak Jufri ..?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini Mbang.. kamu juga tahu bukan setelah selesai perundingan   dengan Belanda&amp;nbsp; ( Konperensi Meja Bundar ) bapak ditarik menjadi anggota   polisi sampai sekarang ini. Hal ini terjadi karena bapak bisa membaca   dan menulis, karena bapak sempat sekolah sampai kelas lima Sekolah   Rakyat ( SD ). Sedang pak Jufri sama sekali tidak bisa membaca dan   menulis.sehingga tidak bisa menjadi polisi atau tentara.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Waktu itu  memang umum banyak pemuda pejuang yang tidak dapat  membaca dan menulis  tetapi mahir dalam bertempur secara gerilya. Nah&amp;nbsp;  akhirnya pak Jufri  menjadi penganggur, tanpa memiliki tanah atau sawah  sejengkalpun. Dia  sudah berusaha untuk mencari pekerjaan, tapi memang  waktu itu belum  banyak lapangan kerja yang dibuka, lebih lebih pak Jufri  itu tidak bisa  membaca maupun menulis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kemudian untuk menyambung hidupnya, beliau sering meminjam pada teman   teman seperjuangan yang sudah bisa hidup dari pekerjaan tetap seperti   ayah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sebetulnya kami para sahabat rela dan tidak berkeberatan memberikan   pinjaman sekedarnya sebagai panyambung hidupnya,tetapi setelah pak   Jufri menikah dan punya anak bayi, dia merasa amat malu untuk terus   menerus menjadi beban para sahabatnya itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun kebutuhan hidupnya   memaksa untuk berbuat hal yang selama ini amat pantang dilakukan oleh   Pak Jufri "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lhooo. pak Jufri berbuat apa ayah... ? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Pak Jufri dengan dua orang bekas pejuang yang senasib merampok rumah   seorang Cina yang kaya raya, yang amat dibenci oleh pak Jufri, karena   dimasa kemerdekaan dicurigai sebagai mata mata Belanda "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Waktu itu kesatuan bapak sebanyak sebelas orang sedang berpatroli   ketika terdengar bunyi kentongan yang ribut sebagai tanda adanya rampok.   Keadaan amat gelap gulita karena listrik masih jarang dan pohon pohon   besar masih banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Akhirnya kesatuan bapak berhasil menangkap tiga perampok yang   semuanya memakai kerudung kain sehingga dalam kegelapan sulit dikenali,   dan ketiganya langsung kami bawa kemarkas kepolisian.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Alangkah kagetnya bapak karena ternyata salah satu dari perampok itu  adalah pak Jufri , sedang yang dua lainya juga bekas pejuang "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bapak kemudian terdiam, tidak melanjutkan berceritera, ada beberapa   titik air mata dipipinya. Saya dapat merasakan kesedihan pada diri   bapak. Pantaslah beberapa hari yang lalu ibu menangis amat sedih,   ternyata disini persoalannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Komandan yang patroli beserta beberapa teman patroli bapak tidak   mengenal pak Jufri, tetapi untunglah bapak bisa meyakinkan komandan   patroli bahwa pak Jufri itu bukan orang jahat, sehingga ia hanya   dikurung selama dua bulan tanpa proses pengadilan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sebab kalau sampai   pengadilan dia bisa dihukum lebih berat lagi."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan kamu perlu tahu Mbang... bahwa sebetulnya bapak jadi polisi itu   benar benar makan hati, karena bapak seringkali harus menangkap orang   orang yang menjadi penjahat,pencuri atau perampok yang&amp;nbsp; sebagian besar   adalah teman teman bapak, atau setidaknya telah bapak kenal, bahkan   seringkali bapak harus menangkap tetangga bapak sendiri yang terpaksa   mencopet untuk penyambung hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Itulah sebabnya saya berpesan kepadamu supaya kamu mengusahakan tidak jadi polisi untuk mencari nafkah kelak. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ooooo ... begitu ya pak... saya baru mengerti "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Oh iya Mbang dua hari lagi kan Hari Raya Idul Fitri, bapak dan ibu   bermaksud menengok pak Jufri di penjara Kantor Polisi, kamu ikut ya..."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya pak saya akan ikut... saya ingin sungkem kepada pak Jufri " jawabku&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kamu memang anak baik Mbang.... " kata ayah memuji.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dua hari kemudian menjelang Hari Raya Idul Fitri kami bertiga   mengunjungi tempat tahanan pak Jufri di Kantor Polisi Seksi Dua di   Kecamatan Gondokusuman.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bangunan rumah tahanan itu terbuat dari tembok memanjang dan berkamar kamar&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pintu dan jendelanya dari jeruji jeruji besi, dan tiap tiap kamar   dihuni oleh lima sampai enam orang. Atapnya dari beton datar tanpa   genting, sehingga kalau siang hari terasa panas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pak Jufri bertiga disatukan dalam satu kamar dan mendapat perlakuan   khusus sebagai bekas pejuang. Dan ketika kami mendekati ruang tahan pak   Jufri sayup sayup terdengan lagu Nasib Para Pejuang. Lagu itu  dinyayikan  oleh Pak Jufri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kami bertiga berhenti melangkah dan terdiam. Kulihat muka ayah dan   ibu amat sedih. Dan ketika kami memasuki ruang tahanan, pak Jufri dan   ayah saling berangkulan, beliau berdua ayah dan pak Jufri menangis   tersedu sedu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pak Jufri dan ayah adalah seorang pejuang gerilyawan yang berani dan   tak takut mati, beliau berdua selalu siap mengorbankan nyawanya demi   kemerdekaan&amp;nbsp; Republik Indonesia ini,... tapi kini kulihar beliau berdua   menangis berpelukan amat sedih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kulihat pak Jufri dengan dua orang pejuang lainnya itu cukup bersih   dan segar, bahkan agak gemuk karena mendapat perlakuan khusus dari teman   teman polisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Jon...sebentar lagi saya akan bebas..... tapi justru saya semakin   bingung. Kamu tahu bukan saya ini buta huruf, saya hanya bisa bertempur,   dan kini saya sudah punya istri dan seorang bayi yang harus saya beri   nafkah " kata pak Jufri kepada ayah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini Juf....kami teman teman seperjuangan sudah saling   menghubungi dan bersepakat nanti kalau kamu sudah bebas, kamu akan   ditampung disebuah rumah yang kosong milik Bondan, dan kamu membantu   Bondan mengerjakan tanah sawah dan pekarangan yang cukup luas milik  Bondan  " jawab ayah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Siapa...? Bondan..? Bondan yang penakut itu.....? yang tak berani   berperang sehingga memilih berjuang dibagian dapur ? " tanya pak Jufri&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Benar Juf... justru karena bekerja didapur itu ditambah dengan   wajahnya yang cukup tampan, maka ia diambil menantu oleh Pak Lurah, yang   putrinya ikut berjuang digaris belakang,&amp;nbsp; dan kini ia mengerjakan sawah   ladang warisan dari pak Lurah untuk putrinya itu." jawab ayah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nasib seseorang memang berbeda beda Jon... " kata pak Jufri lirih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nanti kalau anakmu sudah cukup besar kamu dapat merantau ke   Sumatera, disana ada perkebunan negara yang mengambil tenaga kerja   sebagai keamanan, dan diutamakan dari bekas pejuang" kata ayah   melanjutkan&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Trimakasih Jon trimakasih, kamu memang sahabat sejati " kata pak Jufri menahan haru.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Sudah ya Juf... karena sudah lama saya mohon pamit, kuatkan hatimu " kata ayah sewaktu akan pulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan........ketika sedikit jauh dari ruang tahanan terdengar senandung&amp;nbsp;&amp;nbsp; pak Jufri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jasanya tak diindahkan...... Akhirnya masuk penjara.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Sumber gambar : Artikata.com, Gerilyawan &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-5617316068484405586?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/5617316068484405586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/06/nasib-seorang-pejuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/5617316068484405586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/5617316068484405586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/06/nasib-seorang-pejuang.html' title='Nasib Seorang Pejuang'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vyDHshtcxnI/S7QUaAoVdqI/AAAAAAAAABc/dlTzJxI-YvU/s72-c/perang-melawan-belanda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4967173095453475882</id><published>2011-05-20T21:11:00.000+08:00</published><updated>2011-05-20T21:11:26.839+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerakan Mahasiswa'/><title type='text'>Mundurnya Gerakan Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://tipskecantikanonline.com/wp-content/uploads/2010/09/hedonisme.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://tipskecantikanonline.com/wp-content/uploads/2010/09/hedonisme.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Gerakan mahasiswa dibawah rezim reformasi menunjukkan tanda tanda :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Semakin sepi aktivisnya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gerakan mahasiswa dari segi kwantitas bersifat stagnan atau semakin berkurang&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Gerakan mahasiswa tercerai berai oleh pertikaian dalam negeri, perkelahaian antar teman dan muculnya perbedaan kepentingan antar mahasiswa.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Beberapa gerakan mahasiswa terlihat semakin mendekat pada kekuasaan, pusat pusa modal dan tempat tempat dimana kucuran dana mengalir dengan deras.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Penyebabnya bisa di lihat dari&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;PERTAMA : faktor budaya, yaitu faktor yang mengkondisikan kehidupan mahasiswa dari segi kebiasaan, tindak tanduk, perilaku atau minat mahasiswa secara individual dan komunal, atau kata kuncinya adalah " Gaya Hidup / Life Style "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi kemunduran gerakan mahasiswa secara sederhana adalah disebabkan oleh perubahan gaya hidup mahasiswa itu sendiri karena perubahan kultural dimana mahasiswa hidup sehari hari.yaitu budaya Popo yang dimotori oleh tehnologi informasi, hiper realitas media dan dunia hiburan. karena disana tersembunyi&amp;nbsp; apa yang disebut dengan kesenangan. Intinya : Apa saja yang menyenangkan itulah yang penting.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KEDUA : Mahasiswa telah mengalami degradasi moral, yaitu terjadinya Hedonisme, yaitu pandangan yg menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sbg tujuan utama dl hidup (&lt;i&gt;artikata.com&lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;bahkan yang lebih parah lagi sebagian besar mahasiswa dan generasi muda sudah terjebak dalam bayang bayang Reifikasi. (&lt;i&gt; Adalah sebuah kondisi dimana kwalitas manusia , tindakan manusia, hubungan antar manusia dan bahkan manusia itu sendiri ditransformasikan menjadi benda atau komoditas.&lt;/i&gt; )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt; atau secara singkat, reifikasi adalah kemenangan benda dan komoditas terhadap manusia atau manusia telah dikuasai oleh benda dan komoditas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Akibatnya dinamika gerakan mahasiswa menjadi ter fragmentasi antara mengejar prestasi dikampus, mencari kesenangan individual atau aktip dalam dunia gerakan mahasiswa sebagai Agent mof Change dan Agent of Social Controll. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Alangkah sulitnya untuk keluar dari dunia ini karena berbagai fasilitas yang melenakan tersedia begitu melimpah dan ada disembarang tempat seperti pusat pusat perbelanjaan yang makin menyuburkan konsumerisme.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan kata lain mahasiswa sebagai subyek telah kalah oleh struktur yaitu budaya konsumerisme populair yang merasuki kesehariannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mahasiswa sekarang telah kehilangan daya dobraknya. Hal ini patut disayangkan karena mahasiswa adalah Agent of change atau Agent of Sosial Controll. Kemanakah kedua peran mulia sekarang ini ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;KETIGA : Mahasiswa sekarang ini sudah merasa cukup kalu berjuang melawan ketidak adilan atau korupsi melalu jejaring yang difasilitasi oleh tehnologi informasi seperti blog blog, Facebook, Twitter dan lain lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber bacaan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Indoprogress.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Lenteradiatasbukit.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber gambar : Artikata.com&amp;nbsp; ( Hedonisme )&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4967173095453475882?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4967173095453475882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/05/mundurnya-gerakan-mahasiswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4967173095453475882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4967173095453475882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/05/mundurnya-gerakan-mahasiswa.html' title='Mundurnya Gerakan Mahasiswa'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4207662090371141536</id><published>2011-05-12T19:52:00.000+08:00</published><updated>2011-05-14T04:43:24.047+08:00</updated><title type='text'>Email yang bikin bingung</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_8RRHiATQDII/THnketMSPDI/AAAAAAAAAAM/_s4FNqnRl0A/s320/bingung.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_8RRHiATQDII/THnketMSPDI/AAAAAAAAAAM/_s4FNqnRl0A/s200/bingung.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pakbodong, mantan guru idolaku tersayang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pak ... masih ingat dengan saya bukan..? Saya adalah Fajar Mentari mantan murid bapak yang cukup bengal, tapi tunduk seratus prosen kalau diajar bapak. Mengapa demikian ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena bapak pula yang telah membimbing saya kearah jalan yang lurus sehingga saat ini saya telah menjadi orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mewarisi kemampuan bapak dalam mengajar mata pelajaran ekonomi, saat ini saya adalah guru ekonomi PNS disebuah kota besar.dan berpendidikan sarjana strata satu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Masalah kebutuhan sehari hari saya telah lebih dari cukup, karena istri saya yang adik kelas&amp;nbsp; di SMA , yang juga mantan&amp;nbsp; murid bapak saat ini bekerja sebagai konsultan pajak ternama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Istri saya ini yang bernama Fitriana ( murid kesayangan bapak ) telah berpendidikan doktor, dengan pendapatan yang cukup melimpah ruah, sehingga kami dapat membeli dua buah mobil baru yang cukup mewah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Istri saya ini adalah wanita karir yang amat sibuk, seringkali pulang sampai jam 22.00 dan kalau sudah sampai dirumah biasanya hanya mandi dan langsung tidur, atau kalau tidak melembur tugas tugasnya yang belum selesai kadang kadang sampai jam satu pagi hari untuk kemudian langsung tidur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Persoalan menjadi muncul, karena kelelahan fisik&amp;nbsp; maka istri saya ini tidak bisa memberikan nafkah batin secara rutin. Paling banter cuma seminggu sekali, itu saja kalau kantornya tidak ada meeting pada hari libur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Padahal saya masih muda dan sedang&amp;nbsp; galak galaknya&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk melampiaskan nafsu berahi saya , seringkali saya harus onani, walaupun&amp;nbsp; lama kelamaan bosan juga dan fisik rasanya menjadi tidak enak atau kurang fit.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pak bodong... terus terang saja seringkali timbul keinginan yang tak tertahan untuk melacur atau slingkuh, walaupun saat ini masih bisa saya tahan..... tapi lama kelamaan rasanya tak tertahankan juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pakbodong... sekali lagi saya ingin minta nasehat atau advis kepada bapak, karena keadaan ini masih akan berlangsung lama, maka saya akan tanya kepada bapak, diantara pilihan pilihan saya dibawah ini, yang manakah yang dosanya paling kecil ( sekali lagi saya mohon maaf ya pak ), yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Onani, Selingkuh, Melacur ataukah Poligami ? ataukah ada alternatip lain misalnya bersetubuh dengan binatang&amp;nbsp; atau Sex Toy ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Terus terang saya saat memelihara seekor anjing betina yang gemuk jenis herder, yang selalu menemani tidur siang saya. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Maaf ya pak , tapi nasehat bapak lewat email benar benar saya tunggu, karena kepala ini rasanya sudah mau pecah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Salam hormat saya : Fajar Mentari.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sewaktu menerima email ini dan saya perlihatkan kepada istri , maka saya dan istri menjadi bingung`.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mengapa ? karena se umur umur saya sampai dengan&amp;nbsp; umur 67 tahun ini saya belum pernah mengalami seperti pilihan pilihan diatas, bahkan saya belum pernah melihat apa itu Sex toy.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dulu saya memang memilih&amp;nbsp; seorang istri dari desa tulen, tidak bekerja, jadi&amp;nbsp; hanya mengurusi rumah tangga sampai saya mempunyai enam anak yang cakep cakep dan beberapa cucu yang manis manis.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya tidak pernah mengalami persoalan tentang nafkah batin, karena istri saya yang anak desa itu setiap saat selalu siap tempur, bahkan sampai sekarang berumur 65 tahun masih selalu mengajak bertempur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Mungkin ada rekan rekan kompasianer yang dapat memberikan advis yang realistis ? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sumber gambar : google&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4207662090371141536?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4207662090371141536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/05/email-yang-bikin-bingung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4207662090371141536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4207662090371141536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/05/email-yang-bikin-bingung.html' title='Email yang bikin bingung'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8RRHiATQDII/THnketMSPDI/AAAAAAAAAAM/_s4FNqnRl0A/s72-c/bingung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-2408598307824768635</id><published>2011-04-29T20:24:00.080+08:00</published><updated>2011-05-06T09:27:33.250+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapitalisme'/><title type='text'>Memahami Daya Tahan Kapitalisme</title><content type='html'>&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://jttcugm.files.wordpress.com/2009/08/human-capital.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="279" src="http://jttcugm.files.wordpress.com/2009/08/human-capital.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Modal atau kapital bisa dipandang dari dua sudut yaitu secara statis dan secara dinamis.&lt;br /&gt;
Secara Statis Modal atau kapital adalah( &lt;i&gt;artikata.com&lt;/i&gt; ) :&lt;br /&gt;
1.Uang yg dipakai sbg pokok (induk) untuk berdagang, melepas  uang, dsb;&lt;br /&gt;
2.Harta benda (uang, barang, dsb) yg dapat dipergunakan untuk  menghasilkan sesuatu yg menambah kekayaan.&lt;br /&gt;
Sedangkan dari sudut pandang dinamis Kapital adalah suatu proses reproduksi akumulasi. &lt;br /&gt;
Kapitalisme dapat diartikan sebagai&amp;nbsp; ilmu yang mempelajari tentang kapital, sedangkan &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;dalam dataran teori kapitalisme disebut sebagai&amp;nbsp; : &lt;i&gt;Sistem dan paham ekonomi (perekonomian) yg modalnya (penanaman modalnya,  kegiatan industrinya) bersumber pada modal pribadi atau modal perusahaan  swasta dengan&amp;nbsp; ciri persaingan di pasar bebas ( artikata.com)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Marx mengatakan bahwa Capital adalah sebuah hubungan sosial ( social relation ) antara manusia yaitu antara mereka yang memiliki alat alat produksi dan mereka yang hanya memiliki tenaga kerja sebagai alat produksinya yang terjadi dalam proses produksi.&lt;br /&gt;
Hubungan sosial ini terjadi pada saat proses produksi membuat barang sampai barang tersebut dijual dengan memperoleh keuntungan, yang selanjutnya direproduksi kembali menjadi keuntungan baru yang lebih besar daripada keuntungan semula . Dimana proses ini berlangsung secara terus menerus&amp;nbsp; ( unending process )&lt;br /&gt;
Tentu saja dalam setiap reproduksi akumulasi tersebut akan selalu dibutuhkan tambahan faktor faktor produksi yang baru seperti jumlah tenaga kerja yang semakin bertambah, perluasan kapasitas mesin produksi, lahan lahan tanah yang baru sebagai perluasan produksi&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Proses reproduksi akumulasi yang terus menerus inilah yang disebut sebagai Kapital. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Selanjutnya Marx mengatakan bahwa analisanya tetang kapitalisme bermula dari produksi dan berakhir pada konsumsi.&lt;br /&gt;
Dalam masyarakat kapitalis pertukaran yang terjadi mengambil bentuk M-C-M (Money-Comodity-Money).&lt;br /&gt;
Menurut hukum ini, si kapitalis memulainya dengan uang (M1) untuk  membeli / membuat komoditi (C) dimana selanjutnya komoditi tersebut dijualnya guna  memperoleh uang lagi (M2).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Tahap pertama ini (M-C)  disebut sebagai kapital pendahuluan dan tahap kedua (C-M) disebut sebagai kapital kerja&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi, keseluruhan proses ini (M1-C-M2), tak ada  maknanya, jika si kapitalis hanya mendapatkan uang sebesar uangnya  semula.&lt;br /&gt;
Misalnya, jika semula ia memiliki Rp. 1000 (M1) yang digunakan  untuk membeli atau memproduksi sepatu senilai Rp. 900 (C) dan menjual  sepatu itu dengan harga dasar Rp. 1.000 (M2), maka&amp;nbsp;  pertukaran model ini bukanlah cara produksi kapitalis.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Cara  produksi kapitalis mengambil bentuk M1-C-M2 dimana M2 mewakili jumlah  yang lebih besar dari M1.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Uang senilai Rp. 1000 (M1) digunakan untuk  membeli atau memroduksi sepatu senilai Rp. 900 (C) dimana selanjutnya  sepatu itu dijualnya seharga Rp. 1.100 (M2 ) . Dari proses ini, si  kapitalis mendapatkan tambahan uang senilai Rp. 100,- dimana selanjutnya uang Rp 100 ini ditambahkan pada M1 atau M1 + Rp 100.- = M2&lt;br /&gt;
Kemudian M2 dipakai untuk membuat comodity baru( C1 ), dimana dalam membuat C1 ini juga dibutuhkan tambahan faktor produksi yang baru misalnya tambahan jumlah tenaga kerja, tambahan luas tanah, tambahan mesin baru dan sebagainya, yang kemudian dijual untuk menghasilkan profit misalnya sebesar Rp x.&lt;br /&gt;
Kemudian profit sebesar Rp x ini ditambahkan ke M2 dan menjadi M3&lt;br /&gt;
M3 ini kemudian dipakai untuk membuat komoditas baru (C2 ), dimana untuk membuat C2 ini dibutuhkan lagi tambahan faktor faktor produksi ( mesin mesin, luas tanah, tenaga kerja ) yang&amp;nbsp; baru.&lt;br /&gt;
C2 ini kemudian dijual lagi untuk menghasilkan laba misalnya Rp y dimana Rp y ini ditambahkan ke M3 dan menjadi M4 dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Sirkuit itu terus berputar tanpa henti. ( Reproduksi akumulasi )&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Proses M1-C-M2&amp;nbsp; ini terjadi dalam situasi yang tak pernah usai dan diam ( unending process )&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt;
M1 - C - M2 - C1 - M3 - C2 - M4 dan seterusnya dimana&amp;nbsp; M2 lebih besar&amp;nbsp; dari&amp;nbsp; M1 dan M3 lebih besar dari&amp;nbsp; M2 serta M4 lebih besar dari&amp;nbsp; M3 dan seterusnya.&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Nah proses dari M1 ke M2, dari M2 ke M3, dari M3 ke M4 dan seterusnya itulah yang disebut sebagai Capital&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;
Didalam&amp;nbsp; C itu terkandung adanya produsen, mesin mesin, tanah tempat produksi dan buruh yang mengerjakan produksi Jadi dalam C itu ada hubungan sosial antara produsen dan tenaga kerja yang disebut dengan hubungan sosial produksi kapitalisme, &lt;i&gt;yang pada saat ini hubungan sosial produksi kapitalisme itu disebut sebagai Neo Liberalisme&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Dengan demikian&amp;nbsp; hubungan sosial produksi kapitalisme ini adalah suatu proses yaitu produksi komoditas  ditujukan untuk pasar dengan tujuan utama akumulasi keuntungan tanpa  batas ( unending accumulatin profit ) atau Reproduksi akumulasi .&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Dengan memahami bahwa kapital adalah suatu proses yang terus menerus tiada henti, maka Kapitalisme sebagai suatu sistim ekonomi adalah sebuah sistim yang bentuk dan metode ekonominya  secara alamiah akan selalu berubah dan karena itu merupakan satu satunya  sistim yang tidak akan pernah bersifat tetap&lt;/i&gt; (&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt; J.A. Schumppeter,&amp;nbsp; Capitalism, Socialsm and Democracy ,1942 )&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai suatu sistim ekonomi yang mengutamakan proses yang terus menerus tanpa henti ia mempunyai kemampuan untuk&amp;nbsp; ber-simbiose mutualisme dengan&amp;nbsp; sistim pemerintahan apa saja , baik itu pemerintahan yang demokratis, otoriter maupun pemerintahan yang berdasarkan agama.&lt;br /&gt;
Karena itu Kapitalisme&amp;nbsp; sebagai suatu ideologi, filsafat atau sebagai sistim ekonomi adalah suatu sistim yang mempunyai daya tahan untuk tetap survive dimana saja, kapan saja , dan dalam keadaan yang bagaimanapun .&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;“&lt;i&gt;Kebutuhan  untuk senantiasa memperluas pasar bagi barang-barang yang  diproduksinya, merupakan dorongan di kalangan kaum borjuasi untuk  merengkuh seluruh muka bumi dengan barang-barangnya. Ia harus berada di  mana-mana, bertempat di mana-mana, dan menjalin hubungan di mana-mana.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar : Google.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber tulisan :&lt;br /&gt;
1.Coen Hussain Pontoh, &lt;i&gt;Indoprogress, Pasar Dalam Kapitalisme&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;2.Sumber sumber lain yang relevan.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-2408598307824768635?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/2408598307824768635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/memahami-kapitalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/2408598307824768635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/2408598307824768635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/memahami-kapitalisme.html' title='Memahami Daya Tahan Kapitalisme'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4903074167474885831</id><published>2011-04-24T13:07:00.002+08:00</published><updated>2011-04-27T18:55:10.287+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Melanggar konstitusi'/><title type='text'>Pemerintah langgar konstitusi ?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://static.inilah.com/data//berita/foto/889262.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" src="http://static.inilah.com/data//berita/foto/889262.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Apa kata Lyndon B Johnson tentang tugas terberat seorang Presiden ?.....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Johnson mengatakan bahwa &lt;i style="color: blue;"&gt;Tugas terberat seorang presiden bukanlah mengerjakan apa yang benar....melainkan mengetahui apa yang benar.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Untuk mengetahui apa yang benar... seorang presiden harus menemukan  panduan dari norma norma fundamental, bahwa praktek demokrasi harus  disesuaikan dengan mandat konstitusi...&lt;br /&gt;
Sebagai seorang presiden....akau tak punya mata, kecuali mata  konstitusi. dengan mata konstitusi , presiden bisa mengetahui apa yang  benar.&lt;/i&gt;... (Abraham Lincoln. )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk mengetahui apa yang benar....presiden dan menterinya harus bisa  mentransendensikan diri dari kepentingannya dengan memperkuat empati  terhadap suara kaum minoritas-marjinal serta jeritan rakyat miskin yang  terhempas dan terputus.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada akhirnya , untuk mengetahui apa yang benar, presiden dan  menteri-menterinya harus terbuka bagi suara-suara alternatip diseberang  pemerintah. Kebenaran tidak selamanya terungkap dalam kekuasaan yang  cenderung korup. demi kebaikan pemerintah sendiri... perlu ada  kelapangan jiwa untuk menerima kehadiran oposisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pemerintah yang terpilih dinegara manapun selalu menggunakan konstitusi atau UUD negara tersebut sebagai&amp;nbsp; dasar, kerangka kebijaksanaan dan arah pembangunan suatu negara.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam menentukan arah kebijaksanaan ekonomi dan Pembangunan Ekonomi yang mempergunakan dasar berpikir konstitusi sebagai pedoman pokok, maka kebijaksanaan ekonomi tersebut lazim disebut sebagai Ekonomi Konstitusi. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pasal pasal ekonomi / kesejahteraan konstitusi di Indonesia adalah pasal&amp;nbsp; 23,27,28,31,33,34.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun anehnya Pemerintah SBY sekarang ini justru menerapkan sistim Ekonomi Neo Liberal yang jelas jelas bertentangan dengan pasal pasal konstitusi tersebut, mengapa ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Di Indonesia&amp;nbsp; sistim ekonomi yang dipakai adalah Neo Liberal :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pasal 27 mengatur tentang hak rakyat Indonesia sebagai warganegara yang berhak atas pekerjaan dan penghidupan yng layak : sedang dalam sistim Neo Liberal, hubungan pemerintah dengan rakyatnya adalah sebagai hubungan produsen dengan konsumen&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena hanya ada rakyat,/ sebagai konsumen&amp;nbsp; dan tidak ada warganegara, negara boleh  tidak  peduli dengan mereka (laissez faire). Rakyat harus mengurus  dirinya  sendiri, dengan terjun dalam arena pasar. Rakyat dipersilahkan  untuk  menjadi kaya, menjadi pandai, menjadi hebat, tetapi sekaligus juga   dipersilahkan untuk menjadi miskin, menjadi bodoh, dan menjadi   terpuruk-puruk. Kaya-miskin, pandai-bodoh, adalah urusan si rakyat,  bukan urusan pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pasal 33 mengisyaratkan bahwa Perekonomian itu disusun sebagi usaha bersama berdsarkan ats azas kekeluargaan`, dan cabang cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tapi dalam sistim Ekonom Neo Liberal, cabang cabang tersebut hrus diprivatisasi / dijual kepada swasta.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bahkan sekarang swasta asing boleh memeliki saham sebesar 95 % dan hak pakai tanah untuk usaha selama 150 tahun..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah seharusnya dalam keadaan normal, institusi yang berhak memberikan teguran adalah DPR, tapi kok diam saja ya ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Namun saya tidak bingung kok..&lt;/span&gt;...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1446492/mengubah-arah-ekonomi-maukah-pemerintah"&gt;http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1446492/mengubah-arah-ekonomi-maukah-pemerintah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4903074167474885831?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4903074167474885831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/pemerintah-langgar-konstitusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4903074167474885831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4903074167474885831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/pemerintah-langgar-konstitusi.html' title='Pemerintah langgar konstitusi ?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-7445759803302382852</id><published>2011-04-22T14:36:00.000+08:00</published><updated>2011-04-22T14:36:04.962+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Kerakyatan.'/><title type='text'>Adakah Alternatip Ekonomi Neo Liberalisme.?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s1600/rich_poor_neoliberal.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="272" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s320/rich_poor_neoliberal.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; Menurut Adam Smith, &lt;i&gt;tujuan ilmu ekonomi adalah bagaimana mencapai kemakmuran bersama dan seluas luasnya. Filosofi ini relatip diterima baik oleh kalangan kiri atau kalangan kanan,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertentangan baru muncul ketika sampai pada tatanan praksis, yaitu bagaimana cara / jalan untuk mencapai kemakmuran bersama dan seluas luasnya tersebut ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah disini mulailah muncul mazab mazab ekonomi atau sistim ekonomi, yang satu diantaranya adalah sistim ekonomi Neo Liberal.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Neo Liberalisme walaupun banyak dihujat dan dicacimaki, tapi dalam kenyataan " &lt;b&gt;telah menguasai hajat hidup orang banyak / banyak negara "&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagi kalangan yang tidak menyetujui atau anti terhadap Neo Liberalisme telah mulai memikirkan dan membicarakan alternatip dari sistim ekonomi Neo Liberal ini.( &lt;i&gt;Choen Hussain Pontoh, Indopregrss.com&lt;/i&gt; )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kini  tak cukup lagi berteriak anti neoliberalisme. Lebih penting lagi ada enam masalah besar yang harus dijawab oleh sistim ekonomi alternatip ini.Enam masalah besar tersebut adalah konsep konsep utama dalam sistim ekonomi Kapitalisme Neo Liberalisme, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Adakah alternatif di luar mekanisme pasar bebas?”&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apa alternatif  pembiayaan pembangunan pengganti utang luar negeri?&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apa alternatif  penyehatan perbankan di luar pembentukan bank sentral yang independen?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;  Apa alternatif bagi penyehatan BUMN tanpa harus melakukan privatisasi?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;  Ekonomi kerakyatan itu seperti apa sih? Sistim Ekonomi Islam itu seperti apa ? Bagaimana konsepnya?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Apakah yang berbentuk koperasi  ataukah ekonomi komunitas model masyarakat adat?&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Semua indikator indikator ekonomi seperti Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi , Kesempatan Kerja, Jumlah orang kaya yang mampu di hasilkan oleh pertumbuhan ekonomi, Nilai tukar, konsumsi, distribusi, produksi &amp;nbsp; dan lain lain itu semua merupakan konsep sistim ekonomi kapitalisme. Apakah ada alternatip lain ?&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;Pertanyaan-pertanyaan  ini sungguh menantang secara intelektual, lebih-lebih untuk kebutuhan  praksis gerakan. Berdasarkan rekaman sejarah, terdapat sejumlah  alternatif pembangunan ekonomi di luar sistem kapitalisme-neoliberal.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pertama, adalah sistem sosialisme dimana ide dasarnya adalah menempatkan  proses produksi dan pemasaran di bawah kontrol kelas pekerja. Dengan  demikian, kelas pekerja tidak hanya menjual tenaga kerjanya tapi juga,  menguasai dan mengontrol hasil kerjanya.Sosialisme ini bertumpu pada semangat kolektivitas, dalam arti kata kolektivitas tidak memangsa indvidu, tapi individu juga tidak beerada diatas kolektivitas. Istilahnya One for all, all for one&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kedua, sistem  ekonomi yang berwatak nasionalistik. Sistem ini memang tidak menolak  secara tegas sistem kapitalisme tapi, juga tidak membuka diri  lebar-lebar pada penetrasi kapitalisme internasional. Sekelompok  akademisi menyebut sistem ini sebagai &lt;em&gt;kapitalisme negara &lt;/em&gt;(&lt;em&gt;state capitalism&lt;/em&gt;).  Dalam sistem ini, pembangunan ekonomi nasional dibimbing, dikawal dan  difasilitasi oleh negara agar tidak terempas oleh gelombang persaingan  bebas.&amp;nbsp; Pasal 33 UUD 45 kelihatannya mempunyai semangat seperti ini.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ketiga,  sistem ekonomi yang berwatak populis. Dalam sistem ini, pemerintah yang  berkuasa memberikan prioritas kepada sektor usaha kecil dan menengah di  dalam negeri. Tetapi, berbeda dengan ekonomi yang berwatak nasional,  sistem ekonomi populistik ini juga memberikan tempat yang relatif luas  bagi serikat pekerja dan serikat tani untuk terlibat dalam pengelolaan  ekonomi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bagaimana dengan Indonesia?  Sistem apakah yang bisa menjadi alternatif di luar  kapitalisme-neoliberal? Apakah pada konsep Marhaenisme yang  dikumandangkan Bung Karno, yang disebutnya juga sebagai “sosialisme yang  diterapkan di Indonesia.” Secara empirik, Marhanenisme muncul dalam  slogan Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri). Menurut saya,  Marhaenisme ini lebih menjurus populisme.&amp;nbsp; &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Bung  Hatta muncul dengan ide koperasi yang dianggapnya sesuai dengan ciri  asli masyarakat Indonesia. Ide ini pun sebenarnya lebih dekat kepada  populisme ketimbang pada sosialisme apalagi nasionalisme ekonomi.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kita  sama tahu, kedua ide pembangunan ekonomi ini menemui kegagalan. Ide  Marhaenisme dilibas oleh gemuruh kapitalisme Orde Baru. Sementara ide  koperasi diadopsi dan kemudian dimitoskan oleh rejim Orba. Bentuk  ekonomi koperasi ditaruh di sangkar emas kekuasaan, tapi dibonsai di  lapangan praktek.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Sementara itu gagasan ekonomi kerakyatan dari kwiek Kian Gie atau Revrison Bawsir lebih banyak merupakan retorika politisi , atau sistim ekonomi Pancasila dari Prof Mubyarto, konsep konsepnya terlalu mengambang untuk diterapkan dalam praktek.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Di luar kedua ide ini, belum muncul  gagasan ekonomi alternatif di kalangan gerakan sosial. Ataukah memang  tak ada yang baru di bawah matahari&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Nah dibawah ini ada beberapa pernyataan dari kalangan bawah / grass root yang saya kutip dari &lt;a href="http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2011/04/19/diskusi-ekonomi-kerakyatan-oleh-pemilik-carrefour/"&gt;Sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;Ekonomi Kerakyatan&amp;nbsp; adalah&amp;nbsp;&amp;nbsp; sistem ekonomi yang  bertujuan mensejahterakan rakyat.secara keseluruhan, bukan hanya segelintir pemilik modal.Baginya, apapun modelnya, baik itu  liberal maupun sosialis, yang terpenting mensejahterakan rakyat&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ekonomi kerakyatan tidak penting siapa investornya. Yang penting  jualannya produk lokal. Jeruk Brastagi, durian Bangkinang, salak Bukit  tinggi, rambutan Binjai. Begitu juga produk baju, pakaian, sepatu, dll.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ekonomi kerakyatan adalah ketika investor lokal menguasai saham perusahaan asing dan di dalamnya memperdagangkan sayur bayam dari ladang Mbok  Iyem di Wonosari, ikan lele hasil budidaya Pak Paimin dari Magelang dan  appel hijau dari kebun Tarjo di Malang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kita tidak bisa naif untuk tidak melibatkan korporasi dalam membangun  ekonomi. yang terpenting bagaimana membangun sistem ekonomi yang fair&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sumber bacaan :&lt;/div&gt;1.Coen Hussain Pontoh, Indoprogress.com&lt;br /&gt;
2.Lenteradiatasbukit.blogspot.com&lt;br /&gt;
3.Sumber sumber lain yang relevan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-7445759803302382852?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/7445759803302382852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/adakah-alternatip-ekonomi-neo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7445759803302382852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7445759803302382852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/adakah-alternatip-ekonomi-neo.html' title='Adakah Alternatip Ekonomi Neo Liberalisme.?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s72-c/rich_poor_neoliberal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-2391093439659565340</id><published>2011-04-19T13:54:00.000+08:00</published><updated>2011-04-19T13:54:15.335+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senyum serius'/><title type='text'>Senyum Serius Sejenak</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagaimana ya rasanya makanan makanan yang disajikan pada&amp;nbsp; tubuh perempuan seksi dan cantik tanpa selembar busana sebagai meja?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Wah kalau saya yang biasanya makan dengan alat sendok dan garpu, maka saya memilih makan dengan kedua tangan telanjang saja. Mudah mudahan sewaktu mengambil makanan saya&amp;nbsp; keliru mengambil yang lain &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan biasanya kalau saya sedang makan malam tiba tiba listrik padam , tentu sumpah serapah akan keluar dari mulut saya., tapi dalam peristiwa seperti ini maka yang keluar dari mulut saya adalah : Alhamdullilah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan pada saat itu maka ilmu Kelirumologinya Djaja Suprana pasti akan saya praktekan dengan sebai baiknya.Dalam kegelapan malam saya dengan sengaja akan berpura pura keliru &lt;b&gt;"&amp;nbsp; memegang dan mengambil makanan yang lain "&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Haaa... haaa... haaa..... keliru kok terus menerus ya....&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Nah ... untuk Bung Admin, kalau sekiranya dianggap vulgar mohon di hapus saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-HHzr84fvUgA/TZbLy-k46rI/AAAAAAAADnI/5f2VeWmAGAw/s400/nyotaimori_01.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://4.bp.blogspot.com/-HHzr84fvUgA/TZbLy-k46rI/AAAAAAAADnI/5f2VeWmAGAw/s400/nyotaimori_01.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zBrsYnfQV78/TZbLyjENFcI/AAAAAAAADnA/AFZybPfap24/s400/nyotaimori_02.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://4.bp.blogspot.com/-zBrsYnfQV78/TZbLyjENFcI/AAAAAAAADnA/AFZybPfap24/s320/nyotaimori_02.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fqYP_hmFhAc/TZbLyt5kgzI/AAAAAAAADm4/eQHVCsd06W8/s400/nyotaimori_03.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="http://3.bp.blogspot.com/-fqYP_hmFhAc/TZbLyt5kgzI/AAAAAAAADm4/eQHVCsd06W8/s320/nyotaimori_03.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-TwGktR5J-pE/TZbLyZAH8fI/AAAAAAAADmw/gBOw9GO0Zr0/s400/nyotaimori_04.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-TwGktR5J-pE/TZbLyZAH8fI/AAAAAAAADmw/gBOw9GO0Zr0/s320/nyotaimori_04.jpg" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-J5da9lNLFxY/TZbLlaa2Y8I/AAAAAAAADmg/uDnDn9beFDs/s400/nyotaimori_06.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-J5da9lNLFxY/TZbLlaa2Y8I/AAAAAAAADmg/uDnDn9beFDs/s320/nyotaimori_06.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-PqFTjY4lPws/TZbLlQ7Q6uI/AAAAAAAADmY/DpjkOJyQ2Pg/s400/nyotaimori_07.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-PqFTjY4lPws/TZbLlQ7Q6uI/AAAAAAAADmY/DpjkOJyQ2Pg/s320/nyotaimori_07.jpg" width="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PjB48F8K7kE/TZbLkx8wC1I/AAAAAAAADmQ/F0cqQn836xM/s400/nyotaimori_08.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="205" src="http://4.bp.blogspot.com/-PjB48F8K7kE/TZbLkx8wC1I/AAAAAAAADmQ/F0cqQn836xM/s320/nyotaimori_08.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iMJio9hPIh4/TZbLk3eWjnI/AAAAAAAADmI/POTjo5dAsWc/s400/nyotaimori_09.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-iMJio9hPIh4/TZbLk3eWjnI/AAAAAAAADmI/POTjo5dAsWc/s320/nyotaimori_09.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-H9QOFINuiwQ/TZbLNgeN0SI/AAAAAAAADmA/GO8ARpII5xs/s400/nyotaimori_10.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://4.bp.blogspot.com/-H9QOFINuiwQ/TZbLNgeN0SI/AAAAAAAADmA/GO8ARpII5xs/s320/nyotaimori_10.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-E5YLwc_oqIA/TZbLNEHVqgI/AAAAAAAADlw/Yaxf0yEAP98/s400/nyotaimori_12.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="http://2.bp.blogspot.com/-E5YLwc_oqIA/TZbLNEHVqgI/AAAAAAAADlw/Yaxf0yEAP98/s320/nyotaimori_12.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Bq84AqT1jUE/TZbLMkTfZjI/AAAAAAAADlo/X2OjpjUFezY/s400/nyotaimori_13.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-Bq84AqT1jUE/TZbLMkTfZjI/AAAAAAAADlo/X2OjpjUFezY/s320/nyotaimori_13.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_hSCCGXsh2Q/TZbLMTJo09I/AAAAAAAADlg/VSY2axZc3CY/s400/nyotaimori_14.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="218" src="http://2.bp.blogspot.com/-_hSCCGXsh2Q/TZbLMTJo09I/AAAAAAAADlg/VSY2axZc3CY/s320/nyotaimori_14.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-C-M1OamLX-E/TZbK4I_YOFI/AAAAAAAADlY/kFup7HdgMLE/s400/nyotaimori_15.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-C-M1OamLX-E/TZbK4I_YOFI/AAAAAAAADlY/kFup7HdgMLE/s320/nyotaimori_15.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-S6qDWp1_f3c/TZbK3wGdKHI/AAAAAAAADlQ/SS0W654AdOM/s400/nyotaimori_16.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-S6qDWp1_f3c/TZbK3wGdKHI/AAAAAAAADlQ/SS0W654AdOM/s320/nyotaimori_16.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lhoWkuhmq7o/TZbK3tNwFYI/AAAAAAAADlI/Cr383EDCOF4/s400/nyotaimori_17.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-lhoWkuhmq7o/TZbK3tNwFYI/AAAAAAAADlI/Cr383EDCOF4/s320/nyotaimori_17.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vtQ8MM6EDEM/TZbK3cPucHI/AAAAAAAADlA/5AC3e07mE2g/s400/nyotaimori_18.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="189" src="http://4.bp.blogspot.com/-vtQ8MM6EDEM/TZbK3cPucHI/AAAAAAAADlA/5AC3e07mE2g/s320/nyotaimori_18.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_q7pAuEIois/TZbK3Gn3tVI/AAAAAAAADk4/PWGkpYXoO2o/s400/nyotaimori_19.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="http://4.bp.blogspot.com/-_q7pAuEIois/TZbK3Gn3tVI/AAAAAAAADk4/PWGkpYXoO2o/s320/nyotaimori_19.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8TpCW9J9i8c/TZbKrN2PBoI/AAAAAAAADkw/5feW4bM6VlU/s400/nyotaimori_20.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="261" src="http://4.bp.blogspot.com/-8TpCW9J9i8c/TZbKrN2PBoI/AAAAAAAADkw/5feW4bM6VlU/s320/nyotaimori_20.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Uk69g459ABQ/TZbKq3ttB2I/AAAAAAAADko/AiJOkOjX2AI/s400/nyotaimori_21.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-Uk69g459ABQ/TZbKq3ttB2I/AAAAAAAADko/AiJOkOjX2AI/s320/nyotaimori_21.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-NplhnyMoCi8/TZbKqi_Rh0I/AAAAAAAADkg/X25gCvrtj70/s400/nyotaimori_22.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-NplhnyMoCi8/TZbKqi_Rh0I/AAAAAAAADkg/X25gCvrtj70/s320/nyotaimori_22.jpg" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-3KI8biL15hc/TZbKqYPSt3I/AAAAAAAADkY/ffDdpE1aW0I/s400/nyotaimori_23.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-3KI8biL15hc/TZbKqYPSt3I/AAAAAAAADkY/ffDdpE1aW0I/s320/nyotaimori_23.jpg" width="193" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CWhPvxUYh5I/TZbKqOiP3LI/AAAAAAAADkQ/J3s0Kd0j39k/s400/nyotaimori_24.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-CWhPvxUYh5I/TZbKqOiP3LI/AAAAAAAADkQ/J3s0Kd0j39k/s400/nyotaimori_24.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://selebsexy.com/makanan-yang-disajikan-di-atas-tubuh/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email&amp;amp;utm_campaign=Feed%3A+Selebsexycom+%28selebsexy.com%29"&gt;http://selebsexy.com/makanan-yang-disajikan-di-atas-tubuh/?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email&amp;amp;utm_campaign=Feed%3A+Selebsexycom+%28selebsexy.com%29&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-2391093439659565340?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/2391093439659565340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/senyum-serius-sejenak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/2391093439659565340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/2391093439659565340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/senyum-serius-sejenak.html' title='Senyum Serius Sejenak'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-HHzr84fvUgA/TZbLy-k46rI/AAAAAAAADnI/5f2VeWmAGAw/s72-c/nyotaimori_01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4120275454400380858</id><published>2011-04-19T11:56:00.000+08:00</published><updated>2011-04-19T11:56:11.449+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mengajar dan menyanyi'/><title type='text'>Mengajar Sambil Menyanyi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_edEuLUEL0PQ/TGIuKE1Q5TI/AAAAAAAAACI/UCeJuTQgm5Y/s1600/puasa2.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_edEuLUEL0PQ/TGIuKE1Q5TI/AAAAAAAAACI/UCeJuTQgm5Y/s200/puasa2.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tahun 1976, saya mulai diangkat sebagai guru PNS disebuah SMEA di Bantul Prop. Daerah Istimewa Yogyakarta. Waktu itu jaman ORBA pengangkatan menjadi PNS sedang digalakan dalam rangka memperkuat Golkar, sebab setiap penyerahan SK sebagai PNS sudah dipesan dengan wanti wanti ( amat sangat ) supaya kelak harus menyalurkan aspirasi politiknya ke Golkar. Tetapi gencarnya pengangangkatan PNS itu tidak diikuti dengan tingkat kesejahteraan untuk PNS.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertama kali saya menerima gaji sebagai guru PNS untuk sarjana adalah Rp 12.000.- ( Dua belas ribu rupiah ) tanpa tambahan apa apa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah gaji sebesar itu ternyata hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari selama satu minggu, belum untuk biaya sekolah anak anak, membeli pakaian dan lain lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Walaupun sudah saya hemat sehemat hematnya dengan cara saya dan istri hanya makan sehari satu kali, ternyata itu hanya dapat berjalan selama duapuluh hari. Untuk&amp;nbsp; sepuluh hari kedepan saya dengan istri hanya makan singkong atau ubi jalar dengan lauk garam , kadang kadang dengan sambal mentah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk bertahan hidup, siang hari saya mengajar di sekolah swasta sampai sore hari, sehingga praktis jam kerja saya adalah dari pagi sampai sore hari.Padahal jarak sekolah dengan rumah adalah 12 km dan saya tempuh dengan sepeda.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah, peristiwa mengajar sambil menyanyi itu selau terjadi setelah tanggal dua puluh setiap bulan. Karena dari rumah hanya makan dua potong singkong rebus, maka kalau mulai jam 11.00 perut ini mulai lapar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Suatu ketika ketika saya sedang menerangkan pelajaran Trigonometri, salah seorang siswa putri yang kenes, lincah dan cerdas itu menunjukan tangannya , yang artinya minta tolong untuk dibimbing. Jadilah saya mendekati siswa putri tersebut karena duduknya agak kebelakang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan ketika saya membantu menjelaskan matapelajaran tersebut disampingnya, siswa tersebut tersenyum senyum dikulum, dan kadang kadang tersenyum lebar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lho.... memangnya ada apa..? " tanya saya dengan heran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Bapak lapar ya...? "&amp;nbsp; jawabnya sambil tersenyum&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kok... tahu...? " dengan tersenyum kecut saya bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Itu... perut bapak menyanyi... keroncong.... " jawabnya tersenyum lebar..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ssssstttttt..... jangan keras keras nanti teman temanmu mendengar ... " jawab saya kemudian.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ya pak..... "&amp;nbsp; Senyumnya semakin lebar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan ketika aku kembali kedepan klas meneruskan mengajar, ternyata apa yang dikatan siswa tersebut benar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Perut saya menyanyi keroncongan karena lapar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah jadilah saya mengajar sambil menyanyi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan itu selalu berlangsung selama sepuluh hari setiap bulan .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Duh kenangan yang pahit, tetapi manis dan romantis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar : Google&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4120275454400380858?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4120275454400380858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/mengajar-sambil-menyanyi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4120275454400380858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4120275454400380858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/mengajar-sambil-menyanyi.html' title='Mengajar Sambil Menyanyi'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_edEuLUEL0PQ/TGIuKE1Q5TI/AAAAAAAAACI/UCeJuTQgm5Y/s72-c/puasa2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-7355299200415209103</id><published>2011-04-15T17:29:00.000+08:00</published><updated>2011-04-15T17:29:30.879+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dua Fundamentalis'/><title type='text'>Indonesiaku sayang, Indonesiaku malang</title><content type='html'>&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.buzzflash.com/anderson/04/09/images/14MilitantFundamentalism.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="http://www.buzzflash.com/anderson/04/09/images/14MilitantFundamentalism.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Indonesia terjepit oleh dua kekuatan  yang mempunyai kecenderungan kecenderungan fundamentalis, yang mengancam keberlangsungan hidup  bersama.&lt;br /&gt;
Fundamentalisme adalah paham yg cenderung untuk memperjuangkan sesuatu secara radikal ( &lt;i&gt;artikata.com&lt;/i&gt; )&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertama,  kekuatan korporasi global dengan fundamentalisme pasarnya ( Neo Liberalisme ) yang  melahirkan pemiskinan, ketidakadilan sosial, kesenjangan&amp;nbsp; hidup,&amp;nbsp; dan mengancam kedaulatan negara lewat jebakan utang dan  kesepakatan global yang tak adil.&lt;br /&gt;
Kekuasaan korporasi global / Neo Liberalisme telah  melumpuhkan kekuasaan negara dan pemerintahan.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pemerintah  sebagai lembaga utama negara semakin kehilangan kapasitas untuk  mengurus kepentingan publik.&lt;br /&gt;
Pemerintah juga kehilangan kemampuan untuk  memenuhi kebutuhan dasar , seperti sandang pangan , pendidikan , kesehatan murah dan melindungi rakyat dari segala bentuk  kekerasan dan eksploitasi.&lt;br /&gt;
Yang terjadi, kebijakan pemerintah cenderung  memihak dan melayani yang kuat.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kedua, di  tengah melemahnya kekuasaan negara, kekuatan kelompok fundamentalis sektarian  mengambil kesempatan untuk menjalankan agenda politiknya dengan paksaan.&lt;br /&gt;
Yang memprihatinkan, agenda politik yang didesakkan&amp;nbsp; oleh kelompok  fundamentalis sektarian ini kurang relevan dan tak menjawab masalah mendasar yang tengah  dihadapi mayoritas rakyat negeri ini, yaitu meluasnya pemiskinan,  pengangguran, kelaparan, korupsi, wabah penyakit, kerusakan alam, dan  beragam bencana lainnya.&lt;br /&gt;
Selain tak menjawab masalah mendasar yang  dihadapi mayoritas rakyat, agenda politik kelompok fundamentalis&amp;nbsp; sektarian juga  bertentangan dengan prinsip keindonesiaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hadirnya  berbagai bentuk regulasi yang mengutamakan nilai moral kelompok  tertentu, baik dalam skala lokal maupun nasional, maraknya tindak  kekerasan dengan mengatas namakan nilai- nilai agama, konflik horizontal  antar kelompok berlabel agama, etnis, dan golongan, merupakan indikasi  adanya kekuatan fundamentalisme kelompok sektarian.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Di satu sisi, korporasi global yang menjarah kekayaan alam dan memandang  Indonesia hanya sebagai pasar, sumber bahan baku murah, tenaga kerja murah, akan terus menjadikan kelompok  miskin sebagai tumbal praktik fundamentalisme pasar.&lt;br /&gt;
Sementara praktik  fundamentalisme kelompok sektarian cenderung memerangi individu dan  kelompok yang dinilai tak bermoral, menyimpang, murtad, berbeda  keyakinan, aliran, dan pandangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kedua kekuatan itu abai  terhadap masalah hak asasi manusia dan prinsip negara hukum.&lt;br /&gt;
Keduanya  juga mengingkari cita-cita Indonesia yang dibangun demi kesejahteraan  seluruh rakyat berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dua kekuatan fundamentalisme  itu telah menciptakan situasi dilematis bagi bangsa ini.&lt;br /&gt;
Fundamentalisme kelompok sektarian cenderung merampas hak-hak privat  dari kehidupan sosial, sementara fundamentalisme pasar cenderung  mengabaikan hak-hak publik dengan mengatur dan menguasai bukan  hanya&amp;nbsp;  kegiatan ekonomi, tetapi  juga untuk mengorganisasikan  seluruh kegiatan dalam  semesta hidup  masyarakat – baik ekonomi,  politik, hukum, budaya,  pendidikan, maupun  barang/jasa  publik lain, dengan melemparkan perkara  publik menyangkut hidup mati rakyat hanyalah sebagai urusan privat individual.&lt;br /&gt;
Rakyat dipersilahkan  untuk menjadi  kaya, menjadi pandai,  menjadi hebat, tetapi sekaligus juga   dipersilahkan untuk menjadi  miskin, menjadi bodoh, dan menjadi   terpuruk-puruk. Kaya-miskin,  pandai-bodoh, sehat atau sakit adalah urusan si rakyat,  bukan urusan pemerintah. &lt;br /&gt;
Fundamentalisme sektarian cenderung menekankan dan memaksakan satu sistem  nilai moral yang tak dapat ditawar bahkan oleh mereka yang tidak  menganutnya, sementara fundamentalisme pasar / Neo Liberalisme cenderung mengabaikan  nilai-nilai moral mana pun, seperti kearifan lokal, kebersamaan, adat istiadat setempat , polusi, pemanasan global, keaneka ragaman hayati, ekosistim dan lain lain.&lt;br /&gt;
Pendek kata, kedua kekuatan fundamentalisme  itu sama-sama menggilas ruang publik yang bercirikan keberagaman. /prulal&lt;br /&gt;
Yang  satu menggilas ruang publik dengan menyerap yang privat, yang lain  dengan mengabaikan yang publik. yang pada pada akhirnya keduanya sama-sama  melahirkan penyeragaman berdasarkan versinya masing masing&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Masalahnya,  dalam kondisi serba terbatas sekarang ini, terlebih dalam situasi  masyarakat yang terfragmentasi ke dalam berbagai kelompok, golongan, dan  kepentingan politik seperti sekarang ini, kehadiran pemerintah seperti tidak ada.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Entah oleh&amp;nbsp; fundamentalisme pasar / Neo Liberal atau oleh kelompok fundamentalisme&amp;nbsp; sektarian,  orang-orang kecillah yang selalu dan lebih dulu menjadi korban. &lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kebijakan  pemerintah yang banyak didikte oleh kekuatan kapitalisme global dan  karenanya tidak berpihak kepada kepentingan dan potensi rakyat semakin  mempersempit ruang hidup rakyat kecil.&lt;br /&gt;
Pada saat yang sama,  pemerintah—atas desakan kekuatan fundamentalisme kelompok  sektarian—membuat berbagai aturan menyangkut soal moral, kesusilaan, dan  ketakwaan warga, yang mengarah bukan pada perlindungan rakyat kecil  dari pemiskinan dan kekerasan, tetapi cenderung memosisikan kelompok  miskin, khususnya perempuan, sebagai akar masalah dari krisis mendalam  yang dihadapi bangsa ini.&lt;br /&gt;
Krisis mendalam yang berakar pada salah urus  negara ditanggapi sekadar persoalan seks dan tubuh perempuan.&lt;br /&gt;
Di banyak kasus,  aparat negara juga membiarkan kelompok- undamentalis sektarian itu melakukan  pemaksaan dan tindak kekerasan terhadap mereka yang berbeda pendapat dan  keyakinan.&lt;br /&gt;
Padahal, prinsip negara hukum tak membiarkan siapa pun  bertindak anarki.&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dihadapkan pada kekuatan kapitalisme  global / Neo Liberralisme , terlihat bahwa&amp;nbsp; agenda kelompok&amp;nbsp; fundamentalis sektarian itu  terbukti tidak menyentuh problem mendasar yang dihadapi bangsa ini,  seperti utang, korupsi, penjarahan kekayaan alam oleh kekuatan asing,  pemiskinan, pelanggaran hak asasi manusia, dan masalah mendasar lainnya.&lt;br /&gt;
Dengan memaksakan agendanya itu, kekuatan fundamentalisme kelompok  sektarian, sengaja atau tidak, telah membiarkan bangsa ini menjadi  bulan-bulanan korporasi global / Neo Liberalisme yang memperluas kekuasaannya lewat agenda  utang dan kesepakatan global.&lt;br /&gt;
Korporasi global / Neo Liberalisme ini dengan leluasa menguasai  negeri ini karena pemiliknya yaitu rakyat Indonesia&amp;nbsp; tengah berkonflik sendiri , bertikai sendiri , dan sibuk  mengurus tetek bengek persoalan. seperti Pembangunan Gedung baru DPR , transaksi kekuasaan , resafel, koalisi dan lain lain ditengah rusaknya infrastruktur seperti gedung gedung sekolah, jalan raya, macetnya penyeberangan Jawa - Sumatera sampai antri ber kilo kilo meter dalam beberapa minggu,&amp;nbsp; dan lain lain.&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Negara  sudah keropos dijarah korporasi global / Neo Liberalisme , kini jangan biarkan negara  dibuat semakin keropos oleh agenda kelompok fundamentalis sektarian yang memaksakan  penyeragaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber gambar : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="http://www.buzzflash.com/anderson/04/09/images/14MilitantFundamentalism.jpg"&gt;http://www.buzzflash.com/anderson/04/09/images/14MilitantFundamentalism.jpg&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber bacaan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;1. Indoprogress.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;2.Lenteradiatasbukit.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;3.Sumber sumber lain yang relevan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-7355299200415209103?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/7355299200415209103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/indonesiaku-sayang-indonesiaku-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7355299200415209103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7355299200415209103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/indonesiaku-sayang-indonesiaku-malang.html' title='Indonesiaku sayang, Indonesiaku malang'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-3404741994172465249</id><published>2011-04-13T16:15:00.002+08:00</published><updated>2011-04-13T17:01:21.111+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Neo Liberalisme'/><title type='text'>Memahami lebih lanjut Neo Liberalisme</title><content type='html'>&lt;a href="http://indonesiamelawan.files.wordpress.com/2009/05/neoliberal1.gif?w=213&amp;amp;h=292" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://indonesiamelawan.files.wordpress.com/2009/05/neoliberal1.gif?w=213&amp;amp;h=292" width="232" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Apa sih perbedaan antara Liberalisme Klasik dengan Neo Liberalisme?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kalau dalam liberalisme-klasik manusia itu makhluk ekonomi (&lt;span class="Apple-style-span"&gt;homo economicus&lt;/span&gt;)  hanya (sekali lagi ‘hanya’) dalam kegiatan ekonomi, sedang dalam  neoliberalisme manusia diperlakukan sebagai makhluk ekonomi dalam berbagai bidang kehidupan misalnya bidang  ekonomi, politik, hukum, budaya, dan sebagainya. Jelasnya, manusia adalah individu yang multifacet.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi seperti pada  fundamentalisme agama yang berambisi mengatur seluruh bidang kehidupan  dengan doktrin agama tertentu, maka pada tahap ini&amp;nbsp; ketika telah  terpelanting menjadi “proyek mengatur seluruh bidang kehidupan dengan "doktrin harga”, agenda neoliberal mirip fundamentalisme agama. Yang satu  mau melakukannya dengan doktrin agama, sedangkan yang lain dengan dalil  harga. Karena itu sebaiknya&amp;nbsp; daripada memakai&amp;nbsp;kata ‘neoliberal’, mungkin istilah  ‘fundamentalisme pasar’ lebih tepat dipakai ketika soalnya menyangkut  urusan kebijakan ekonomi, dalam berbagai bidang kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;a href="http://kboo.fm/sites/default/files/nodeimages/neoliberalwomen.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://kboo.fm/sites/default/files/nodeimages/neoliberalwomen.jpg" width="264" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Liberalisme-klasik menggagas kegiatan ekonomi digerakkan bukan oleh komando tetapi oleh harga (price) dalam dinamika perimbangan hanya dan hanya pasokan (&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;supply&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;) dan permintaan (demand).  Tetapi dalam Neo Liberal mekanisme itu bukan hanya untuk mengatur  kegiatan ekonomi, tetapi untuk mengorganisasikan seluruh kegiatan dalam  semesta hidup masyarakat – baik ekonomi, politik, hukum, budaya,  pendidikan, maupun barang/jasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; publik lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dalam proyek neoliberal, privatitasi dilihat sebagai kondisi  akhir yang hendak dicapai. Tegasnya privatisasi bukan hanya sarana,  tetapi adalah tujuan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan itu bisa dikatakan, tidak setiap  privatitasi, liberalisasi, dan deregulasi adalah bentuk &lt;a href="http://www.satuportal.net/?q=system/files/galeri/neoliberalism-gif1.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.satuportal.net/?q=system/files/galeri/neoliberalism-gif1.png" /&gt;&lt;/a&gt;neoliberalisme,  tetapi neoliberalisme memang punya tujuan agar berbagai bidang kegiatan  dalam masyarakat digerakkan oleh motif pengejaran kepentingan diri /&amp;nbsp; privat. Itulah mengapa etos publik, solidaritas sosial, tindakan  afirmatif terhadap kelompok yang miskin dan tersingkir adalah omong  kosong besar bagi agenda neoliberal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Setiap orang bebas mengejar kepentingan dirinya sendiri  adalah dogma keramat Neo Liberal. Dengan demikian , mencari laba sebesar  besarnya bagaimanapun caranya bukanlah hal yang buruk, tapi memang harus dilakukan karena  melekat dengan agenda Neo Liberal bahwa manusia itu adalah&amp;nbsp; individu yang multifacet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tapi ada sebuah dampak yang mengerikan: yaiitu hilangnya paham “warganegara.”  Sebagai &lt;a href="http://wahyudidjafar.files.wordpress.com/2008/11/2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://wahyudidjafar.files.wordpress.com/2008/11/2.jpg" width="143" /&gt;&lt;/a&gt;gantinya dipakai paham “rakyat” yang berarti penghuni sebuah  negara. Karena hanya ada rakyat, dan tidak ada warganegara, negara boleh  tidak peduli dengan mereka (laissez faire). Rakyat harus mengurus  dirinya sendiri, dengan terjun dalam arena pasar. Rakyat dipersilahkan  untuk menjadi kaya, menjadi pandai, menjadi hebat, tetapi sekaligus juga  dipersilahkan untuk menjadi miskin, menjadi bodoh, dan menjadi  terpuruk-puruk. Kaya-miskin, pandai-bodoh, adalah urusan si rakyat, bukan urusan pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Disini  arti warganegara adalah yang memperoleh perlindungan dari pemerintah,  sedang pengertian " rakyat " bermakna tak ada campur tangan pemerintah  untuk mengurusnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sebagai warganegara dia memperoleh tiga macam hak yaitu : Politik, Sosial dan Sipil  seperti : Jaminan kebebasan, jaminan keamanan dan jaminan  kesejahteraan., sedangkan sebagai rakyat dia diperlakukan tak lebih  sebagai konsumen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hubungan antara Negara dengan warganegara kini telah merosot  menjadi hubungan antara produsen dengan konsumen. Negara melepaskan  tanggung jawabnya terhadap warga negara. Negara cukup menyediakan dan  memberikan fasilitas kepada para pengusaha swasta, baik lokal mapun  global untuk menghasilkan produk produk yang bisa dibeli oleh rakyat  sebagai konsumen.&lt;br /&gt;
Lalu apa agenda Neo Liberal terhadap pemerintah? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam hal ini agenda Neo Liberal justru lebih sering menuntut tangan  besi pemerintah untuk memberangus kekuatan buruh, mengusir penduduk  atau petani dari tanahnya, pengaplingan laut , penghancuran nilai nilai  kearifan lokal ( seperti kebersamaan, gotong royong, tolong menolong )  .&amp;nbsp; pencabutan subsidi bahan bakar, pencabutan subsidi pangan, &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s1600/rich_poor_neoliberal.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="272" src="http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s320/rich_poor_neoliberal.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;pencabutan  subsidi kesehatan, pendidikan dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi peran pemerintah adalah membentuk paket paket kebijaksanaan yang Neo Liberal. atau secara lugas Pemerintah adalah Jongos atau pelayan setia dari Neo Liberalisme.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Untuk memahami apakah paket kebijaksanaan pemerintah itu bersifat Nelo Liberal atau Fundamentalisme Pasar adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Pertama, silahkan cermati apakah semakin banyak  bidang kehidupan dalam tata hidup bersama (di luar bidang ekonomi)  mengalami komersialisasi, dari bidang pendidikan sampai kesehatan, dari  hukum sampai prasarana publik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kedua, apakah kegiatan ekonomi semakin  dikuasai oleh dagang uang, ( kegiatan sektor finasiil seperti Pasar Modal dll )&amp;nbsp; dan bukan oleh transaksi barang/jasa riil.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://blog.beswandjarum.com/nurulikhsan/files/2011/01/bahaya-neoliberalisme-200x300.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://blog.beswandjarum.com/nurulikhsan/files/2011/01/bahaya-neoliberalisme-200x300.jpg" width="133" /&gt;&lt;/a&gt;Kegiatan ekonomi dagang uang ini secara metafora kosmologi dapat digambarkan sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dalam  tata surya kita banyak planet planet yang mengitari matahari. Orbit  orbit beberapa planet itu kita umpamakan sebagai kegiatan sektor  finasiil yang mengitari hanya satu matahari yang kita umpamakan sebagai  sektor barang dan jasa. Artinya lebih banyak kegiatan dalam sektor  finansiil dibanding dengan kegiatan sektor riil. Secara orbital planet  planet itu tidak bersentuhan dengan matahari, artinya kegiatan sektor  finansiil boleh dikatakan tidak ada kaitannya dengan sektor riil. atau tidak memberikan nilai tambah terhadap sektor riil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dan karena kegiatan sektor finansiil itu tidak menyerap tenaga kerja,maka semakin besarnya kegiatan sektor finasiil akan berdampak pada De Industrialisasi&amp;nbsp; sehingga terjadi pemutusan kerja pada sektor riil&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sektor riil pemerintah membuka peluang impor se luas luasnya, walaupun barang barang impor itu telah dapat di buat di dalam negeri. Dan karena barang impor itu kwalitasnya lebih baikserta harganya lebih murah, maka dampak de industrialisasi akan semakin meluas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_P0aAqvPNHf4/S-iaZx5nOWI/AAAAAAAAFWg/g0le6xLbdFc/s1600/2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_P0aAqvPNHf4/S-iaZx5nOWI/AAAAAAAAFWg/g0le6xLbdFc/s200/2.jpg" width="197" /&gt;&lt;/a&gt;Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://indoprogress.com/2009/05/29/sesat-neoliberalisme/"&gt;http://indoprogress.com/2009/05/29/sesat-neoliberalisme/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Oleh : B Herry Priyono.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://indoprogress.com/2009/05/29/neoliberalisme-dan-warganegara/"&gt;http://indoprogress.com/2009/05/29/neoliberalisme-dan-warganegara/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
oleh : Ignatius Wibowo.&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2008/10/11/01010911/kosmologi.krisis.moneter"&gt;http://cetak.kompas.com/read/2008/10/11/01010911/kosmologi.krisis.moneter&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Oleh &lt;b&gt;Yasraf Amir Piliang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2008/10/08/01015541/neoliberalisme.kena.batunya"&gt;http://cetak.kompas.com/read/2008/10/08/01015541/neoliberalisme.kena.batunya&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Oleh :&amp;nbsp; &lt;b&gt;Martin Manurung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.antaranews.com/view/?i=1223556587&amp;amp;c=ART&amp;amp;s="&gt;http://www.antaranews.com/view/?i=1223556587&amp;amp;c=ART&amp;amp;s=&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dMjFYXrVbhI/TOOl4ElTVtI/AAAAAAAAAHo/EYxArVR-YEw/s1600/kapitalisme.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_dMjFYXrVbhI/TOOl4ElTVtI/AAAAAAAAAHo/EYxArVR-YEw/s320/kapitalisme.jpg" width="276" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://oleh%20akhmad%20kusaeni/"&gt;Oleh : &lt;b&gt;Akhmad Kusaeni&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2008/10/13/00254845/menelanjangi.liberalisme"&gt;http://cetak.kompas.com/read/2008/10/13/00254845/menelanjangi.liberalisme&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Oleh :&lt;b&gt;Ahmad Erani Yustika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;a href="http://caping.wordpress.com/2008/09/22/rakus/"&gt;http://caping.wordpress.com/2008/09/22/rakus/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://nefos.org/?q=node/45"&gt;http://nefos.org/?q=node/45&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://sebuah%20pengantar%20tentang%20ambruknya%20wall%20street%20in%20%20%20%20%20%20*%20analisa%20%20%20%20%20*%20dunia%20%20%20%20%20*%20ekonomi%20politik%20%20walden%20bello/"&gt; Sebuah Pengantar Tentang Ambruknya Wall Street in      * Analisa     * Dunia     * Ekonomi Politik  Walden Bello&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://nefos.org/?q=node/43"&gt;http://nefos.org/?q=node/43&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/%20Krisis%20Finansial%20Global:%20Dampaknya%20terhadap%20Asia%20in%20%20%20%20%20%20*%20Asia%20%20%20%20%20*%20Dunia%20%20%20%20%20*%20Ekonomi%20Politik%20%20%20%20%20*%20Laporan%20%20Reihana%20Mohideen"&gt;  Krisis Finansial Global: Dampaknya terhadap Asia in      * Asia     *  Dunia     * Ekonomi Politik     * Laporan  Reihana Mohideen&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://nefos.org/?q=node/46"&gt;http://nefos.org/?q=node/46&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/%20Krisis%20Wall%20Street:%20Rakyat%20Miskin%20Lagi-lagi%20Talangi%20Orang%20Kaya%20in%20%20%20%20%20%20*%20Analisa%20%20%20%20%20*%20Dunia%20%20%20%20%20*%20Ekonomi%20Politik%20%20Peter%20Boyle"&gt; Krisis Wall Street: Rakyat Miskin Lagi-lagi Talangi Orang Kaya in      * Analisa     * Dunia     * Ekonomi Politik  Peter Boyle&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2008/10/krisis-keuangan-global-karl-marx-di.html"&gt;http://lenteradiatasbukit.blogspot.com/2008/10/krisis-keuangan-global-karl-marx-di.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://indonesiamelawan.files.wordpress.com/2009/05/neoliberal1.gif?w=213&amp;amp;h=292"&gt;Sumber gambar :&amp;nbsp; Google.&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-3404741994172465249?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/3404741994172465249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/memahami-lebih-lanjut-neo-liberalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3404741994172465249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3404741994172465249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/memahami-lebih-lanjut-neo-liberalisme.html' title='Memahami lebih lanjut Neo Liberalisme'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CUXlQXCDTJI/TL2lYfLGKNI/AAAAAAAABHU/pkAvmGLn7YQ/s72-c/rich_poor_neoliberal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-8337856047427284918</id><published>2011-04-05T22:10:00.002+08:00</published><updated>2011-04-09T18:34:23.628+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konflik agama'/><title type='text'>Kekerasan berlatar belakang agama ?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.craized.com/photos/471.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://www.craized.com/photos/471.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Apakah kita sebagai suatu bangsa tidak dapat hidup secara prulal?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan ini mengemuka karena akhir akhir ini kekerasan berlatar belakang agama cukup marak. Dan celakanya kekerasan itu sendiri berusaha ditutup tutpi oleh pemuka agama dengan mengatakan bahwa agama itu menganjurkan kebaikan, perdamaian, hidup rukun dan saling menghormati antar pemeluk agama. Ini memang tidak salah kalau kita hanya melihat ajaran yang ada pada kitab kitabnya, tapi tidak kalau kita lihat pada praksis pengikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Keributan atau kekerasan itu adalah oknum oknum yang mengatas namakan agama dan kepentingan politik, kata para pemuka agama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Terlepas dari semua itu,&amp;nbsp; berdasarkan sejarah agama memang rentan dengan konflik dan kekerasan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan demikian kita harus memahami bahwa agama bukanlah barang suci yang bebas dari kontaminasi manusia.karena agama terbentuk melalui proses sejarah bercampur dengan budaya dan hasrat hasrat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Agama berperan dalam tiga fungsi yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;PERTAMA :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Fungsi ideologis yaitu agama dipakai untuk melegitimasi suatu tindakan. Ia berfungsi sebagai suatu norma baik, buruknya, benar salahnya suatu perbuatan dan tindakan. Dan karena agama berbicara mengenai suatu kebenaran, maka tak jarang bahwa segala tindakan-nya adalah mengatas namakan Tuhan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan demikaian keyakinan seseorang akan diposisikan sebagai bertentangan satu sama lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Keimanan dan kesalehan seringkali tidak lepas dari tindakan menyalahkan keyakinan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ajaran ajaran agama juga sering menjadikan kekerasan melalui sarana analogi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh : &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dikalangan muslim Indonesia sudah sangat familiar bahwa suami istri yang berhubungan pada malam Jum'at pahalanya sama dengan mebunuh 1000 ( seribu&amp;nbsp; ) orang Yahudi.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dari kalangan Yahudi sendiri ( dalam Talmud, Bayamut no.6&amp;nbsp; ) dikatakan bahwa orang Yahudi akan nasjis bila menyentuh kuburan orang non Yahudi.karena mereka itu dianggap binatang.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Dikalangan Kristen sendiri pun ada semboyan Extra ecclesiam nulla salus yang artinya diluar gereja tidak ada keselamatan.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keyakinan suatu agama sebagai ideologi amat rentan dimanfaatkan untuk kepentingan domonasi dan eksploitasi terutama dalam ranah politik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KEDUA :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Agama sebagai faktor Identitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam keberagaman etnis dan geografis, agamapun membentuk dirinya sebagai identitas masyarakat, misalnya Islam Aceh, Katolik Flores, Hindu Bali dll. sehingga pertentangan pribadi antar etnis bisa memicu konflik antar agama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam pengalaman di Poso,maupun Sampit, masalah pertemtangan pribadi&amp;nbsp; antar etnis ini ternyata hanyalah sebagai pemicu.karena akar persoalannya teletak pada sosio-ekonomi dan politis. Pertentangan ini biasanya dipicu oleh kesenjangan ekonomi yang biasanya terjadi pada penduduk asli dan penduduk pendatang&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;KETIGA :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Agama sebagai legitimasi etis hubungan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hubungan sosial anatar manusia sering diikat oleh semangat ajaran suatu agama. Kegiatan politik di Indonesia pun tidak jauh berbeda. Orang orang Indonesia lalu mendirikan partai partai berdasarkan agama. bukan dalam hubungan satu sama lain sebagai warganegara dan semangat dalam hidup membangun bersama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sehingga agama adalah alat kekuasaan dalam hubungan sosial ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu tidaklah aneh bila seorang filsuf Ludwig Feuerbach mengatakan bahwa God is not create human, but human creates God. atau Karl Marx mengatakan Religion is Opium&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Solusi untuk Indonesia :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Agama tidak dijadikan sebagai alat politik, misalnya syarat calon kepala daerah harus bisa membaca Al Qur'an atu harus hapal kitab Injil atau sejenisnya sedang contoh yang lain adalah fatwa haram bagi golput oleh MUI juga merupakan kong kalingkong agama dengan pihak kekuasaan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemuka pemuka agama harus meyadari bahwa agama itu tidak bisa lepas dari konteks kesejarahan. Masing masing agama memiliki tradisi dan muka yang berbeda , tidak statis dan dan terus bergerak membentuk variasi variasi antar wilayah. Sebagai contoh dalam melaksanakan puasa mempunyai tradisi yang berbeda untuk setiap tempat dan setiap negara. Demikian juga dalam merayakan Natal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perlu dibangun suatu praxsis tentang prulalisme di Indonesia, karena dalam kenyataan bangsa Indonesia itu memang prulal,sehingga perlu dibangun suatu kekuatan ideologis agar masyarakat yang heterogen( multikulturisme )&amp;nbsp; tidak terpecah belah oleh konflik.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Perlu penataan dan pembangunan wilayah yang heterogen, artinya tidak hanya untuk etnis atau agama&amp;nbsp; atau kelompok tertentu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Pemerintah segera mewaspadai bila disuatu wilayah telah ada tanda tanda kesenjangan ekonomi yang menyolok antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mungkin ajaran Nurcholis Madjid bahwa umat Islam sebagai warganegara perlu memberlakukan sikap ganda yaitu : PRULALISME EXTERNAL dan&amp;nbsp; RELATIVISME INTERNAL perlu dibangun atau dihidupkan&amp;nbsp; ( .Relativisme adalah pandangan bahwa pengetahuan itu dibatasi, baik oleh akal budi yg serba terbatas maupun oleh cara mengetahui yg serba terbatas )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya mendambakan bahwa agama agama Samawi maupun Agama yang berasal dari Lembah Indus ini bisa seperti agama lokal ( agama Ardi = bumi ) di Indonesia yang mempunyai toleransi yang amat besar terhadap agama lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Seandainya hal ini tidak bisa terlaksana, saya mengkhawatirkan bahwa satu satunya jalan untuk mengatasi perpecahan ini hanya melalui tindakan keamanan oleh tentara, yang sebetulnya juga tidak kita kehendaki bersama.&lt;br /&gt;
Tapi mau apa lagi...?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
1.Kritik Ideologi Atas agama sebagai Akar Kekerasan oleh : Supriadi Al-Hamdulillah&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDEwLzExLzIyL2tyaXRpay1pZGVvbG9naS1hdGFzLWFnYW1hLXNlYmFnYWktYWthci1rZWtlcmFzYW4v&amp;amp;b=5#comment-563"&gt;http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDEwLzExLzIyL2tyaXRpay1pZGVvbG9naS1hdGFzLWFnYW1hLXNlYmFnYWktYWthci1rZWtlcmFzYW4v&amp;amp;b=5#comment-563&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2.Nalar Fundamentalisme agama di ruang publik oleh : AE Priyono&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDExLzAzLzIxL25hbGFyLWZ1bmRhbWVudGFsaXNtZS1hZ2FtYS1kaS1ydWFuZy1wdWJsaWsxLw%3D%3D&amp;amp;b=5"&gt;http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDExLzAzLzIxL25hbGFyLWZ1bmRhbWVudGFsaXNtZS1hZ2FtYS1kaS1ydWFuZy1wdWJsaWsxLw%3D%3D&amp;amp;b=5&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
3.Agama Bukan Akar Kekerasan Masa Oleh : George Junus Aditjondro.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;a href="http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDExLzAxLzMxL2FnYW1hLWJ1a2FuLWFrYXIta2VrZXJhc2FuLW1hc3NhLw%3D%3D&amp;amp;b=5"&gt;http://ultimateproxy.eu/browse.php?u=Oi8vaW5kb3Byb2dyZXNzLmNvbS8yMDExLzAxLzMxL2FnYW1hLWJ1a2FuLWFrYXIta2VrZXJhc2FuLW1hc3NhLw%3D%3D&amp;amp;b=5&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar : &lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.craized.com/photo.php?id=471"&gt;http://www.craized.com/photo.php?id=471&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-8337856047427284918?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/8337856047427284918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/kekerasan-berlatar-belakang-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8337856047427284918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8337856047427284918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/04/kekerasan-berlatar-belakang-agama.html' title='Kekerasan berlatar belakang agama ?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-5764844235894847923</id><published>2011-03-20T12:51:00.000+08:00</published><updated>2011-03-20T12:51:18.186+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seandainya aku jadi pemerintah'/><title type='text'>Seandainya.....Aku Jadi Pemerintah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZHCIs9WbPPc/RqG5tGc3pMI/AAAAAAAAAEo/ip_e6ZkfgiY/s320/LAPARAN.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZHCIs9WbPPc/RqG5tGc3pMI/AAAAAAAAAEo/ip_e6ZkfgiY/s320/LAPARAN.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Seandainya aku jadi pemerintah.... apa yang akan kulakukan...?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Masa pemerintahanku kan tidak berlaku lama karena&amp;nbsp; dibatasi undang undang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Aku menjabat paling lama kan cuma sepuluh tahun&amp;nbsp; itupun kalau aku terpilih kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu tugasku yang utama adalah membuat supaya rapor selama pemerintahanku terlihat cantik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Apa saja rapor itu ?......&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang pertama tama&lt;/b&gt; &lt;b&gt;adalah Pertumbuhan Ekonomi.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertumbuhan Ekonomi merupakan indikator utama dalam keberhasilan pemerintah. Pertumbuhan Ekonomi bisa diperoleh dari selish antara PDB tahun sebelumnya dengan PDB yang berlaku sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah karena PDB diperoleh dari gabungan Konsumsi Masyarakat ( C ) , Investasi baik dari Dalam Negeri maupun Luar Negeri ( I ), Pengeluaran Pemerintah ( G ) dan Selisih antara ekspor dan Impor ( X - Y ), maka saya harus bijaksana dalam memilih sektor mana yang paling menguntungkan saya sebagai pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Seharusnya sebagai pemerintah saya harus menggenjot sektor riil karena ini berkaitan langsung dengan kehidupan sebagian terbesar dari rakyat, namun sektor ini hanya akan kelihatan hasilnya sekitar 15 tahun atau dua puluh tahun yang akan datang. Pada saat itu saya sudah tidak berkuasa, jadi yang akan mendapat nilai rapor bagus adalah pengganti saya.bukan saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah saya nggak mau seperti itu. Saya ingin mendapat rapor bagus pada masa pemerintahan saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang saya genjot adalah sektor Konsumsi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah orang yang amat kaya di Indonesia ini walaupun cuma 0,02 % dari total penduduk tapi mereka mengeluarkan belanja yang amat besar sekitar 48 % dari 60 % sumbangan sektor konsumsi&amp;nbsp; terhadap PDB.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah karena itu 0,02 % orang kaya ini saya manjakan, saya impor barang barang dari LN, dengan bea impor yang rendah, dan kalau perlu bea impor ini saya bebaskan, saya anjurkan kepada mereka untuk kuliah di LN, saya anjurkan untuk mereka berbelanja di Luar Negeri, saya anjurkan kepada mereka untuk memiliki mobil mobil mewah lebih dari satu, Saya anjurkan mereka itu berpesta, makan dan minum di hotel atau restoran yang mewah. Untuk anggota&amp;nbsp; anggota legislatip dan sejenisnya saya beri prioritas untuk rapat rapat dan menginap di hotel hotel mewah. Nah kemudian seluaruh pengeluaran ini saya catat dalam sektor konsumsi, walaupun sebagian besar uangnya lari ke Luar Negeri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan cara cara semacam inilah maka sektor konsumsi tumbuh pesat yang berarti pertumbuhan ekonomi juga meningkat dan nilai rapor saya juga meningkat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang kedua&lt;/b&gt;, saya harus mampu mengurangi tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah karena ini amat sulit dan juga diluar kemampuan saya, maka cara satu satunya supaya saya mampu mengurangi tingkat kemiskinan secara statistik adalah dengan memperlunak kriteria kemiskinan dan pengangguran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sekarang mereka yang masuk dalam kriteria orang miskin adalah mereka yang berpendapatan Rp 7.000.- ( tujuh tibu rupiah ) per orang per hari, walaupun PBB memberikan kriteria US $ 2 perhari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;dan kriteria untuk penganggur saya perlunak menjadi mereka yang bekerja satu jam atau kurang dalam satu minggu, walaupun PBB memberikan kriteria mereka yang bekerja dua hari atau kurang dalam seminggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Yang penting secara statistik kan ada penurunan kemiskinan dan penurunan&amp;nbsp; jumlah penganggur. Jadi nilai rapor saya tidak merah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya juga akan minta lembaga lembaga internasional atau regional untuk ikut mendongkrak nilai raport saya&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;misalnya Bank Dunia telah merealease bahwa selama tujuh tahun jumlah klas menengah di Indonesia telah meningkat sebanyak 50 juta orang .... bukan main, walaupun kriteria yang dipakai amat lunak, hanya dari segi konsumsi&amp;nbsp; yaitu mereka yang berbelanja antara US$ 2 - 20 per hari termasuk golongan menengah. Dari jumlah 50 juta orang ini ternyata di dominasi oleh mereka yang mengeluarkan konsumsinya per hari antara US$ 2 - $ 4 perhari. Saya juga tidak peduli bahwa 50 juta orang ini sama sekali bukan pengusaha ( pengusaha adalah mereka yang mampu mendorong aktivitas perekonomian ), yang penting nilai rapot saya tambah biru.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang ketiga untuk Inflasi :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Secara umum tingkat inflasi yang baik adalah yang berkisar antara 2 %&amp;nbsp; - 4 % pertahun, sedang yang moderat adalah sampai dengan 6 % pertahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu saya berusaha secara mati matian untuk mempertahankan tingkat iflasi setinggi tingginya sampai dengan 6 % pertahun. Bagaimana caranya...?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Caranya adalah dengan mengeluarkan dari perhitungan barang barang yang harganya melonjak amat tinggi. Misalnya kemarin harga cabai yang melambung sampai 10 kali lipat ini tidak saya perhitungkan dalam statistik sehingga tingkat inflasi tetap bergerak pada level 6 % setahun.&amp;nbsp; Nah raport saya tidak merah bukan..?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang ke Empat adalah Koefisien Gini.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Koefisien Gini adalah ratio yang mengukur kesenjangan pendapatan antara golongan kaya dengan golongan miskin. Semakin tinggi&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;koefesien Gini, berarti semakin tinggi kesenjangan tersebut&lt;b&gt;.&lt;/b&gt; ( Koefisien Gini bergerak antara&amp;nbsp; 0 - 1 )&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Secara teori untuk mengukur koefisien ini harus dengan indikator Pendapatan, tapi kalau memakai indikator Pendapatan ini maka koefisien Gini tentu tinggi, karena itu yang saya pakai adalah indikator konsumsi dan pengeluaran pengeluaran konsumsi orang kaya misalnya berapa jumlah untuk berobat ke LN, berapa biaya kuliah anak ke LN, berapa jumlah untuk rekreasi ke LN&amp;nbsp; dan sejenisnya tidak saya catat dalam statistik, sehingga jumlah konsumsi antara sikaya dengan si mikin tidak menyolok, artinya koefisien gini tidak tinggi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah nilai rapot saya biru lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang kelima : Masalah konsentrasi pembangunan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pulau Jawa memberikan kontribusi 58  persen terhadap PDB, disusul Pulau Sumatera yang memberikan kontribusi  23.1 persen, bandingkan dengan Maluku dan Papua yang hanya 2.4 persen,  Sulawesi 4.6 persen dan Kalimantan sebesar 9 persen.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Nah sekarang mengapa saya harus memanjakan pulau Jawa ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Haa... haaa... haaa... anak lulusan SMA pun tahu bahwa setiap pergantian pemerintah selalu dimulai dari Jawa bukan dari pulau lain. Lihatlah Ambon, Sampit, Poso, Aceh dll di luar pulau Jawa boleh ber darah darah.. tapi pemerintah tetap aman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Tapi coba ratusan ribu mahasiswa menduduki Jakarta, maka pemerintah bisa jatuh. Nah anda tahu bukan mengapa saya selalu menitik beratkan pembangunan di pulau Jawa ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Jelas... supaya mereka yang hidup di Jawa bisa nyaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Yang ke enam : Masalah elite politik dan kaum pemodal besar.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Haaaa... haaaa... haaaaa... untuk ini&lt;b&gt; &lt;/b&gt;sarjana yang baru lulus pun pasti tahu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Beberapa puluh ribu orang berdemontrasi, pemerintah tetap eksis, tapi segelintir elite politik dan pemodal besar mampu menjatuhkan pemerintahan bukan...?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Nah sekarang anda sudah tahu, kenapa saya lebih memperhatikan elite politik dan para pemodal besar dari pada jutaan rakyat miskin...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Juga anda tahu bukan ? mengapa dalam masa krisis saya lebih penting menyelamatkan pemodal besar dan elite politik dibanding dengan jutaan rakyat miskin...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;Yang ke tujuh : Masalah korupsi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Heee...heeee...heeee....yang ini cukup saya katakan bahwa saya tidak berhak ikut campur dalam masalah hukum. Semua akan ditangani oleh&amp;nbsp; Kepolisian, Kejaksaaan dan Kehakiman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Kalau ada yang nggak beres yang disalahkan oleh masyarakat kan ke tiga instansi penegak hukum itu bukan ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tapi ingat..... ini kan cuma seandainya saya jadi pemerintah... sekali lagi ... seandainya.....&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber gambar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZHCIs9WbPPc/RqG5tGc3pMI/AAAAAAAAAEo/ip_e6ZkfgiY/s320/LAPARAN.jpg"&gt;http://3.bp.blogspot.com/_ZHCIs9WbPPc/RqG5tGc3pMI/AAAAAAAAAEo/ip_e6ZkfgiY/s320/LAPARAN.jpg&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-5764844235894847923?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/5764844235894847923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/seandainyaaku-jadi-pemerintah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/5764844235894847923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/5764844235894847923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/seandainyaaku-jadi-pemerintah.html' title='Seandainya.....Aku Jadi Pemerintah'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZHCIs9WbPPc/RqG5tGc3pMI/AAAAAAAAAEo/ip_e6ZkfgiY/s72-c/LAPARAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-3234686705406807774</id><published>2011-03-17T00:09:00.000+08:00</published><updated>2011-03-17T00:09:17.255+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penganggur alamiah'/><title type='text'>Anda Penganggur Alamiah..?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://farm4.static.flickr.com/3092/3115559907_a8520d9791.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="222" src="http://farm4.static.flickr.com/3092/3115559907_a8520d9791.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam  ilmu ekonomi dikenal istilah Pengangguran alamiah.&amp;nbsp; Pengangguran  alamiah terjadi apabila seluruh kapasitas produksi ( alat alat produksi =  sumber sumber produksi )&amp;nbsp; yang tersedia tidak mampu menyerap seluruh  tenaga kerja, walaupun seluruh faktor produksi itu telah digunakan  secara penuh ( full employment ).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jumlah tenaga kerja yang tidak bisa terserap ini menjadi penganggur, dan disebut sebagai penganggur alamiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi penganggur alamiah terjadi bukan karena yang bersangkutan tidak mau&lt;br /&gt;
bekerja&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
atau malas bekerja, tapi memang disebabkan tidak adanya kesempatan kerja yang dapat menyerapnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sedangkan  pengertian inflasi&amp;nbsp; adalah kenaikan harga&amp;nbsp; secara umum dan bersifat  menyeluruh dan berlangsung dalam periode yang cukup lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Inflasi  mampu menggairahkan para produsen untuk terus memacu produksinya karena  adanya laba yang akan diperoleh dari kenaikan harga. Kemampuan  berproduksi yang meningkat ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja  yang menganggur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun dipihak konsumen inflasi mempunyai dampak berkurangnya kemampuan untuk membeli barang .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Adalah  tugas pemerintah untuk menjaga tingkat inflasi yang dapat melayani dua  pihak yang saling bertentangan yaitu produsen dan konsumen. Tingkat  inflasi itu adalah setinggi yang tetap mampu memberikan keuntungan pada  produsen sehingga tetap melanjutkan produksinya, tetapi barang barang  juga dapat terbeli oleh sebagian terbesar dari konsumen.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Lalu apa hubungan antara tingkat inflasi dengan tingkat pengangguran....?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hu&lt;a href="http://www.peoi.org/Courses/mac/Resources/iphillips.GIF" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://www.peoi.org/Courses/mac/Resources/iphillips.GIF" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;bungan  antara tingkat inflasi ( prosentase ) dengan tingkat pengangguran (  prosentase ) adalah berbanding terbalik, artinya semakin tinggi tingkat  pengangguran maka tingkat inflasi akan semakin rendah dan  sebaliknya.semakin rendah tingkat pengangguran maka inflasi akan semakin  tinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kalau  hubungan ini digambarkan secara statistik dalam kurva salib sumbu,  dimana sumbu tegak mewakili tingkat inflasi sedang sumbu datar mewakili  tingkat pengangguran, maka bentuk kurva yang terjadi adalah melandai  dari kiri atas kekanan bawah&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Secara  teori kalau terjadi pengurangan jumlah penganggur ( yang bekerja  bertambah ) maka jumlah barang yang diminta akan bertambah. Tekanan  permintaan ini akan menekan inflasi keatas ... dan sebaliknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Secara  teori amat jelas apabila pengangguran mencapai 0 % maka tingkat inflasi  juga akan tinggi tak terkendali . Dengan demikian tingkat inflasi harus  dikendalikan oleh pemerintah sampai pada tingkat&amp;nbsp; tertentu yang tetap  mendorong produksi barang barang, tapi juga dapat terbeli oleh sebagian  terbesar konsumen.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sebagai  risikonya apabila pemerintah menetapkan tingkat inflasi tersebut  diatas, maka akan ada tingkat pengangguran pada tingkat tertentu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tingkat inflasi merupakan salah satu tolok ukur keberhasialan pemerintah dalam pembangunan ekonomi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Secara umum tingkat inflasi yang dapat diterima untuk setiap negara adalah pada level&amp;nbsp; antara 2% sampai dengan 4 %..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan  demikian secara tori menurut kurva diatas maka setiap negara pasti ada  tingkat penggangguran&amp;nbsp; atau sejumlah orang yang tidak dapat terserap  dalam kesempatan kerja yang tersedia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Orang orang yang demikian inilah yang sering disebut dengan penganggur alamiah. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://citizenimages.kompas.com/image/preview/aW1hZ2VzL2NpdGl6ZW4vY2l0aXplbl8xMjk5OTI1MDYxX2xwMXNuWDFrLmpwZw==.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://citizenimages.kompas.com/image/preview/aW1hZ2VzL2NpdGl6ZW4vY2l0aXplbl8xMjk5OTI1MDYxX2xwMXNuWDFrLmpwZw==.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Alangkah  malangnya orang&amp;nbsp; orang ini, dia mengangur bukannya tak mau bekerja,  tapi yang pertama adalah kemampuan sumber sumber produksi untuk  menyerapnya terbatas, sedang yang kedua adalah sebagai dampak  kebijaksanaan pemerintah untuk mempertahankan tingkat inflasi pada level  tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena  tingkat penganggur pada level tertentu ini merupakan tolok ukur  keberhasilan pemerintah dalam bidang ekonomi , maka pemerintah setiap  negara berusaha untuk mencapainya, yaitu dengan berusaha menambah  kemampuan kapasitas produksi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagaimana dengan Indonesia..?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Per Agustus 2007 jumlah penganggur terbuka adalah 10.011.142 sedang&amp;nbsp; per Agustus 2010 jumlah penganggur terbuka adalah 8.319.779&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Sekilas  pandang terjadi penurunan jumlah penganggur, namun berkurangnya jumlah  penganggur itu bukan karena keberhasilan pemerintah dalam menyerap tenga  kerja tapi karena ukuran pengangguran yang diperlunak yaitu :Mereka  yang bekerja untuk memperoleh upah/gaji atau membantu orang lain  untuk  mendapat keuntungan -kurang dari satu (1) jam per hari per minggu sedang  pada tahun pada tahun 2007 yang disebut penganggur adalah mereka yang  bekerja kurang dari dua hari per minggu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mereka yang tidak mempunyai pekerjaan, tetapi sedang mencari pekerjaan dimasukan kategori bukan penganggur.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mulai tahun 2009 sampai sekarang ini terjadi de industrialisasi yang  cukup besar.yang ditandai dengan gulung tikarnya beberapa pabrik  terutama pabrik pabrik skala menengah kebawah.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Penganggur  alamiah bisa menimpa kepada siapa saja tidak tergantung pada tingkat  pendidikan-nya. Artinya seorang sarjana pun bisa menjadi penganggur  alamiah.&lt;br /&gt;
Solusi yang mungkin untuk penganggur alamiah yang disebabkan oleh kurangnya kapasitas produksi yang mampu menyerap adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pemerintah terus berusaha menambah kapasitas faktor produksi&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Membuka lapangan kerja baru yang padat karya&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Menitik beratkan pembangunan pada sektor riil, bukan sektor keuangan atau pasar Modal.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengusahakan kesempatan kerja di Luar Negeri. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Mengusahakan terbentuknya kembali kultur masyarakat Paguyuban. &lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagi  penganggur alamiah yang terjadi karena tingkat inflasi yang ditentukan  oleh pemerintah supaya tidak terjadi inflasi yang tak terkendali, jelas  sudah tidak dapat mengharapkan bantuan dari pemerintah. Maka satu  satunya jalan adalah bertahan hidup dengan mengusahakan sendiri  kebutuhan kebutuhan dasar ( basic needs ) terutama masalah pangan.&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tanamilah  tanah sepetak dua petak yang anda miliki dengan tanaman pangan jangka  pendek misalnya&amp;nbsp; ketela pohon, ubi jalar, bayam,cabe rawit, suweg dan  tanaman pangan lain, sehingga yang perlu dibeli adalah garam&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tanah tanah kosong yang belum dimanfaatkan oleh pemiliknya bisa dijadikan lahan pangan tersebut&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;
Sumber gambar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/blankverse/3115559907/sizes/m/in/photostream/"&gt;1.http://www.flickr.com/photos/blankverse/3115559907/sizes/m/in/photostream/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.blogger.com/Sumber%20gambar%20:%20http://www.peoi.org/Courses/mac/mac14.html"&gt;2. http://www.peoi.org/Courses/mac/mac14.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://citizenimages.kompas.com/citizen/view/87645-Menghitung-Penghasilan"&gt;3.http://citizenimages.kompas.com/citizen/view/87645-Menghitung-Penghasilan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-3234686705406807774?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/3234686705406807774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-penganggur-alamiah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3234686705406807774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/3234686705406807774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-penganggur-alamiah.html' title='Anda Penganggur Alamiah..?'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3092/3115559907_a8520d9791_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-6173099072782025908</id><published>2011-03-16T13:52:00.008+08:00</published><updated>2011-03-25T12:55:35.293+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anda Miskin?'/><title type='text'>Anda Orang Miskin..?.... Menangislah....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1301023861843157708_300x273.19884726225.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1301023861843157708_300x273.19884726225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;                      &lt;!-- blok konten atas kiri --&gt;                                               &lt;!-- judul rubrik --&gt;                 &lt;br /&gt;
&lt;!-- /judul &amp; sub judul artikel --&gt;                                          &lt;!-- info artikel --&gt; &lt;span class="right sub_text_artikel"&gt;&lt;span class="coda_bubble"&gt;&lt;span class="trigger"&gt;&lt;/span&gt;                          &lt;/span&gt;                     &lt;/span&gt;                     &lt;hr /&gt;                     &lt;!-- /info artikel --&gt;                                          &lt;!-- konten artikel --&gt;                                               &lt;br /&gt;
Kapitalisme  berkaitan erat dengan Ekonomi Akumulasi, yaitu suatu usaha yang terus  menerus untuk mebuat modal Rp 5 juta menjadi Rp 50 juta , dari Rp 50  juta menjadi Rp 500 juta ; dari Rp 500 juta menjadi Rp 5 milyard dan  seterusnya. &lt;div class="MsoNormal"&gt; &lt;/div&gt;Karena itu sistim kapitalisme amat cocok bagi orang  yang telah mapan dari segi ekonominya atau bagi orang yang kaya. Bagi  orang yang telah mapan ekonominya atau orang kaya, maka usahanya adalah  bagaimana menggandakan kekayaan-nya itu.&lt;br /&gt;
Lebih lebih bagi orang kaya yang produsen ditambah dengan duduk sebagai elite pemerintahan.&lt;br /&gt;
Dengan demikian faham kapitalisme ini juga amat cocok bahkan mendarah daging bagi mereka yang duduk sebagai elite pemerintahan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
APA yang paling menakutkan elite kapitalis ketika terjadi krisis kapitalisme?&lt;br /&gt;
Apakah akan menjadi bangkrut? Apakah keuntungan&amp;nbsp; mendadak lenyap?&lt;br /&gt;
Apakah akan menyelenggarakan Perang?&lt;br /&gt;
( Catatan : Mengenai ini, menurut salah satu sumber tujuan paling utama dari perang  Iraq adalah: &lt;b&gt;&lt;i&gt;Menyelamatkan dollar dari euro&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;!&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Di  mata Amerika , dosa Iraq terbesar adalah ketika Saddam Hussein tahun   2000 minta PBB supaya semua minyaknya dibayar menggunakan euro; plus   semua uang milik Irak [$10 bilyun] dikonversikan ke  euro.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ternyata bukan itu semua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sejarah  krisis kapitalisme menunjukkan,  jika bangkrut para elite kapitalis ini  bisa mempengaruhi negara untuk  terjun langsung menjadi pemain di pasar  seperti pada Depresi Ekonomi  1930an, atau mengucurkan dana talangan  seperti pada krisis ekonomi , 1998, 2008  hingga kini.&lt;br /&gt;
Jika keuntungan yang mendadak lenyap, mereka akan mencari  sumber-sumber produksi dan pasar di lokasi geografis yang lain.&lt;br /&gt;
Krisis  kapitalisme 1970 an, diselesaikan melalui model ini, dengan model ekonominya&amp;nbsp; adalah kebijakan neo liberalisme.&lt;br /&gt;
Sementara  jika terjadi perang, yang  tersingkir adalah kapitalis yang lemah dan  tidak efisien, digantikan  dengan kapitalis yang lebih kuat dan lebih  efisien.&lt;br /&gt;
Perang berarti  penghancuran alat-alat produksi dan  hukum-hukum kerja yang telah menua  dan melapuk, diganti dengan  alat-alat produksi dan hukum-hukum kerja  baru  yang lebih canggih.&lt;br /&gt;
Nah dalam perang&amp;nbsp; ini maka &lt;i&gt;alat alat produksi dan hukum hukum kerja yang telah menua dan melapuk&lt;/i&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;dapat pula di identik-kan dengan mereka yang lemah yaitu kaum miskin&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Itu  sebabnya, sebagian ekonom berpendapat,   depresi ekonomi 1930an tidak  diselesaikan melalui strategi  Keynesianisme, melainkan melalui PD II.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dalam  masa krisis, prioritas utama negara  bukanlah membantu penderitaan  rakyat pekerja, tapi bagaimana meredam  laju percepatan kebangkrutan  kaum kapitalis, jadi jangan berharap bahwa prioritas utama pemerintah  adalah kaum miskin, meskipun jumlahnya amat besar.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Setiap tindakan &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;ad hoc&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; untuk mengatasi krisis hanya bermakna semakin memburuknya tingkat kehidupan rakyat pekerja.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Yang  menjadi persoalan sekarang mengapa dalam masa krisis pemerinth justru  menyelamatkan para pengusaha, terutama pengusaha atau produsen besar..?  Bukankah mereka itu sudah kaya...? bukankah mereka itu tak akan mati  kelaparan seperti kaum miskin apabila terjadi krisis ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;i&gt;Harus kita akui&amp;nbsp; bahwa perebutan kekuasaan dan upaya  mempertahankannya adalah selalu tentang pertarungan elit. Mungkin seorang penguasa  terpilih karena suara rakyat terbanyak, akan tetapi kekuasaan tersebut&amp;nbsp; bisa  dijatuhkan oleh segelintir elit. Keberlangsungan kekuasaan penguasa bukan  ditentukan oleh 80 persen penduduk yang cenderung miskin itu, melainkan  oleh segelintir oligarki yang sangat kaya. Karena itu, mau tak mau pemerintah harus menyenangkan mereka. Ini adalah pilihan yang rasional dan pemerintah&amp;nbsp; tak  bisa disalahkan untuk bertindak rasional&lt;/i&gt;.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span class="fullpost"&gt;Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa dalam perusahaan&amp;nbsp; perusahaan besar itu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Elite elite pemerintah memiliki saham yang cukup signifikan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Elite elite pemerintah ikut menikmati keuntungan ( upeti /gratifikasi )&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perusahaan perusahaan besar merupakan pundi pundi pendanaan untuk kampanye pemilihan, untuk membiayai kelompok atau partai.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perusahaan perusahaan besar pada umumnya ber  afiliasi dengan pengusaha pengusaha asing ( trans nasional ) yang&amp;nbsp;  umumnya juga dimiliki oleh elite negara besar, sehingga dengan  kekuasaan-nya ini mereka mendesak kepada pemerintah setempat untuk  melakukan tindakan penyelamatan. &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam sistim kapitalis yang diutamakan&amp;nbsp;  stabilitas makro, pertumbuhan ekonomi merupakan kata kunci yang harus  dilindungi . Pertumbuhan ekonomi bertumpu pada PDB. Sedang PDB ini  disumbang oleh Konsumsi, Investasi, Belanja Pemerintah dan Ekspor minus  impor.&lt;/span&gt; Di Indonesia hanya ada 0,01 % unit usaha besar, tetapi menyumbang 41,83 % PDB dan menyumbang 82,98 % Total ekspor.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sektor usaha menengah hanya 0,08 % unit usaha, sedang sektor usaha    kecil mencapai 99,11 % unit usaha. hanya menyumbang 58,17 % PDB dan  11,02 % Total Ekspor. Dengan demikian menyelamatkan jumlah orang yang  sedikit ( kaum pengusaha besar ) adalah lebih mudah dari pada  menyelamatkan orang miskin yang jumlahnya amat besar. Karena itu sekali  lagi ,dalam sistim ekonomi kapitalis, perhatian pemerintah terhadap&amp;nbsp;  sektor riil adalah nomor yang kesekian.....&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kaum kapitalis ( Pengusaha besar ) itu mempunyai kekuatan penawaran (  dalam bentuk jumlah barang barang kebutuhan yang diproduksi = investasi  ) dan kekuatan permintaan ( dalam bentuk konsumsi&amp;nbsp; ) yang amat besar,  sehingga sumbangan terhadap&amp;nbsp;&amp;nbsp; Produk Domestik Bruto juga amat besar )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Kemudian apa tindakan pemerintah untuk kaum miskin : ?&lt;br /&gt;
Orang  miskin adalah orang yang lemah... mereka tidak akan mampu menangkap  peluang ekonomi yang ada sekalipun tersedia. Mereka lemah dalam  permodalan maupun pengetahuan. Karena itu tugas pemerintah adalah  menyediakan Basic needs ( kebutuhan dasar ) &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan  dasar itu berupa pemberian subsidi kebutuhan sandang , pangan, Jaminan  kesehatan Sosial, Pendidikan dasar yang murah ( bukan hanya pada masa  kampanye saja ).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan ruang gerak yang leluasa bagi pasar pasar tradisional,  warung warung tegal, pedagang pedagang asongan, pedagang kaki lima&amp;nbsp; dan  sejenisnya.&amp;nbsp; Penertiban pedagang kaki lima bukan diartikan dalam bentuk  penggusuran, tapi dalam bentuk penertiban ( Ingat Revolusi Tunisia dan  Timur Tengah pada saat ini dipicu oleh penggusuran yang mematikan bagi  pedagang kaki lima ).&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Tindakan yang cepat apabila disuatu daerah terkena hama pertanian,  jadi bukan hanya kalau masa panen saja ikut nampang&amp;nbsp; di televisi. ( &lt;a href="http://politikana.com/baca/2011/03/10/tangisku.html"&gt;Baca ini&lt;/a&gt; )&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan subsidi bahan bakar untuk nelayan, karena hampir seluruh nelayan nasional masuk golongan miskin )&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memelihara dan menghormati kearifan lokal dan kebudayaan lokal  dengan tidak menghilangkan tanah tanah ulayat atau tanah tanah adat yang  menghidupi sebagian rakyat miskin. Dem,ikian pula hutan hutan tempat  masyarakat penghuni hutan seperti Kubu dan sejenisnya harus dilindungi,  karena dengan menghilangkan itu semua justru akan menambah parah dampak  ekonomi dan sosial.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Lahan lahan yang subur untuk pertanian jangan diubah menjadi&amp;nbsp; lahan perumahan atau sejenisnya.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;Kemudian kepada kaum miskin, bangkitlah... jangan terlalu  berharap pada pemerintah, lebih lebih kepada pemerintah yang menganut  sistim ekonomi kapitalis. Karena dalam sistim ekonomi kapitalis terutama  untuk negara yang sedang berkembang / miskin elite politik biasanya  hanya jadi pemburu rente.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ingatlah : Negara akan kuat, kalau rakyatnya kuat, bukan karena pemerintah yang kuat.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dibawah  ini adalah tahap tahap kapitalisme, sebagai gambaran bahwa ideologi  kapitalisme tak akan pernah mati, walaupun dalam setiap tahap biasanya  selalu diakhiri dengan krisis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;1.Ketika   feodalisme bangkrut para pedagang ini, karena kepemilikan mereka  atas   uang, muncul sebagai kelompok dominan dalam sistem kapitalisme awal    yang disebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;kapitalisme dagang (merchant capitalism).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
2.Sebagai   pedagang  mereka tidak berproduksi, akibatnya mereka tidak bisa  memproduksi barang untuk selanjutnya dijual di pasar dengan harga yang  lebih   besar dari harga semula. Keterbatasan ini memaksa mereka untuk    membangun industri dengan mendirikan pabrik-pabrik.&lt;br /&gt;
Terjadi peralihan   dari kapitalisme dagang ke &lt;b&gt;&lt;i&gt;kapitalisme industrial (industrial   capitalism).&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
3.Tetapi,  agar pabrik bisa beroperasi, harus ada orang yang   mengoperasikannya,  karena toh mesin-mesin itu tidak bisa beroperasi   sendiri seberapapun  canggihnya.  Namun, pada masa awal perkembangan   kapitalisme  industrial, sebagian besar orang bermukim di pedesaan dan   terikat pada  sepetak dua petak tanah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan    subsistennya.( Kebutuhan dasarnya = kebutuhan primer ) . Kondisi ini  memaksa kelas kapitalis, dengan sokongan   negara, mengusir paksa  orang-orang ini dari desa dan tanahnya ke   kota-kota. Terjadi  urbanisasi paksa besar-besaran sekaligus cikal-bakal   kelas buruh, yang  diabadikan oleh Marx dengan sebutan “akumulasi   primitif/primitive  accumulation.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;4.Merespon perkembangan baru ini, muncul sektor usaha baru yakni perbankan, yang berfungsi sebagai lembaga perantara&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dihadapkan   pada tiga jenis resiko kehilangan keuntungan dalam tingkat    perkembangan kapitalisme yang semakin luas dan kompleks, peran perbankan    semakin vital.&lt;br /&gt;
Ketakutan akan pudarnya tingkat keuntungan  menyebabkan   para kapitalis berlomba-lomba menyimpan uangnya di bank  dengan tingkat   bunga tertentu dan  sebaliknya perusahaan-perusahaan  yang jatuh pailit   asetnya disita oleh bank.&lt;br /&gt;
Kekuasaan perbankan  terus membesar, tidak   sekadar sebagai media perantara tapi telah turut  menentukan hidup   matinya sebuah perusahaan.&lt;br /&gt;
5.Kemudian ,  terjadilah perkawinan antara perbankan   dan industri, dimana perbankan  ikut memiliki industri dan sebaliknya   kalangan industrial pun bermain  di sektor perbankan.&lt;br /&gt;
Inilah fase baru   perkembangan kapitalisme, yang disebut&amp;nbsp; sebagai   &lt;b&gt;&lt;i&gt;kapitalisme keuangan atau finance capitalism&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;6.Ekonomi semakin  dikuasai oleh segelintir korporasi transnasional yang  dalam operasinya  tidak tergantung pada perbankan.&lt;br /&gt;
Dengan keuntungan  besar yang  dimilikinya, korporasi sanggup membiayai sendiri operasi  usahanya.  Inilah era yang disebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;kapitalisme monopoli (monopoly  capitalism).&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Coba   hitung berapa banyak produsen mobil, perusahaan tambang,  perusahaan   minyak, atau perusahaan penyedia alat-alat militer di dunia  ini?&amp;nbsp; Bisa   dihitung dengan jari.&lt;br /&gt;
Pada saat krisis ini, kelas kapitalis berhasil  menyelamatkan dirinya melalui jalan neoliberalisme.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;7.Neoliberalisme   juga ditandai oleh  pertumbuhan cepat perdagangan dan  aliran kapital   internasional. Melalui kebijakan ini, krisis domestik  yang disebabkan   oleh stagnasi dicarikan pemecahannya dengan ekspansi  seluas-luasnya ke   seluruh dunia, dengan memaksa negara-negara lain untuk  meliberalisasi   dan menderegulasi pasar (barang, jasa, dan keuangan)  mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada era  ini pula segala jenis instrumen keuangan yang sangat  kompleks, yang  kemudian dikenal sebagai &lt;b&gt;&lt;i&gt;finansialisasi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; itu semakin  mendominasi sektor  riil.&lt;br /&gt;
Kapitalisme lalu memasuki fase baru yang  disebut &lt;b&gt;&lt;i&gt;monopoli kapital  keuangan/monopoly-finance capital atau populer  disebut finansialisasi.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan   demikian,&amp;nbsp; finansialisasi ditandai oleh tingkat   pertumbuhan ekonomi  yang terus menurun, tingkat pengangguran dan   kesejahteraan buruh yang  rendah, serta dominasi sektor keuangan atas   sektor  riil.&lt;br /&gt;
Akibatnya,  para kapitalis&amp;nbsp; sebenarnya telah kembali pada   era kapitalisme dagang,  dimana mereka hanya membeli dan menjual   produk-produk sektor  finansial. Karena mereka tidak lagi berproduksi,   maka cepat atau  lambat sistem ini akan mengalami krisis. Dan itulah yang   terjadi pada  tahun 2008 kemarin.&lt;br /&gt;
Inilah pula sebabnya, dikatakan bahwa krisis finansial ini sejatinya adalah krisis Kapitalisme&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber :&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;1. &lt;a href="http://indoprogress.blogspot.com/2010/10/dari-kritik-neoliberalisme-ke-kritik.html"&gt;http://indoprogress.blogspot.com/2010/10/dari-kritik-neoliberalisme-ke-kritik.html&lt;/a&gt;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="http://indoprogress.blogspot.com/2010/06/lagi-tentang-finansialisasi-atau-krisis.html"&gt;2.http://indoprogress.blogspot.com/2010/06/lagi-tentang-finansialisasi-atau-krisis.html&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/407"&gt;3.http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/407&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="http://indoprogress.com/2011/02/24/kalau-saya-jadi-penguasa/"&gt;4.http://indoprogress.com/2011/02/24/kalau-saya-jadi-penguasa/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1301023861843157708_300x273.19884726225.jpg"&gt;5.http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1301023861843157708_300x273.19884726225.jpg&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;5.Sumber sumber lain yang relevan yang tidak bisa saya sebut satu persatu. &lt;/byline&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-6173099072782025908?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/6173099072782025908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-orang-miskin-menangislah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/6173099072782025908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/6173099072782025908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-orang-miskin-menangislah.html' title='Anda Orang Miskin..?.... Menangislah....'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-416594265926777406</id><published>2011-03-10T22:11:00.000+08:00</published><updated>2011-03-10T22:11:26.992+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anda Orang Kaya..?'/><title type='text'>Anda Orang Kaya..?...Berbahagialan Anda..</title><content type='html'>&lt;div class="judul_artikel" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="wp-caption aligncenter" id="attachment_95071" style="width: 650px;"&gt;&lt;img alt="1299601401677321288" class="size-full wp-image-95071" height="320" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1299601401677321288.jpg" title="1299601401677321288" width="640" /&gt; &lt;div class="wp-caption-text"&gt;Ilustrasi/Admin (shutterstock)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Menurut  paham Neo Liberlisme, percuma kita  memperjuangkan kebebasan jika itu  tidak  berujung pada kebebasan  individu. Individu adalah awal dan  akhir.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam    bidang kebijakan ekonomi, neo liberalisme menekankan pada aspek    kebebasan bergerak modal dan barang ke seantero pelosok dunia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pokok-pokok kebijakan tersebut meliputi &lt;b&gt;deregulasi, liberalisasi  perdagangan dan investasi, serta privatisasi, serta hubungan kerja yang  fleksibel.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Menurut   kebijakan ini, negara yang baik adalah yang tidak  turut campur dalam   aktivitas mekanisme pasar, kecuali dalam rangka  memfasilitasi   bekerjanya mekanisme pasar tersebut.Sedangkan ideologi kapitalisme yang  utama adalah : Greed is good dan High risk, high return.&lt;br /&gt;
Beberapa  hari  terakhir ini kita disuguhi oleh press release&amp;nbsp; tentang pertumbuhan   ekonomi yang semakin meningkat, artinya dengan peningkatan pertumbuhan   ekonomi yang meningkat tersebut diharapkan jumlah tenaga kerja yang   mampu diserap juga meningkat dan ini&amp;nbsp; mempunyai arti bahwa kemakmuran   juga semakin meningkat , dengan demikian diharapkan jumlah orang miskin   juga akan semakin&amp;nbsp; berkurang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Inilah dongeng tentang pengurangan kemiskinan yang selalu dihembuskan oleh pemerintah kita &lt;br /&gt;
Dalam Teori Pembangunan Ekonomi dikenal istilah Trickle down effect dan Trickle up effect&lt;br /&gt;
Teori  trickle down menganggap, jika kebijakan ditujukan untuk  memberi  keuntungan bagi kelompok orang-orang kaya, maka keuntungan itu  akan  menetes kebawah kepada golongan miskin melalui perluasan kesempatan   kerja, distribusi pendapatan melalui upah dan perluasan pasar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada syarat untuk keberhasilan teori ini yaitu :&lt;br /&gt;
Pertama,&amp;nbsp;  lapisan pengusaha dalam masyarakat harus lebih dominan dibandingkan  dengan kekuatan golongan  lain. Pendekatan supply side economics yang  dilakukan melalui  pengurangan pajak (taxes cuts) segera dapat mendorong  kegiatan ekonomi  lapisan atas yang cukup luas itu. Ini akan&amp;nbsp; mendorong  peningkatan  kegiatan produksi atau memperbanyak jumlah barang dalam  masyarakat dan  memperluas kesempatan kerja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua,  bersamaan dengan kebijakan berdasarkan teori trickle down itu   diterapkan pula kebijakan moneter dan kebijakan anggaran ketat yang   dapat mengurangi jumlah uang&amp;nbsp; beredar,sehingga mampu menekan  tingkat  inflasi. &lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
Sedangkan Teori trickle up mengemukakan,  bahwa  pembangunan yang ditujukan untuk kepentingan golongan miskin,  pada  akhirnya akan mengalirkan manfaat itu kepada golongan kaya di  lapisan  atas. Alasannya, tambahan kekuatan ekonomi ( tambahan  pendapatan ) orang-orang miskin&amp;nbsp; secara umum akan dipakai untuk menambah  konsumsi ( misalnya yang semula makan gaplek akan makan beras, yang  semula hanya lauk kecap akan menambah lauknya dengan tempe , tahu dan  mungkin daging dst.)&lt;br /&gt;
Teori ini disebut dengan&amp;nbsp; Marginal Propensity  to Consume (kecenderungan menambah pengeluaran untuk konsumsi dari   tambahan pendapatan yang diterima) ,&amp;nbsp; maka tambahan penerimaan   orang-orang miskin itu akan meluaskan pasaran bagi barang-barang yang   dihasilkan oleh orang-orang kaya ( justru menambah pendapatan orang kaya  yang umumnya adalah produsen / pengusaha.)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan  demikian dapat  dibayangkan, kalau pembangunan yang dilakukan untuk  kepentingan golongan  miskin saja dapat mengalirkan manfaatnya&amp;nbsp; kepada  golongan kaya (trickle  up), apalagi kalau kebijakan itu tidak ditujukan  untuk kepentingan  golongan kaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Khusus untuk Indonesia terjadi anomali dari dampak pembangunan ekonomi itu yaitu apa yang disebut dengan : &lt;b&gt;&lt;i&gt;Pertumbuhan ekonomi dengan menambah jumlah golongan orang miskin &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, artinya memang terjadi pertumbahan ekonomi secara agregat, tapi jumlah orang miskin justru bertambah.&lt;br /&gt;
Realita  menunjukkan bahwa dengan ukuran pendapatan per orang per  hari US$ 2  atau Rp 18.000..- ( yaitu yang miskin dan hampir miskin )  justru  meningkat, dimana tahun 2006 adalah 108,8 juta meningkat menjadi  121,7  juta dalam tahun 2010. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertama,  Kesalahan  yang utama ini adalah bahwa kita hanya melihat pertumbuhan  ekonomi ini  dari segi kwantitas, tanpa memperhatikan segi kwalitasnya.  Sebagai  contoh misalnya penjualan mobil tumbuh 54%, apa artinya ini?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ini berarti bahwa ada pertumbuhan ekonomi dengan indikator bertambahnya penjualan mobil...&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Persoalannya sekarang adalah siapa yang menikmati pertumbuhan ini atau berapa yang menikmati ?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dulu   sewaktu SMA saya diajarkan bahwa Ilmu Ekonomi adalah setiap usaha   manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka mencapai kemakmuran.   Berdasarkan definisi jelas bahwa masalah ekonomi adalah masalah mata   pencaharian ( Livelihood ).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan demikian mengartikan ekonomi sebagai semata mata mekanisme pasar adalah tersesat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Sekali   ekonomi diartikan sebagai mekanisme pasar, dengan prinsip pasar adalah  :  Pembayar tertinggi ( dengan berbagai tingkatan gradasinya ) adalah   pemenang, maka ekonomi sudah tidak berurusan lagi dengan masalah mata   pencaharian ( Livelihood ), tetapi berurusan dengan masalah akumulasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kedua, Dampaknya adalah terjadi pemisahan yaitu antara Ekonomi akumulasi dengan Ekonomi Survival.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi   Akumulasi berkaitan dengan pelipat gandaan keuntungan,tanpa berkaitan   dengan urusan mata pencaharian ( Livelihood). Intinya adalah bagaimana   membuat Rp 5juta menjadi Rp 50 juta, dan bagai mana membuat Rp 50 juta   menjadi Rp 500 juta dan seterusnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sedangkan Ekonomi Survival berkaitan dengan soal bertahan hidup dijurang kemiskinan, tanpa ada kaitan dengan akumulasi modal.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Ekonomi   Akumulasi berurusan dengan akumulasi investasi, sedang Ekonomi  Survival  berurusan dengan bagaimana bertahan hidup dengan makan gaplek,  nasi  aking, sayur gedebog pisang , mengemis dll.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi  bila Ekonomi  diartikan sebagai mekanisme pasar, maka ekonomi juga  tidak ada kaitannya  dengan mata pencaharian orang miskin atau orang  yang hampir miskin.  &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dengan demikian Ekonomi Akumulasi memang tidak bertujuan untuk pertama  tama memenuhi mata pencaharian orang miskin.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Kita  sering mendengar berita bahwa atas nama stabilitas harga, maka banyak  sekali bahan makanan yang dibakar atau dibuang kelaut , sedangkan  dibelahan lain jutaan orang menderita kelaparan yang akut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi,  orang miskin atau  hampir miskin tidak peduli dengan kenaikan penjualan  mobil, tidak peduli  dengan kenaikan indek harga saham gabungan, tidak  peduli dengan  apresiasi mata uang rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sedangkan Ekonomi akumulasi justru berhubungan erat dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt;pertumbuhan ekonomi yang menambah jumlah orang miskin.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Beberapa contoh pertumbuhan ekonomi tersebut antara lain.&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tahun  2010 pendapatan per kapita naik, tetapi diiringi dengan  kenaikan  Koefisien Gini. Koefisien gini adalah salah satu ukuran  kesenjangan  pendapatan golongan golongan dalam masyarakat. semakin  tinggi Kuefisien  Gini berarti kesenjangan antara minoritas si kaya  dengan mayoritas si  miskin semakin lebar. Ini artinya, pertumbuhan ekonomi itu hanya  dinikmati oleh golongan minoritas si kaya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di Indonesia hanya ada 0,01 % unit usaha besar, tetapi menyumbang 41,83 % PDB dan menyumbang 82,98 % Total ekspor.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sektor usaha menengah hanya 0,08 % unit usaha, sedang sektor usaha   kecil mencapai 99,11 % unit usaha. Padahal perekonomian yang kuat   seharusnya ditopang oleh sektor unit usaha menengah yang besar. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Kalau dilihat dari sisi sektoral maka telekomunikasi,  jasa,perdagangan dn keuangan tumbuh pesat ( sektor ini kecil sekali  hubungannya dengan sektor riil ) , sedang sektor manufaktur,pertambangan  dan pertanian justru merosot. Padahal sektor ini erat sekali hungannya  dengan jumlah tenaga kerja.&lt;br /&gt;
&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah  kalau dikatakan bahwa jumlah orang miskin pada tahun 2010 itu  turun,  hal disebabkan oleh ukuran kemiskinan yang semakin diperlunak.  Ukuran  yang diperlunak ini mengatakan bahwa yang masuk golongan orang  miskin  adalah mereka yang mendapatkan penghasilan per orang Rp 7.000.-  per  hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kemudian  kalau dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi  Indonesia ini mengurangi  jumlah penganggur adalah tidak tepat, karena  ukuran pengangguran yang  dipakai adalah mereka yang bekerja kurang dari  satu jam per minggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;lead&gt;&lt;/lead&gt;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Terus bagaimana solusinya untuk Indonesia ?&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;li&gt;Mengembalikan  pengertian dasar ( world view ) pengertian ekonomi seperti semula yaitu  bahwa ekonomi&amp;nbsp; adalah masalah Mata pencaharian ( Livelihood ) , bukan  mekanisme pasar semata mata. Jadi intinya adalah meningkatkan daya tahan  dan kemampuan&amp;nbsp; Ekonomi Survival yang meliputi sebagian besar rakyat  Indonesia.&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;Cara pandang (world view) tidak hanya  apa yang ada di  dalam kepala. Namun, refleksi dari spirit dan keyakinan  dalam diri  manusia. Hal itu berasal dari ilmu (knowledge) yang  dipelajari sehingga  membentuk sistem tatanan worldview. Bila ilmu itu  salah maka  perbuatannya akan salah.&amp;nbsp; Cara pandang amat menentukan  peradapan dan warna kehidupan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Peningkatan kemampuan ekonomi survival ini dapat dilakukan dengan  Jaminan jaminan sosial,jaminan kesehatan masyarakat, jaminan untuk  memperoleh perumahan,pendidikan yang murah dan terjangkau. Pemberian  subsidi untuk kebutuhan primer masyarakat terutama sandang dan pangan.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Memberikan ruang gerak yang seluas luasnya kepada sektor informal seperti warung tegal, pasar tradisional dan sejenisnya. &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;&amp;nbsp;Benar benar berusaha secara jujur dan konsisten untuk&amp;nbsp;  menghilangkan kebocoran anggaran dan korupsi, sebab jumlah jumlah  kebocoran anggaran dan korupsi di Indonesia sudah lebih dari cukup untuk  memberikan subsidi dan jaminan sosial bagi seluruh orang miskin dan  hampir miskin di Indonesia ini.&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Saya  kira perlu dipikirkan secara mendalam bahwa kita&amp;nbsp; kita harus segera  keluar dari sistim ekonomi Neo liberal ini dan kembali ke sistim ekonomi  seperti yang diamanatkan dalam pasal 33 UUD 45.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Sumber bacaan :&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2011/03/08/143959/1586963/103/trickle-down-and-trickle-up-theory-dalam-konteks-pdt-di-ri"&gt;1.http://www.detiknews.com/read/2011/03/08/143959/1586963/103/trickle-down-and-trickle-up-theory-dalam-konteks-pdt-di-ri&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
2&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;.Kompas, Selasa 1 Maret 2011, Herry Priyono , Menggugat Arti Ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;3.Kompas, Kamis 3 Maret 2011, A Prasetyantoko, Paradoks Perekonomian Kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;4.Sumber sumber lain yang relevan yang tidak bisa kami sebutkan disini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-416594265926777406?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/416594265926777406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-orang-kayaberbahagialan-anda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/416594265926777406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/416594265926777406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/anda-orang-kayaberbahagialan-anda.html' title='Anda Orang Kaya..?...Berbahagialan Anda..'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-1658142862202594401</id><published>2011-03-06T13:26:00.033+08:00</published><updated>2011-08-20T19:43:59.931+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Malin Kundang'/><title type='text'>Kisah Si Malin Kundang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://xa.yimg.com/kq/groups/6278007/homepage/name/homepage.jpg?type=sn" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="155" src="http://xa.yimg.com/kq/groups/6278007/homepage/name/homepage.jpg?type=sn" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Alkisah.... disuatu pelosok desa yang subur dan permai, hiduplah seorang janda . Walaupun tidak miskin tapi kehidupan-nya juga tidak kaya. Namun kebutuhan pokok sehari hari sudah dapat dipenuhi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Masyarakat didesa itu masih bersifat Paguyuban, dimana gotong royong dan rasa toleransi antar tetangga amatlah tinggi. Didesa itu tidak ada warga yang kelaparan, karena kultur saling tolong menolong diantara mereka, dimana yang mampu berusaha meringankan beban yang kurang mampu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dikisahkan bahwa janda tua tersebut adalah orang yang sakti karena kalau dalam istilah bahasa jawa dia itu &lt;i&gt;gentur tapane, gede prihatine &lt;/i&gt;( kuat bertapa brata dan berprihatin ). &lt;i&gt;Wis putus sakehing ngelmu agal lan alus&lt;/i&gt; ( telah tamat /katam segala macam ilmu lahir dan batin ). &lt;i&gt;Tinatah mendat jinoro mente&lt;/i&gt;r ( kebal segala macam senjata tajam dan santet ). &lt;i&gt;Punjul ing apapak, mrojol ing akerep, kenacek ing sesami sami.&lt;/i&gt; ( Standing out )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hidupnya hanya dibaktikan untuk Tuhan YME, melalui&amp;nbsp; tindakan aktip yang bermanfaat terhadap sesama dan lingkungan-nya.Tutur sapanya lemah lembut dan selalu berusaha untuk tidak menyakiti hati orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itulah Tuhan YME menganugerahkan&amp;nbsp; kesaktian yaitu : &lt;i&gt;apa yang diucapkan akan dikabulkan oleh Tuhan YME.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Janda tua tersebut bernama Bijak Bestari. Ia mempunyai anak tunggal yang sudah dewasa ,bernama Malin Kundang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ia seorang anak yang tampan, berhidung mancung dan berkulit kuning&amp;nbsp; bersih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tubuhnya tegap tinggi semampai. Pokoknya ia merupakan tipe laki laki&amp;nbsp; idaman perempuan..&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Malin Kundang sangat berbakti kepada orang tuanya, berbudi pekerti luhur, lemah lembut tutur bahasanya. Iapun telah mewarisi sebagian besar ilmu dari ibunya, baik ilmu lahiriyah maupun ilmu batiniah.. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Malin Kundang bersahabat karib dengan dua orang pemuda sebaya yang masih kerabat dekatnya. Namanya adalah Arif sedang yang lain bernama Wicaksono.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Arif dan Wicaksono adalah pemuda berhati lapang dan berpandangan amat&amp;nbsp; luas.&lt;br /&gt;
Ketiga sahabat itu telah lulus S1.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Meskipun sebagai pemuda desa, Malin Kundang ber cita cita amat tinggi. Ia ingin merubah nasibnya dengan mencoba peruntungan di Jakarta, dan ketika dia menceritakan itu kepada ibunya, ibunya cuma berkata.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Cita citamu untuk merubah nasib itu sangat mulia, cuma yang menjadi persoalan adalah gangguan di kota besar itu amat banyak baik yang kasar maupun yang halus.&lt;br /&gt;
Ibu tidak mengkhawatirkan gangguan yang bersifat fisik, karena kemampuan ilmu bela dirimu sudah lebih dari cukup untuk membela diri.. Demikian pula masalah gangguan santet atau tenung, ibu juga tidak khawatir karena kamu telah mempunyai bekal yang cukup untuk menanggulanginya. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya bu, lalu persoalan-nya apa ? "&amp;nbsp; tanya Malin Kundang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ada tiga macam godaan yang amat halus, tapi amat kuat walaupun tidak terasakan yang dapat meresap dalam jiwa seseorang tanpa merasa, yang membuat jiwa orang tersebut berubah, menjadi serakah, sadis dan memusuhi ajaran Tuhan YME.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Adapun godaan itu adalah Harta, Tahta dan Wanita /Sex " jawab ibunya lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Godaan itu datang amat halus, tetapi secara terus menerus tanpa mengenal lelah, bagaikan titik titik air pada sebuah batu yang keras, yang lama kelamaan akan menimbulkan lubang pada batu tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Telah banyak aktivis maupun para pendekar yang semula berniat mulia dengan melawan dan menumbangkan penguasa yang korupatau lalim , tapi setelah berhasil dan duduk dipemerintahan perilakunya berubah 180 %, bahkan lebih buruk dari pada perilaku pemerintah sebelunmya yang ditumbangkan-nya. "&amp;nbsp; kata ibunya lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nasehat ibu akan saya perhatikan sungguh sungguh, sekarang saya mohon doa restu untuk berangkat bersama sama dengan Arif dan Wicaksono. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Singkat ceritera Malin Kundang beserta dua sahabatnya telah sukses bekerja disebuah perusahaan besar. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang impor dan ekspor.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena ketekunan dan kecakapannya karir Malin Kundang meningkat cepat, dan kini ia telah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama dalam usia yang masih sangat muda.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Direktur Utama tempat Malin Kundang bekerja adalah seorang duda yang amat kaya raya. Dia hanya mempunyai satu putri&amp;nbsp; yang amat cantik, bernama Sekar Arumdalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Malin Kundang kini telah hidup cukup mewah. Rumah, perabotan yang modern dan mobil luks telah dimilikinya. Amat jauh berbeda dengan keadaan sewaktu masih didesa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Aneh,... lama kelaman Malin Kundang merasa malu pulang kedesa, bahkan merasa malu untuk mengakui kalau masih punya seorang ibu miskin yang tinggal didesa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Karena itu kepada rekan rekan kerjanya termasuk kepada atasan-nya Malin Kundang mengatakan bahwa dirinya telah yatim piatu.&lt;br /&gt;
Dikatakan bahwa kedua orang tuanya telah meninggal dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam perjalanan waktu, Malin Kundang diambil menantu oleh orang tua Sekar Arumdalu, dan mereka hidup amat berbahagia bergelimang harta benda dan kemewahan duniawi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dan titik titk air memang mampu melubangi batu yang paling keras sekalipun.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
Harta , kedudukan dan seks semakin lama telah membuat hati Malin Kundang menjadi lupa diri. Ia telah melupakan kepada ibunya didesa. Ia malu mempunyai seorang ibu miskin yang hidup di pelosok desa. Kepada istri dan keluarganya selalu dikatakan bahwa kedua orang tuanya telah meninggal dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Lima tahun setelah kepergiannya dari desa, menjelang Hari Raya Idul Fitri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kedua sahabatnya, yaitu&amp;nbsp; Arif dan Wicaksono mengajak Malin Kundang untuk menengok ibunya didesa, karena mendengar kabar bahwa ibunya dalam keadaan kurang sehat dalam&amp;nbsp; usia tua.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun Malin Kundang menolak dengan tegas dan keras ajakan tersebut, bahkan dia mengatakan terus terang bahwa ia merasa amat malu mempunyai ibu yang miskin dan kepada istri dan keluarganya telah dikatakan bahwa&amp;nbsp; kedua orang tuanya telah meninggal dunia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bukan main kagetnya kedua sahabat itu, ternyata Malin Kundang telah tersesat sejauh itu, namun usaha untuk menyadarkan Malin Kundang ternyata sia sia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan hati tidak karuan dan bingung kedua sahabat itu memutuskan untuk menengok kedesa tanpa disertai&amp;nbsp; Malin&amp;nbsp; Kundang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ditengah perjalanan mereka kebingungan , mengenai apa yang harus disampaikan kepada ibu Malin Kundang .&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun akhirnya kedua sahabat itu telah mempunyai ketetapan yang bulat, dan mereka juga percaya atas kesabaran dan kebesaran hati ibu Malin Kundang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ketika kedua sahabat itu dalam perjalanan pulang, malamnya ibu Malin Kundang bermimpi dalam tidurnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dilihatnya Malin Kundang berenang renang disebuah sungai dengan riang gembira, yang tanpa disadari semakin lama semakin mendekati pusaran air yang amat deras dan dalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Walaupun ibunya telah berteriak teriak dari pinggir sungai, tetapi Malin Kundang tidak memperhatikan, bahkan semakin lama semakin mendekati pusaran air yang berbahaya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tanpa berpikir panjang Ibu Malin Kundang terjun kesungai, berenang dan berusaha menarik Malin Kundang supaya tidak terseret arus. Pada saat Malin Kundang sudah ada dibibir pusaran air, ibunya berhasil menyeretnya, dan Malin Kundang pun selamat hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi akibatnya ibu Malin Kundang sendiri terseret dalam pusaran arus yang deras dan dalam itu, dan tubuhya hilang ditelan pusaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ketika terbangun dari tidurnya, ibu Malin Kundang duduk termenung.&lt;br /&gt;
Sebagai &lt;i&gt;seorang Jalmo limpat sinipat seprapat tamat&lt;/i&gt; ( walaupun baru diajar seperempat bagian tapi telah memahami gambaran seutuhnya ), ia adalah seorang yang&lt;i&gt; Weruh sak durunge winarah&lt;/i&gt; ( sudah bisa memahami apa yang akan terjadi )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan keesokan harinya sekitar jam 10.00 pagi Arif dan Wicaksono datang mengunjungi beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Alangkah gembiranya hati ibu Bijak Bestari......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dan singkat ceritera....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ibu .........Malin Kundang sekarang hidupnya telah mapan, cita citanya untuk mengubah nasib telah dikabulkan&amp;nbsp; oleh Yang Maha Agung.... hidupnya sekarang penuh kemewahan, bergelimang harta benda , didampingi oleh seorang istri cantik yang amat berbakti dalam kenikmatan surga duniawi " kata Arif dan Wicaksono.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Perkataan kedua sahabat itu semakin menyadarkan arti mimpi ibu Bijak Bestari semalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Hidup dalam kemewahan, bergelimang harta benda...... ? " guman&amp;nbsp; ibu Bijak Bestari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Benar bu..... " jawab kedua sahabat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Dan Malin Kundang mohon maaf belum bisa menengok ibu karena kesibukan tugasnya... "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Oh tidak apa apa..... tidak apa apa....bahkan nanti kalau kamu pulang kembali ke Jakarta.... katakan kepada Malin Kundang.... bahwa ibu merasa amat berbahagia karena hidupnya telah mapan.... dan katakan pula ... tidak usah risau tentang keadaan ibu.... dan soal menengok kedesa... nanti kalau ada waktu saja. Saya juga minta kamu tidak usah memaksa Malin Kundang untuk menengok ibunya ini.... paham ya... " jawab ibu Bijak Bestari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jawaban ibu Malin Kundang itu semakin menguatkan keberanian Arif dan Wicaksono untuk mengeluarkan pendapatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ibu Bijak Bestari.... benarkah seorang ibu itu bersedia mengorbankan nyawanya untuk kebahagian anaknya..... " tanya Arif kemudian.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" O.... alah Rif... Arif..... seorang ibu sejak mengandung, sampai melahirkan dan membesarkan anaknya itu selalu akan bersedia untuk mengorbankan nyawanya... kamu itu kok aneh aneh saja.... memangnya ada apa...? " jawab ibu Bijak Bestari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kamu Arif dan Wicaksono... dengar ya.... apa kata ibu sewaktu kamu akan berangkat ke Jakarta untuk mengubah nasib...? Saya katakan bahwa godaan harta, tahta,wanita/seks itu merupakan godaan yang amat halus tapi liat dan amat kuat.&lt;br /&gt;
Terus terang Rif... apakah tetes tetes air itu sekarang telah mampu melubangi sebuah batu yang amat keras itu...? " tanya ibu Bijak Bestari lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan muka yang sedih kedua sahabat itu mengangguk.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kamu berdua dengarkan ya.... tugas orang tua, terlebih lebih seorang ibu&amp;nbsp; adalah mempersiapkan masa depan yang lebih baik.... masa depan itu adalah generasi selanjutnya'&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;sedang masa depan orang tua itu sudah tidak ada....&amp;nbsp; hanya kematian yang akan menjemput&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Alangkah salahnya orang tua yang masih serakah berebut masa depan dengan yang generasi muda. Biarlah generasi muda yang membangun dan menikmati masa depan itu.&amp;nbsp; Alangkah tidak bijaksnanya orang orang tua yang masih berebut masa depan dengan generasi mudanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya sudah merasa senang dan bahagia bahwa kamu bertiga telah lebih baik dari pada sebelumnya ... dan soal kamu selanjutnya adalah tanggung jawabmu&amp;nbsp; sendiri dihadapan&amp;nbsp; Yang Maha Agung. Saya tidak bisa mencampuri urusan takdirmu masing masing bertiga "&lt;br /&gt;
ibu Bijak Bestari melanjutkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Sekali lagi katakan kepada Malin Kundang bahwa ia tidak harus menengok ibu dan desanya ini kalau memang tugas tugasnya tidak bisa ditinggalkan. Katakan pula bahwa ibu merasa amat bangga dan berbahagia terhadapnya......dan sudah kewajiban orang tua berkorban apapun untuk kebahagian anak anaknya.... "&lt;br /&gt;
"Ibu sudah memahami benar benar, bahwa masa depan itu adalah milik anak muda seperti kamu. Jadi amat salah bila generasi tua seperti saya itu masih ingin berebut dengan anak muda. Itu adalah generasi tua yang serakah dan tak tahu diri " &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan..... kedua sahabat itu tertunduk sedih dan lesu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dua hari kemudian Arif dan Wicaksono telah kembali ke Jakarta serta bertemu dengan Malin Kundang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Bagaimana kabar ibu...? " tanya Malin Kundang dengan nada datar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Ibumu baik baik saja... dan ia berpesan bahwa ia merasa amat bahagia dan bangga terhadapmu.... sedang pesan yang lain... kamu tak perlu memikirkan untuk menengok ibu dan desamu kalau memang tugasmu tak dapat ditinggalkan " jawab Arif.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Terasa ada tusukan sembilu dihati Malin Kundang, namun sekali lagi ... titik titik air itu telah melubangi batu yang paling keras sekalipun... dan batu itu adalah hati nurani si Malin Kundang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan.... seperti juga Malin Kundang , nampaknya titik titik air yang berupa harta, tahta dan seks.... telah melubangi hati nurani elite elite negeri Indonesia tercinta ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun&amp;nbsp; nun jauh disana burung burung gagak hitam terbang melingkar lingkat siap menyambut untuk berpesta pora bersama sama dengan nyawa elite elite negeri ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sumber gambar :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/bijaksana/"&gt;http://groups.yahoo.com/group/bijaksana/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-1658142862202594401?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/1658142862202594401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/kisah-si-malin-kundang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1658142862202594401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1658142862202594401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/03/kisah-si-malin-kundang.html' title='Kisah Si Malin Kundang'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-171739456088208930</id><published>2011-02-23T23:03:00.282+08:00</published><updated>2011-06-25T17:32:16.685+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Merpati Putih'/><title type='text'>Merpati Merpati Putih Itu.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1300360910777297499.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1300360910777297499.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Disuatu sore yang cerah bulan April tahun 1954, baru saja saya selesai mandi sore dan berdandan , kulihat tangan nenek melambai memanggilku untuk duduk disisinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nenek sedang duduk di sebuah lincak dihalaman depan rumah . Lincak adalah tempat duduk panjang yang diberi sandaran untuk punggung dibuat dari bahan baku seluruhnya dari bambu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nenek saya ini dari garis ibu. Sudah hampir empat tahun nenek ikut ibu yang merupakan putri bungsu tersayang sejak kakek menikah lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada jaman itu ( feodalisme masih amat kuat ) sudah umum seorang laki laki yang agak mapan menikah dengan lebih dari satu perempuan, dan biasanya istri tua juga tenang tenang saja menerima nasibnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi nenek ini adalah seorang yang keras hati, ia tidak mau dimadu, walaupun tidak secara terang terangan menolak atau marah.ataupun protes.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nenek memutuskan untuk meninggalkan kakek dan pergi ke Yogyakarta mengikuti putrinya yaitu ibu saya. sejak tahun 1950 sewaktu saya masih kelas satu Sekolah Rakyat ( sekarang SD ). Jadi sudah hampir empat tahun nenek ini ikut ibu di Yogykarta, dan saya adalah cucu laki laki diantara tiga cucu yang paling dekat dengan nenek.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Bambang... lihatlah merpati merpati yang berterbangan disekitar kita ini... indah bukan...? " kata nenek tiba tiba&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ah nenek ini bercanda ya .... mana ada merpati disekitar sini ? " jawab saya dengan heran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ah kamu Mbang.... begitu banyaknya merpati disini kamu tidak melihat..? Lihatlah semua merpati itu berbulu putih cemerlang.... hanya warna&amp;nbsp; matanya saja yang berbeda. Ada yang bermata merah cemerlang ada yang bermata biru terang ada pula yang bermata hijau berkilauan.... dan lihat itu ada yang matanya kuning ber kilau kilauan.... indah bukan...? " kata nenek meneruskan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya hanya terdiam dengan penuh keheranan atas sikap nenek ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Oh iya Mbang.... saya jadi lupa.... kamu memang belum waktunya melihat merpati merpati ini. Mudah mudahan Yang Maha Agung memberi kesempatan padamu untuk melihatnya, sehingga kamu dapat bersiap siap untuk menyambutnya. " lanjut nenek.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tiba tiba saya menjadi&amp;nbsp; tertarik sehingga saya langsung bertanya :&lt;br /&gt;
" Nek... untuk apa mereka itu datang berterbangan dan hinggap disekeliling nenek ? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini Mbang... merpati merpati itu menanti kedatangan ratunya... yaitu seekor burung merpati besar yang amat cantik dan anggun dengan warna putih bercahaya yang berkilauan. kilauan&amp;nbsp; " jawab nenek pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Dan kalau kamu bisa melihat dan memperhatikan ... jarak merpati dengan nenek selalu tetap walaupun nenek berjalan atau burung merpati itu berterbangan, jadi belum ada yang&amp;nbsp; hinggap di tubuh nenek walaupun nenek ingin sekali segera memegang dan menimangnya. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nek...lalu apa yang akan terjadi kalau nenek berhasil memegang dan menimang merpati merpati itu...? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini Mbang... dengan berlalunya waktu... maka jarak antara merpati merpati itu dengan nenek akan semakin dekat... sampai akhirnya merpati merpati itu akan hinggap di tubuh nenek " &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Iya nek tapi berapa lama merpati itu akan hinggap ditubuh nenek dan kemudian apa yang akan terjadi ? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang kita tidak akan bisa mengetahui kapan atau berapa lama lagi... sebab itu adalah rahasia dari Yang Maha Agung... yang jelas dengan berlalunya waktu, merpati merpati akan semakin dekat dengan nenek, dan pada saat merpati merpati itu hinggap ditubuh nenek, maka ratu merpati yang indah , cantik dan anggun itu akan datang untuk menjemput nenek "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Terus nenek akan dibawa kemana? " tanyaku pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nenek akan diajak terbang oleh ratu merpati itu dengan diringi oleh semua merpati merpati yang ada,&amp;nbsp; kesuatu negeri yang amat indah dan penuh kedamaian " jawab nenek.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Mbang... kamu adalah mungkin satu satunnya cucu nenek yang diberi kesempatan untuk bisa melihat merpati merpati putih itu kelak." sambung nenek pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Setelah peristiwa itu hampir setiap minggu setiap ada kesempatan saya pasti diajak ngobrol nenek tentang merpati merpati itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan ketika saya perhatikan ternyata ada perubahan pada diri nenek saya ini.... dari hari kehari bulan kebulan dan setelah lewat dua tahun wajah nenek kelihatan semakin cantik, berseri seri dan kadang kala bercahaya cahaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ketika mendekati tahun ketiga sewaktu saya baru saja duduk di kelas satu SMP, pada suatu sore yang cerah, nenek kembali memanggil saya .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Mbang...lihatlah...beberapa merpati telah hinggap bermain main dilengan nenek, ini artinya kedatangan ratu merpati yang akan menjemput nenek sudah semakin dekat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mbang dalam kesempatan ini nenek akan berpesan kepadamu tentang salah satu ajaran leluhur kita yaitu : TUMUNGKULO YEN DIPUN DUKANI (jawa: Tetaplah menunduk-kan kepala kalau sedang dimarahi ), artinya kamu benar atau salah kalau kamu sedang dimarahi oleh orang yang lebih tua entah itu orang tuamu atau kakakmu, kamu jangan sekali kali memperlihatkan sikap membantah, dan hormatilah orang yang umurnya lebih tua dari padamu.&lt;br /&gt;
Sebagai contoh adalah keluarga Pandawa dalam jagad pewayangan, disitu orang yang lebih muda selalu menghormat kepada orang yang lebih tua.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kemudian yang lain, apapun yang dilakukan oleh orangtuamu , walaupun perbuatan orang tuamu itu kamu anggap salah, sekali kali kamu tidak boleh ikut campur&amp;nbsp; kalau orang tuamu itu tidak memintanya.... jelas Mbang...? "&lt;br /&gt;
" Ya nek... nasehat nenek akan saya perhatikan. " jawab saya sambil menundukkan kepala. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pertengahan tahun sejak saya kelas satu SMP nenek sakit keras dan hanya tergolek ditempat tidur. Nenek tidak mau dibawa mondok kerumah sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada suatu pagi, dalam keadaaan sakit terbaring lemah di tempat tidur tiba tiba nenek memanggil saya :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang.... kamu hari ini tidak usah masuk sekolah ya... nenek ingin kamu menemani. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Baiklah nek.. saya akan menemani nenek "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Begini Mbang, merpati merpati itu sekarang sudah hinggap ditubuh nenek, mereka dengan gembira bernyanyi nyanyi dan menciumi pipi nenek, bahkan banyak yang minta supaya nenek menggendongnya"&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Saya cuma meng-iyakan saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sekitar jam sepuluh pagi bulan januari tahun 1957, nenek yang masih saya tunggui itu tiba tiba membuka matanya .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Mbang .. lihatlah ratu merpati sudah datang dan saya segera akan mengikuti ratu merpati itu kenegeri yang indah dan penuh kedamaian. Kamu dalam hidup ini harus berhati hati ya Mbang, walaupun nenek nantinya ada dinegeri yang lain itu saya akan tetap mohon kepada Yang Maha Agung agar tetap menjaga keselamatan dan jalan hidupmu."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan kulihat muka nenek amat cantik, berseri seri dan bercahaya cahaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Sudah ya Mbang... selamat jalan " &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ya nek..." jawabku dengan sendu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Setelah mengucap demikian itu mata nenek tertutup.... dan ternyata nenek telah berpulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Wajah nenek seperti sedang tersenyum, anggun sekali. &lt;br /&gt;
Kejadian kejadian bersama nenek itu sangat berkesan dihatiku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan setahun setelah kematian nenek dari garis ibu......&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Keluarga kami kedatangan nenek dari garis ayah, dalam keadaan sakit dan ingin berobat di Yogyakarta.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nenek dari garis ayah ini adalah cucu sorang Demang. Demang adalah abdi dalem Kerajaan Yogyakarta, setingkat diatas lurah, dan menguasai beberapa wilayah kalurahan, dan wilayahnya disebut Kademangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Seorang perantau yang menjadi pegawai kademangan berhasil memikat hati nenek dan mereka kemudian menikah sampai mempunyai beberapa anak dan banyak cucu.&lt;br /&gt;
Ayahku adalah anak sulung laki laki. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nenek saya ini mewarisi tanah yang cukup luas milik kakeknya  ( Kakek Buyut&amp;nbsp; Demang ).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan ternyata pengalaman nenek dari garis ibupun terjadi pada nenek dari garis ayah ini. Walaupun sudah banyak cucu, ternyata kakek dari garis ayah ini telah berselingkuh dengan pambantunya sendiri sehingga hamil dan harus dinikahi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Walaupun marah, malu dan merasa amat terhina , nenek tidak pernah protes, tetapi nenek terus pergi ketempat ayah ibu saya di Yogyakarta dengan membawa seluruh pakaian-nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan... ceritera tentang merpati putih itupun berulang kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada suatu pagi hari yang cerah sehabis kontrol ke rumah sakit Panti Rapih, nenek dari garis ayah ini memanggilku supaya duduk menemani.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang... lihatlah merpati merpati putih itu telah ada beberapa yang hinggap dilengan nenek... kamu kan sudah tahu artinya Mbang.... " kata nenek.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ya nek.... " jawab saya &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Seperti juga nenekmu yang dulu itu... sekalipun saya nanti sudah dialam sana, saya tetap akan mohon kepada Yang Maha Agung supaya menjaga keselamatan dan jalan hidupmu "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Terimakasih atas doanya nek "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada tengah malam saya terbangun karena mendengar nenek yang terbaring sakit ditempat tidur itu memanggil panggil namaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang... Bambang... kemarilah.... "&lt;br /&gt;
" Ya nek.... " jawabku sambil lari mendekat. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lihat ratu merpati sudah datang untuk menjemput nenek.... sudah ya Mbang... nenek akan pergi.... " &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ya nek.... " &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Begitu selesai saya menjawab, nenek terus memejamkan matanya untuk tidur.... tetapi untuk tidak bangun selamanya. Nenek sudah berpulang, wajahnya kelihatan tenang dan damai, amat berbeda jauh dikala masih hidup dan sedang sakit. Wajah itu kelihatan tersenyum ramah. Tak terasa air mataku menitik.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun sejak saat itu... didalam jiwa saya timbul suatu tekad yang membara dan membaja. Kelak kalau saya mempunyai seorang istri, akan kutumpahkan sepenuhnya segenap cinta kasih dan jiwa raga saya untuk istri dan keluargaku. Aku akan berjuang dengan segenap jiwa ragaku untuk kebahagiaan istri dan anak anak keturunanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan tekad itu masih membara sampai sekarang .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setahun setelah nenek dari garis ayah itu meninggal, waktu itu saya telah kelas dua SMP,&lt;br /&gt;
Ditengah malam yang amat sunyi dikala ayah piket kerja, kudengar ibu menangis tertahan tahan, nadanya amat memilukan hati.&lt;br /&gt;
Ternyata tanpa sepengetahuan kami sekeluarga, ayah telah menikah dengan gadis desa yang cantik. Berkali kali ibu memperingatkan penderitaan kedua nenek saya yang menderita dan telah meninggal dunia akibat dimadu.&lt;br /&gt;
Tapi ayah tidak pernah merasa bersalah, karena kultur waktu itu memang mendukung, bahkan ayah mengatakan kalau istri tua sampai tidak menerima dan menderita itu salahnya sendiri, karena&amp;nbsp; menentang arus jaman, dan yang penting laki laki tetap bertanggung jawab memberi nafkah untuk istri istrinya.&lt;br /&gt;
Walaupun merasa marah dan tidak bisa menerima keadaan, tapi ibu tidak mau minta cerai, mengingat ketiga anaknya yaitu kakak perempuan, aku dan adikku laki laki masih kecil.&lt;br /&gt;
Ibu bertekad untuk membesarkan anak anak terlebih dulu.&lt;br /&gt;
Namun ketika saya kelas dua SMA tahun 1962, ternyata ayah menikah lagi untuk yang ketiga kalinya.&lt;br /&gt;
Kali ini ibu sudah tidak dapat mempertahankan kemarahan-nya. Pertengkaran demi pertengkaran yang hebat hampir selalu terjadi setiap hari. Seringkali ibu menjadi kalap dengan membanting perabotan rumah seperti piring dan gelas. Rumah betul betul berantakan, suasana rumah amat panas setiap harinya.&lt;br /&gt;
Kami ketiga anak anak selalu ingat nasehat nenek untuk selalu tidak ikut campur terhadap urusan orang tua, tapi kalau sedang terjadi pertengkaran yang hebat, walaupun dari tempat yang tersembunyi kami selalu memperhatikan, menjaga keselamatan ibu kalau kalau ayah berbuat kalap menyiksa ibu.&lt;br /&gt;
Ayah dan ibu masing masing tidak pernah mengalami ketentraman, lama kelamaan jiwa yang tertekan akibat stress itu ternyata memicu datangnya penyakit. Ayah akhirnya menderita gejala bermacam macam penyakit seperti gula, ginjal, darah tinggi, dan penyakit kuning.&lt;br /&gt;
Ayah sudah berkali kali mondok di rumah sakit Bethesda.&lt;br /&gt;
Tahun 1968 kakak dan saya sudah bekerja. Saya sebagai PNS,&amp;nbsp; kakak di perusahaan asing milik orang Korea Selatan, sedangkan adik bungsu telah lulus Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada.&lt;br /&gt;
Hati ibu sudah mulai tenang dan walaupun amat jarang, tapi sudah terjadi komunikasi antara ayah dan ibu.&lt;br /&gt;
Tahun 1970 ketika telah mempunyai beberapa cucu, ternyata ayah menikah lagi untuk yang kempat kalinya, kali ini istrinya adalah seorang mahasiswi yang ditolong pada saat terjadi kecelakaan lalulintas.&lt;br /&gt;
Tetapi aneh, ibu tidak bereaksi apa apa, namun sejak saat itu ibu memutuskan sama sekali komunikasi&amp;nbsp; dengan ayah.&lt;br /&gt;
Ibu sekarang lebih banyak menghibur diri dengan terjun di perkumpulan Kerawitan ( Kesenian gamelan jawa ) di kampung. Ibu bisa berbuat demikian karena semua putra ibu sudah bekerja dan berumah tangga sendiri.&lt;br /&gt;
Akhirnya beberpa tahun setelah bapak pensiun, semua gejala penyakit tua telah muncul dengan parahnya, mulai dari Penyakit Gula, Darah tinggi, Ginjal dan akhirnya yang paling parah adalah sakit liver.&lt;br /&gt;
Ayah sekarang tergolek di paviliun Rumah sakit Bethesda. Hatinya sangat menderita. Istri kedua,ketiga dan keempat ternyata tidak dapat hidup rukun, mereka seringkali bertengkar sewaktu menunggu ayah di rumah sakit. Ibu sendiri sudah tidak mau ambil peduli tentang keadaan ayah. Beliau tidak mau menengok keadaan&amp;nbsp; ayah, walaupun ayah minta tolong kepada kami supaya ibu menengoknya.&lt;br /&gt;
Melihat keadaan seperti itu kami anak anak dari istri pertama segera berinisiatip untuk mengumpulkan semua anak anak dari ibu tiri.&lt;br /&gt;
Dalam pertemuan itu, kami semua anak anak telah bertekad, bahwa semua anak anak memutuskan tidak akan berpoligami apapun yang terjadi , dan apa yang terjadi pada ayah ibu kami biarlah semua menjadi urusan orang tua.&lt;br /&gt;
Disuatu hari minggu pagi yang cerah, tanpa disangka sangka saya ditelepon ibu supaya menemani untuk menengok ayah dirumah sakit. Saya benar benar merasa heran, apa yang menyebabkan ibu bersedia menengok ayah dirumah sakit itu.&lt;br /&gt;
Ternyata pada malam harinya ibu merasa didatangi oleh kedua nenek saya yang telah meninggal dunia. Beliau beliau meminta kepada ibu untuk memaafkan semua kesalahan ayah dan supaya menengok ayah dirumah sakit karena ayah akan segera berpulang. &lt;br /&gt;
Mata ayah sedang terpejam ketika ibu memegang tangan ayah dirumah sakit, tapi tiba tiba ayah membuka matanya, dan ketika melihat ibu memegang tangannya, ayah menangis tersedu sedu seperti anak kecil. Ayah mohon ampun semua kesalahan yang telah diperbuat selama ini.&lt;br /&gt;
Dengan tertawa renyah ibupun memaafkan dan kemudian bapak tertidur.&lt;br /&gt;
Keadaan fisik bapak amat mengharukan. Tubuh yang amat kurus dengan perut yang membuncit karena sakit liver yang parah.&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/u/prf/1297180340109127712.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/u/prf/1297180340109127712.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Namun tiba tiba ibu menuju kejendela, memperhatikan pohon pohon asam raksasa dipinggir jalan dimuka rumah sakit.&lt;br /&gt;
Ternyata disana banyak sekali bertengger burung burung gagak berbulu hitam legam yang mulus bersinar sinar.&lt;br /&gt;
Ketika seekor diantaranya yang paling besar berbunyi : gaaakkk....... gaaaakkk.... maka gagak gagak yang lain juga ikut berbunyi. Kulihat mata ibu berlinangan air matanya.&lt;br /&gt;
Beberapa saat kemudian diminggu pagi yang cerah itu semua burung gagak itu secara bersama sama terbang meninggalkan pohon pohon asam dimuka rumah sakit tersebut, sambil bernyanyi riuh : gaaakkkk........&amp;nbsp; gaaak........ gaaakkkkk.....&lt;br /&gt;
Dan ketika ibu kembali menengok tempat tidur ayah.... ternyata ayah telah meninggal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa puluh tahun kemudian.&lt;br /&gt;
Sebagian besar anak anak bapak dari empat ibu hampir semuanya telah bekerja dan berumah tangga sendiri.&lt;br /&gt;
Ada yang menarik dari keluarga besar kami ini.... ternyata agama yang kami anut itu bermacam macam. Pengalaman berpoligami leluhurku menghantui kami semua. Dampak poligami telah menjadi momok yang menakutkan.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Mungkin karena alasan itu, maka semua putri bapak dari empat ibu ini memilih beragama kristen, ada yang memilih Kristen Protestan , ada pula yang memilih Kristen Katolik, bahkan salah seorang memilih menjadi suster.&lt;br /&gt;
Sedangkan anak laki laki yang memilih agama Islam hanya dua orang, yaitu adik pertama dan bungsu. Adik pertama ini dengan istri bahkan telah naik haji. Sisa putra yang lain memilih beragama kristen. Pengalaman ibu menyebabkan ibu memilih agama Katolik.&lt;br /&gt;
Saya sendiri sebagai anak laki laki tertua, sering merenung, mengapa takdir setiap orang bisa berbeda beda.... dimana letak keadilan Yang Maha Agung.?...&lt;br /&gt;
Karena itu saya memilih menekuni agama yang mempercayai adanya Hukum Reinkarnasi. Saya dan istri memilih beragama Hindhu Dharma walaupun keenam anak saya memilih beragama Islam, tapi mereka sangat anti dengan poligami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada setiap Hari Raya Idul Fitri, kami semua sekeluarga berkumpul ditempat adik yang Haji,&lt;br /&gt;
sedang pada Hari Natal kami semua sekeluarga berkumpul ditempat kakak tertua yang beragama Katolik.&lt;br /&gt;
Kami semua merasakan kedamaian dan&amp;nbsp; ketentraman didalam ke-beragam-an agama.&lt;br /&gt;
Walaupun dari luar ibu kelihatan sudah tentram, namun penderitaan batin bertahun tahun ternyata mempengaruhi kesehatan ibu. Bagaimanapun juga ayah adalah laki laki yang paling dicintai. Tak ada pikiran ibu untuk membalas dengan berselingkuh. Namun ternyata laki laki itu pula yang mengoyak koyak hatinya. Akhirnya ibu terkena kangker payudara, serta harus di operasi.... dan beliau meninggal dunia tiga bulan setelah Kemoterapi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Umur saya sekarang telah 67 ( enam puluh tujuh )&amp;nbsp; tahun .&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kegiatan saya yang utama beberapa bulan terakhir ini adalah ber-samadi, mohon ampun atas segala kesalahan dan sekali gus mohon perlindungan dari Yang Maha Agung, semoga Yang Maha Agung mengampuni segala kesalahan saya serta istri dan anak saya sekeluarga  yang disengaja atau yang tidak disengaja ,  yang  disadari atau yang tidak disadari, yang dilakukan pada masa lalu maupun yang akan dilakukan pada masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam keadaan samadi yang penuh keheningan, seringkali saya merasa berada disuatu taman yang sejuk penuh dengan pepohonan dan bunga bunga mekar yang harum dan indah.&lt;br /&gt;
Disana kulihat dua orang nenek saya masing masing naik seekor burung merpati raksasa, bermahkota, bebulu putih ber-kilau kilauan.....&lt;br /&gt;
Alangkah cantik dan anggun kedua nenek-ku itu. &lt;br /&gt;
Namun&amp;nbsp; kulihat pula dalam radius yang agak jauh burung burung merpati berterbangan , bercengkerama, ber-kejar kejaran mengelilingi diriku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mbang.... merpati merpati itu masih jauh darimu. Berdoalah untuk kebaikan&amp;nbsp; negaramu " demikian pesan kedua nenek itu, yang kemudian terbang menghilang dibawa merpati raksasa. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ya nek... " jawab saya, sambil memperhatikan merpati merpati yang berterbangan melingkari saya, dalam radius yang agak jauh.&lt;br /&gt;
Sejak saat itu didalam samadi saya, saya selalu mohon kepada Yang Maha Agung agar supaya negaraku Republik Indonesia ini beserta isinya selalu dalam perlindungan-NYA.&lt;br /&gt;
Dan.... dalam setiap samadi saya, dalam puncak keheningan .....walaupun dalam radius yang cukup jauh, ratusan, bahkan ribuan merpati berterbangan,berkejar kejaran, bermain main dan bernyanyi nyanyi mengitari saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Semua bulu bulu merpati itu berwarna&amp;nbsp; putih berkilauan .......&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun setelah bangun dari samadi, pikiran saya menerawang jauh menembus angkasa dengan berbagai macam pertanyaan.&lt;br /&gt;
Apakah pemimpin pemimpin negeriku ini yang suka berselingkuh bermacam macam, berselingkuh pajak. berselingkuh dengan uang negara, berselingkuh dengan menjual asset negara ke pihak asing, berselingkuh untuk menjadikan penduduk Indonesia bukan sebagai warganegara, tapi hanya sebagai konsumen semata, kalau mereka meninggal nanti akan dijemput oleh Merpati Putih ?&amp;nbsp; Ataukah mereka akan dijemput oleh burung burung gagak pemakan bangkai....?&lt;br /&gt;
Aku sendiri tidak tahu .... dan tidak perlu tahu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sumber gambar :&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1300360910777297499.jpg"&gt;1.http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/03/1300360910777297499.jpg&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://stat.ks.kidsklik.com/statics/u/prf/1297180340109127712.jpg"&gt;2.http://stat.ks.kidsklik.com/statics/u/prf/1297180340109127712.jpg&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-171739456088208930?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/171739456088208930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/02/merpati-merpati-putih-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/171739456088208930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/171739456088208930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2011/02/merpati-merpati-putih-itu.html' title='Merpati Merpati Putih Itu.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-1170875246560927535</id><published>2010-12-20T18:44:00.002+08:00</published><updated>2011-12-10T14:08:43.316+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Istriku  buta huruf'/><title type='text'>Istriku yang buta huruf</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ljNOrGQIJEQ/THOQpKG9dfI/AAAAAAAAARU/FIgWuEqVkO0/s1600/Copy+of+DSC09490.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-ljNOrGQIJEQ/THOQpKG9dfI/AAAAAAAAARU/FIgWuEqVkO0/s400/Copy+of+DSC09490.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;" Bu... bu..... lihat nih... tulisan bapak di Politikana masuk HL....." kataku suatu pagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Apa itu pak yang dimaksud dengan HL...? " jawab istriku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Begini bu... setiap tulisan yang dibaca oleh yang terbanyak oleh pengunjung... maka dimasuk-kan dalam kategori HL... dan dipasang disebelah tengah dari halaman Politikana itu lho bu.." jawabku pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Wah ... selamat ya pak.... nanti kalau dapat kiriman uang dari Politikana.. ibu diberri sebagian untuk membeli sabun cuci ya pak.... soalnya sabun cuci kita sudah hampir habis.... " Jawab istriku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Wah .. ibu itu bagaimana sih... Politikana&amp;nbsp; ini suatu blog gratis... sebagai ajang untuk belajar menulis .. terutama bagi penulis penulis yang baru yang sedang taraf belajar.. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Jadi sebagai tempat untuk menyalurkan bakat menulis ya pak..."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Benar bu... dan bagi pemula tidak perlu malu malu menulis di blog ini... semua pasti akan diterima oleh Admin ..... bahkan tulisan hanya sebaris dua baris pun akan dimuat... "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ah mosok sih pak ada tulisan hanya sebaris dua baris...? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Oooo. banyak bu... itu misalnya tulisan memperkenalkan diri sebagai penulis baru dan mohon bimbingan dari penulis lama...ada pula tulisan yang mengenai protes dan ada pula tulisan yang menjelek jelek-kan tulisan lain dan ada pula yang hanya menulis judul tanpa isi "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Pak lalu apa itu Admin.... ? "&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"O... Admin itu semacam panitia yang menyeleksi setiap tulisan... supaya tulisan tidak keterlaluan sewaktu protes atau menjelek-jelek-kan tulisan atau orang atau agama lain.... yah sekalipun kadang kadang Admin juga sering kecolongan karena begitu banyaknya tulisan.."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan malam itu juga ditempat tidur istriku memberikan servis yang yang membuat saya melayang layang....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Ini ... sebagai bayaran pengganti karena Politikana tidak memberikan bayaran pak...." kata isteriku malam itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tapi dalam hati kecilku lama kelamaan merasa amat berdosa kepada istriku yang lugu dan setia ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mengapa....? Karena tulisan saya di Politikana itu jangankan masuk HL... lha wong yang membaca saja hanya sekitar dua puluh-an. Jadi sebenarnya saya hanya bermaksud bercanda saja... tetapi istriku yang orang lugu dan buta huruf tu ternyata menganggap bahwa yang saya ceriterakan itu beneran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Selain buta huruf ,stri saya ini benar benar lugu dan amat polos... tahunya kewajiban sebagi istri hanyalah serba " M "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Yaitu : tiga M yang utama adalah Masak ( pandai memasak yang menyenangkan keluarga ), Macak ( berhias sehingga suasana rumah menjadi indah ) dan Manak ( artinya mampu memberikan keturunan )&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;sedang sebagai tambahan ada M, M, M yang lain adalah....&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Mengasuh anak, Memandikan anak, Menyuapi anak, Membesarkan anak, Mengantarkan anak kesekolah, Menjemput anak pulang dari sekolah,Membereskan dan Membersihkan keadaan peralatan rumah tangga, Mencuci dan Mensetrika pakaian anak dan suami... dan masih banyak M M M yang lain.&lt;br /&gt;
Walaupun buta huruf, tetapi tidak berarti istri saya ini bodoh. Anak anak sangat menghormati ibunya ini.&lt;br /&gt;
Ditempat arisan RT atau RW, istriku tidak pernah mendapat peran , kecuali hanya sebagai penggembira saja.&lt;br /&gt;
Walaupun demikian sepulang dari arisan ada ada saja yang diceritakan oleh istriku ini sebagai hasil pengamatannya. Tentu saja ceriteranya hanya sepenggal sepenggal yang membuat saya sekeluarga seringkali terbahak bahak.&lt;br /&gt;
Suatu malam sepulang dari arisan RW....&lt;br /&gt;
" Pak... pak... kalau tugas ibu ibu itu hanya banyak M, katanya kalau tugas anggota DPR itu ada beberapa ML "&lt;br /&gt;
" Lhoooo... bu memangnya ibu tahu apa itu ML...? "&lt;br /&gt;
" Tahu saja pak... pertama tugas anggota DPR adalah Making Love atau Selingkuh betul nggak pak...?&lt;br /&gt;
" Wah ibu ini... lalu ML yang lain apa bu&amp;nbsp; ? "&lt;br /&gt;
"ML yang lain itu Money Loundry, yang artinya bapak mesti lebih tahu dari saya..."&lt;br /&gt;
" dan ML yang lain kata ibu ibu itu adalah Membuat laba, ya laba dirinya sendiri, ya laba partainya... betul nggak pak...? "&lt;br /&gt;
Saya tidak menjawab... tapi hanya garuk garuk kepala yang tidak gatal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-1170875246560927535?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/1170875246560927535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/istriku-yang-buta-huruf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1170875246560927535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1170875246560927535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/istriku-yang-buta-huruf.html' title='Istriku yang buta huruf'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ljNOrGQIJEQ/THOQpKG9dfI/AAAAAAAAARU/FIgWuEqVkO0/s72-c/Copy+of+DSC09490.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-8119565390947138254</id><published>2010-12-19T12:11:00.000+08:00</published><updated>2010-12-19T12:11:45.019+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hati hati makanan'/><title type='text'>Hati hati makanan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Awas jangan minum vitamin C setalah makan udang.... mengapa....?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada dasarnya udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5),&amp;nbsp; Vit C, terjadilah reaksi kimia  di dlm perut membuat As3O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yg  sangat beracun, mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak,  usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu meninggal  mengenaskan dgn kelima panca indera keluar darah.&lt;br /&gt;
Peristiwa ini terjadi di Menado, ada seorang wanita  meninggal mendadak dgn lima panca indera keluar darahJadi hati2,  habis banyak makan udang, jangan minum Vit C pd saat bersamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kalau Anda makan sate, jangan lupa   makan timun setelahnya. Karena ketika&amp;nbsp;kita makan sate, sebetulnya ikut  juga  karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker.  Untuk itu kita  punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan  setelah makan&amp;nbsp;sate.  Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab  kanker) tetapi timun&amp;nbsp;ternyata  punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa  makan timun&amp;nbsp;setelah makan  sate.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Nah bagi yang suka tempe gembus ( ampas tahu yang diberi ragi /di-fermentasi )... jangan takut atau malu... sebab tempe gembus itu ternyata lebih sehat dibanding dengan tahu... karena telah mengalami proses fermentasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Jika Anda penggemar  kangkung, baik itu ca kangkung, petis kangkung, kangkung cos, dll yang berkaitan  dengan kangkung, mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda pada  saat akan mengkonsumsi kangkung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Pada suatu hari di  rumah sakit terkenal,di Singapura&amp;nbsp; semua dokter kebingungan hanya karena ada seorang anak  kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh  orang tuanya setelah 2 hari menderita diare. Sudah bermacam obat sakit perut  yang diberikan kepada anak itu, namun diarenya tidak kunjung  sembuh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dokter segera  melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut telah berkembang biak lintah  dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat tangan dan menyatakan tidak  sanggup mengambil tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil tampan yang malang  itupun meninggal dunia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Usut punya usut,  ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam batang kangkung yang besar.  Memang, untuk penggemar kangkung cos yang paling enak adalah batangnya, apalagi  jika dimasak oleh seorang ahli, maka kangkung cos rasanya akan menjadi renyah.  Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak  selama apapun, apa lagi untuk kangkung cos proses&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan  rasa kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika  dibakar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Di dalam usus anak  tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari berkembang biak dengan cepatnya  karena terus menerus menghisap darah yang ada, otomatis dokter juga kebingungan,  bagaimana mematikan /&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;membersihkan lintah yang telaha sangat banyak tersebut dari dalam  usus anak malang itu&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Century Gothic'; font-size: 13.5pt; font-weight: bold;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Century Gothic'; font-size: 13.5pt; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah terakhir saya sering melihat ibu ibu yang menggoreng kerupuk untuk dikonsumsi sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Ibu ibu itu biasanya setelah krupuk digoreng dan diambil dari penggorengan biasanya diletakkan pada suatu tempat yang telah diberi alas kertas koran dengan tujuan supaya sisa minyak yang ada di kerupuk itu cepat kering karena dihisap oleh kertas koran tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic; font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Century Gothic'; font-size: 13.5pt; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Century Gothic;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Century Gothic'; font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Beberapa  kertas kemasan dan  non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering  digunakan untuk membungkus  makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb)  melebihi batas yang ditentukan. Di  dalam tubuh manusia, timbal  masuk&amp;nbsp;melalui saluran pernapasan, pencernaan menuju  sistem peredaran  darah dan kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti:  ginjal ,  hati, otak, saraf dan tulang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Keracunan  timbal pada orang dewasa  ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor  (pucat), pain (sakit) &amp;amp; paralysis  (kelumpuhan). Keracunan yang  terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk  terhindar dari makanan  yang terkontaminasi logam berat timbal, memang  susah-susah gampang.  Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng  dan  tempe&amp;nbsp;goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang  dari  si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah  berpindahnya  timbal makanan tsb. Sebagai usaha pencegahan , taruhlah  makanan jajanan tersebut  di atas piring.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms; font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;Tulisan ini kalau dianggap bermanfaat mohon disebarkan ke teman lain.... Salam...&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/217"&gt;1.http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/217&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/356"&gt;2,http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/356&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
3.&lt;a href="http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/218"&gt;http://adebachtiar.multiply.com/journal/item/218&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-8119565390947138254?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/8119565390947138254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/hati-hati-makanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8119565390947138254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/8119565390947138254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/hati-hati-makanan.html' title='Hati hati makanan'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4081931261317959083</id><published>2010-12-16T18:31:00.163+08:00</published><updated>2011-03-05T10:54:27.373+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Psikopat'/><title type='text'>Ekonomi Psikopat.</title><content type='html'>&lt;div class="judul_artikel"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;Menurut paham Neo Liberlisme, percuma kita memperjuangkan kebebasan jika itu tidak  berujung pada kebebasan individu. Individu adalah awal dan akhir.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;Dalam  bidang kebijakan ekonomi, neoliberalisme menekankan pada aspek  kebebasan bergerak modal dan barang ke seantero pelosok dunia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;Pokok-pokok kebijakan tersebut meliputi &lt;b&gt;deregulasi, liberalisasi  perdagangan dan investasi, serta privatisasi, serta hubungan kerja yang  fleksibel.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;Menurut kebijakan ini, negara yang baik adalah yang tidak  turut campur dalam aktivitas mekanisme pasar, kecuali dalam rangka  memfasilitasi bekerjanya mekanisme pasar tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Beberapa hari terakhir ini kita disuguhi oleh press realese&amp;nbsp; tentang pertumbuhan ekonomi yang semakin meningkat, artinya dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang meningkat tersebut diharapkan jumlah tenaga kerja yang mampu diserap juga meningkat dan ini&amp;nbsp; mempunyai arti bahwa kemakmuran juga semakin meningkat , dengan demikian diharapkan jumlah orang miskin juga akan semakin&amp;nbsp; berkurang.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Inilah dongeng tentang pengurangan kemiskinan yang selalu dihembuskan oleh pemerintah kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;&lt;/div&gt;&lt;byline&gt;&lt;/byline&gt; Namun realita menunjukkan bahwa dengan ukuran pendapatan per orang per hari US$ 2 atau Rp 18.000..- ( yaitu yang miskin dan hampir miskin ) justru meningkat, dimana tahun 2006 adalah 108,8 juta meningkat menjadi 121,7 juta dalam tahun 2010. ( &lt;i&gt;B Herry Priyono, Kompas 1 Maret 2011 : Mengugat arti ekonomi&lt;/i&gt; ).&lt;br /&gt;
Kesalahan yang utama ini adalah bahwa kita hanya melihat pertumbuhan ekonomi ini dari segi kwantitas, tanpa memperhatikan segi kwalitasnya. Sebagai contoh misalnya penjualan mobil tumbuh 54%, apa artinya ini?&lt;br /&gt;
Ini berarti bahwa ada pertumbuhan ekonomi dengan indikator bertambahnya penjualan mobil...&lt;br /&gt;
Persoalannya sekarang adalah siapa yang menikmati pertumbuhan ini atau berapa yang menikmati ?&lt;br /&gt;
Dulu sewaktu SMA saya diajarkan bahwa Ilmu Ekonomi adalah setiap usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka mencapai kemakmuran. Berdasarkan definisi jelas bahwa masalah ekonomi adalah masalah mata pencaharian ( Livelihood ).&lt;br /&gt;
Dengan demikian mengartikan ekonomi sebagai mekanisme pasar adalah tersesat.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Sekali ekonomi diartikan sebagai mekanisme pasar, dengan prinsip pasar adalah : Pembayar tertinggi ( dengan berbagai tingkatan gradasinya ) adalah pemenang, maka ekonomi sudah tidak berurusan lagi dengan masalah mata pencaharian ( Livelihood ), tetapi berurusan dengan masalah akumulasi.&lt;br /&gt;
Dampaknya adalah terjadi pemisahan yaitu antara Ekonomi akumulasi dengan Ekonomi Survival.&lt;br /&gt;
Ekonomi Akumulasi berkaitan dengan pelipat gandaan keuntungan,tanpa berkaitan dengan urusan mata pencaharian ( Livelihood). Intinya adalah bagaimana membuat Rp 5juta menjadi Rp 50 juta, dan bagai mana membuat Rp 50 juta menjadi Rp 500 juta dan seterusnya.&lt;br /&gt;
Sedangkan Ekonomi Survival berkaitan dengan soal bertahan hidup dijurang kemiskinan, tanpa ada kaitan dengan akumulasi modal.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Ekonomi Akumulasi berurusan dengan akumulasi investasi, sedang Ekonomi Survival berurusan dengan bagaimana bertahan hidup dengan makan gaplek, nasi aking, sayur gedebog pisang , mengemis dll.&lt;br /&gt;
Jadi bila Ekonomi diartikan sebagai mekanisme pasar, maka ekonomi juga tidak ada kaitannya dengan mata pencaharian orang miskin atau orang yang hampir miskin. Dengan demikian Ekonomi Akumulasi memang tidak bertujuan untuk pertama tama memenuhi mata pencaharian orang miskin.&lt;br /&gt;
Orang miskin atau hampir miskin tidak peduli dengan kenaikan penjualan mobil, tidak peduli dengan kenaikan indek harga saham gabungan, tidak peduli dengan apresiasi mata uang rupiah.&lt;br /&gt;
sedangkan Ekonomi akumulasi justru berhubungan erat dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt;Tickle Up, yaitu pertumbuhan ekonomi dengan menambah jumlah orang miskin.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
Beberapa contoh pertumbuhan ekonomi yang Trickle Up :&lt;br /&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Tahun 2010 pendapatan per kapita naik, tetapi diiringi dengan kenaikan Koefisien Gini. Koefisien gini adalah salah satu ukuran kesenjangan pendapatan golongan golongan dalam masyarakat. semakin tinggi Kuefisien Gini berarti kesenjangan antara minoritas si kaya dengan mayoritas si miskin semakin lebar. Ini artinya, pertumbuhan ekonomi itu hanya dinikmati oleh golongan minoritas si kaya.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Di Indonesia hanya ada 0,01 % unit usaha besar, tetapi menyumbang 41,83 % PDB dan menyumbang 82,98 % Total ekspor.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sektor usaha menengah hanya 0,08 % unit usaha, sedang sektor usaha kecil mencapai 99,11 % unit usaha. Padahal perekonomian yang kuat seharusnya ditopang oleh sektor unit usaha menengah yang besar. ( A Prasetyantoko, Kompas 3 Maret 2011 : Paradoks Perekonomian Kita )&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;Nah kalau dikatakan bahwa jumlah orang miskin pada tahun 2010 itu turun, hal disebabkan oleh ukuran kemiskinan yang semakin diperlunak. Ukuran yang diperlunak ini mengatakan bahwa yang masuk golongan orang miskin adalah mereka yang mendapatkan penghasilan per orang Rp 7.000.- per hari.&lt;br /&gt;
Kemudian kalau dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia ini mengurangi jumlah penganggur adalah tidak tetapt, karena ukuran pengangguran yang dipakai adalah mereka yang bekerja kurang dari satu jam per minggu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;lead&gt;&lt;/lead&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;lead&gt;Beberapa tahun terakhir kita mencium aroma kegilaan dan abnormalitas di ranah ekonomi.&lt;/lead&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bakso  mengandung boraks. Tahu, mi, ikan, ayam, dan daging mengandung  formalin. Sayur dan buah mengandung pestisida. Susu, permen, dan biskuit  mengandung melamin. Kosmetik, jamu, dan obat mengandung merkuri.  Perdagangan bayi, manusia, organ tubuh, dan perempuan berjalan terus.  Penjualan tabung gas yang disuntikkan,  jual beli gelar dan ijazah,  serta  jual beli kursi, jabatan, dan kekuasaan tak pernah berhenti.&lt;br /&gt;
Kemudian atas nama stabilitas harga maka banyak bahan bahan kebutuhan pokok sehari hari yang di bakar atau di buang kelaut, sedangkan ditempat lain jutaan manusia mengalami kelaparan yang akut. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ranah  ekonomi bukan lagi sekadar medan produksi, distribusi, dan pertukaran  barang atau jasa demi keuntungan, melainkan medan tempat aneka kegilaan,  deviasi, dan abnormalitas tumbuh subur. Motif keuntungan telah melahap  akal sehat, melabrak norma sosial, dan melumat arsitektur etis. Dahaga  keuntungan mengabaikan luka, derita, ketakutan, dan teror kepada  manusia. Hasrat kapital menepis keutamaan, kebaikan, dan kemuliaan  humanitas. Mesin produksi dan distribusi menjelma layaknya ”mesin gila”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Produk-produk  mengandung boraks, formalin, melamin, merkuri, dan pestisida telah  menimbulkan aneka penyakit: kanker, tumor, hepatitis, atau ginjal.  Penggunaan tabung gas telah mengundang banyak cacat fisik dan kematian.  Perdagangan bayi, manusia, dan organ tubuh manusia telah menimbulkan  kehilangan, kepedihan, dan lautan air mata. Jual beli gelar dan ijazah  telah menghancurkan martabat pendidikan. Jual beli jabatan, kursi, dan  kekuasaan telah menghancurkan fondasi etika politik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ranah  ekonomi menjadi ladang ”terorisme” baru tempat  para pelaku pasar  menebar kecemasan, ketakutan, dan horor di pasar, rumah,  dapur,   restoran, dan ruang publik lainnya. Ironisnya, ketakutan bahkan kematian  ditebar justru demi keuntungan dan kepuasan. Karena itu, lebih dari  sekadar ”teroris”, para pelaku pasar ini berkelainan psikososial. Mereka  para psikopat pasar: gagal menginternalkan nilai dan etika pasar demi  kepuasan diri di atas penderitaan pihak lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;crosshead&gt;Pasar psikopat&lt;/crosshead&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;JF  Lyotard  dalam Libidinal Economy (1993) melukiskan sebuah ranah ekonomi  yang di dalamnya pelepasan katup hasrat dan energi libido merupakan  raison d’etre para pelaku pasar. Segala bentuk senang dan puas   merupakan tujuan akhir ekonomi sehingga segala bentuk potensi dan  kapasitas hasrat harus dimaksimalkan; segala modal kesenangan harus  diinvestasikan. Komoditas pelepas hasrat harus selalu diperbarui demi  terbaruinya kepuasan hasrat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun, ada bentuk pelepasan hasrat  dalam ekonomi yang hanya bisa diperoleh justru melalui penderitaan,  ketakutan, bahkan kematian orang lain. Inilah ekonomi masokis. Di sini  internalisasi kepuasan hasrat dalam ekonomi hanya dapat diperoleh  melalui eksternalisasi aneka hasrat merusak. Ranah ekonomi yang tercabut  dari fondasi etis menggiring orang merayakan akumulasi kapital dengan  melabrak dimensi etis tentang kebaikan, hati nurani,  dan keutamaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;text bd="0" co="K" f="601" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Regular" gray="100" h="9036m" it="0" jmp="0m" mode="0" modedata="0" small="0" w="9036m"&gt;Dimensi  kegilaan merasuki ranah ekonomi, baik pada sistem produksi, distribusi,  maupun  pertukaran. Ranah ekonomi, meminjam istilah Felix Guattari  dalam Molecular Revolution: Psychiatry and Politics &lt;text bd="0" co="K" f="601" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Regular" gray="100" h="9036m" it="0" jmp="0m" mode="0" modedata="0" small="0" w="9036m"&gt;(1984),  menumbuhkan kegilaan yang sangat khusus. Kegilaan tak hanya dilihat  sebagai kegagalan fungsi otak—yang memicu pikiran kacau—tetapi juga  hilang pikiran sehat, mabuk, dan skizofrenia yang aneka dimensinya  melekat dalam arsitektur ekonomi.&lt;/text&gt;&lt;/text&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi psikopat  adalah satu bentuk kegilaan itu. Seperti para penyandang psikopat, para  psikopat pasar adalah aktor yang beroperasi di bawah tanah, tempat  tersembunyi, rumah kosong, rumah kontrakan, ruang anomali internet, dan  Facebook, tempat ia merealisasikan fantasi menyimpang diiringi  kekerasan, bahkan kematian orang lain. Ia gagal menginternalkan norma  dan nilai sosial, dan bertindak sesuai dengan kendali hasrat dan  fantasinya, jika perlu dengan memakan korban.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi psikopat  adalah aktivitas ekonomi yang beroperasi di dalam ketakterlihatan dan  ketaksadaran. Aneka kekerasan, penculikan, dan pembunuhan tumbuh dari  ketakawasan dan kelengahan orang,  ketakpedulian, kelalaian, dan  kemalasan aparat. Banyak wanita jadi korban perdagangan wanita karena  tak awas akan mekanisme seduksi dan bujuk rayu dalam Facebook atau  Twitter. Banyak orang jadi korban makanan mengandung zat kimia karena  aparat lalai mengawasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi psikopat adalah sebuah  kontradiksi diri: ia merajut kepuasan dalam kekerasan. Menurut Jean  Baudrillard dalam Symbolic Exchange and Death (1995), tujuan ekonomi  menciptakan kesejahteraan lewat akumulasi kapital dan untung. Namun,   momen akumulasi kapital adalah juga momen derita, takut, dan mati.  Proses akumulasi modal dan keuntungan sekaligus  juga proses kekerasan,  kerusakan,  dan dehumanisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;crosshead&gt;Terorisme ekonomi&lt;/crosshead&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi  psikopat adalah ranah terorisme bisu karena efeknya tak terlihat dan  tak disadari. Berbeda dengan efek kerusakan terorisme, efek terorisme  ekonomi tak kasatmata:  dalam jaringan sel, susunan saraf, organ tubuh,  atau struktur psikis. Kekerasan ekonomi psikopat bukan saja kekerasan  fisik, melainkan juga kekerasan simbolik: makanan berformalin merusak  fisik hingga kematian, ijazah palsu merusak landasan simbolik  pendidikan, jual beli kursi merusak landasan etika politik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi  psikopat adalah sebuah horonomik, yaitu medan akumulasi kapital melalui  mekanisme kekerasan. Kekerasan macam ini, seperti kata Slavoj Zizek   dalam Violence (2008), dapat berupa kekerasan fisik, psikis, dan  struktur. Kekerasan fisik menyebabkan cacat fisik, kerusakan tubuh,  bahkan kematian. Kekerasan subyek menyebabkan aneka ketakutan,  kecemasan, dan paranoia. Kekerasan sistem menyebabkan kerusakan pada  keutuhan aneka sistem (pendidikan, hukum, politik) akibat abnormalitas  di ranah ekonomi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ekonomi psikopat tumbuh sebagai subkultur  ekonomi:  kultur di dalam kultur ekonomi. Sebagai subkultur, ia  menyubversi ranah ekonomi dari dalam dengan membangun jaringan di dalam  jaringan. Ia memanipulasi setiap jaringan normal ekonomi: jaringan  pasar, jaringan distribusi, dan jaringan internet melalui aneka  penyamaran, penipuan, hipnotis, pemalsuan, dan simulasi, seakan-akan  mereka adalah para pelaku ekonomi yang normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ketika otoritas  ekonomi membiarkan kegilaan dan abnormalitas tumbuh di dalam mekanisme  pasar, ekonomi psikopat menjadi ancaman serius bagi masa depan manusia  dan kemanusiaan. Anak bangsa terancam makanan beracun, culik, tipu,  dagang manusia, dan ijazah palsu. Apabila aparat negara sukses membekuk  pelaku teror, meski belum berhasil menumpas jaringan terorisme, mereka  tampak kurang total menumpas terorisme ekonomi sehingga jaringannya  terus tumbuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Ketika ranah ekonomi tak lagi dibangun di atas  fondasi etis, kebaikan, keutamaan, solidaritas, keadilan, dan tanggung  jawab tak lagi menjadi bahasa ekonomi. Ketika negara  tak mampu  mengerahkan kekuatan dan otoritasnya, di sinilah para psikopat pasar  leluasa menggelar tindak amoralitasnya. Tanpa upaya sinergis dan  berkelanjutan mengatasinya, jaringan ekonomi psikopat kian meluas dengan  korban kian banyak. Pasar sebagai sumber kesenangan dan kepuasan  terancam jadi sebuah medan horor dan dehumanisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tahap tahap kapitalisme :&lt;br /&gt;
Ketika feodalisme bangkrut para pedagang ini, karena kepemilikan mereka  atas uang, muncul sebagai kelompok dominan dalam sistem kapitalisme awal  yang disebut kapitalisme dagang (merchant capitalism).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
Sebagai pedagang  mereka tidak berproduksi, akibatnya mereka tidak bisa  membeli barang untuk selanjutnya dijual di pasar dengan harga yang lebih  besar dari harga semula. Keterbatasan ini memaksa mereka untuk  membangun industri dengan mendirikan pabrik-pabrik. Terjadi peralihan  dari kapitalisme dagang ke kapitalisme industrial (industrial  capitalism).Tetapi, agar pabrik bisa beroperasi, harus ada orang yang  mengoperasikannya, karena toh mesin-mesin itu tidak bisa beroperasi  sendiri seberapapun canggihnya.  Namun, pada masa awal perkembangan  kapitalisme industrial, sebagian besar orang mukim di pedesaan dan  terikat pada sepetak dua petak tanah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan  subsistennya. Kondisi ini memaksa kelas kapitalis, dengan sokongan  negara, mengusir paksa orang-orang ini dari desa dan tanahnya ke  kota-kota. Terjadi urbanisasi paksa besar-besaran sekaligus cikal-bakal  kelas buruh, yang diabadikan oleh Marx dengan sebutan “akumulasi  primitif/primitive accumulation.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Merespon perkembangan baru ini, muncul sektor usaha baru yakni perbankan, yang berfungsi sebagai lembaga perantara&lt;br /&gt;
Dihadapkan pada tiga jenis resiko kehilangan keuntungan dalam tingkat  perkembangan kapitalisme yang semakin luas dan kompleks, peran perbankan  semakin vital. Ketakutan akan pudarnya tingkat keuntungan menyebabkan  para kapitalis berlomba-lomba menyimpan uangnya di bank dengan tingkat  bunga tertentu dan  sebaliknya perusahaan-perusahaan yang jatuh pailit  asetnya disita oleh bank. Kekuasaan perbankan terus membesar, tidak  sekadar sebagai media perantara tapi telah turut menentukan hidup  matinya sebuah perusahaan. Lalu, terjadilah perkawinan antara perbankan  dan industri, dimana perbankan ikut memiliki industri dan sebaliknya  kalangan industrial pun bermain di sektor perbankan. Inilah fase baru  perkembangan kapitalisme, yang disebut ekonom Rudolph Hilferding sebagai  kapital keuangan atau finance capitalism&lt;br /&gt;
Ekonomi semakin dikuasai oleh segelintir korporasi transnasional yang  dalam operasinya tidak tergantung pada perbankan. Dengan keuntungan  besar yang dimilikinya, korporasi sanggup membiayai sendiri operasi  usahanya. Inilah era yang disebut kapitalisme monopoli (monopoly  capitalism). Sweezy mengajukan pertanyaan sederhana terhadap tesisnya  ini: coba hitung berapa banyak produsen mobil, perusahaan tambang,  perusahaan minyak, atau perusahaan penyedia alat-alat militer di dunia  ini? Bisa dihitung dengan jari.Pada saat krisis ini, kelas kapitalis berhasil menyelamatkan dirinya melalui jalan neoliberalisme.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Neoliberalisme juga ditandai oleh  pertumbuhan cepat perdagangan dan  aliran kapital internasional. Melalui kebijakan ini, krisis domestik  yang disebabkan oleh stagnasi dicarikan pemecahannya dengan ekspansi  seluas-luasnya ke seluruh dunia, dengan memaksa negara-negara lain untuk  meliberalisasi dan menderegulasi pasar (barang, jasa, dan keuangan)  mereka. Pada era ini pula segala jenis instrumen keuangan yang sangat  kompleks, yang kemudian dikenal sebagai finansialisasi itu semakin  mendominasi sektor riil. Kapitalisme lalu memasuki fase baru yang  disebut monopoli kapital keuangan/monopoly-finance capital atau populer  disebut finansialisasi.&lt;br /&gt;
Dengan demikian, dalam konteks AS, finansialisasi ditandai oleh tingkat  pertumbuhan ekonomi yang terus menurun, tingkat pengangguran dan  kesejahteraan buruh yang rendah, serta dominasi sektor keuangan atas  sektor  riil. Akibatnya, para kapitalis AS sebenarnya telah kembali pada  era kapitalisme dagang, dimana mereka hanya membeli dan menjual  produk-produk sektor finansial. Karena mereka tidak lagi berproduksi,  maka cepat atau lambat sistem ini akan mengalami krisis. Dan itulah yang  terjadi pada tahun 2008 kemarin. Inilah pula sebabnya, mengapa saya  menyebut krisis finansial ini sejatinya adalah krisis Kapitalisme&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Sumber :&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div class="judul_artikel"&gt;1. Kompas Cetak,Kamis 25 Nopember 2010 oleh Yasraf Amir Piliang dengann judul :&lt;/div&gt;&lt;div class="judul_artikel"&gt;ekonomi Psikopat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;2. &lt;a href="http://indoprogress.blogspot.com/2010/10/dari-kritik-neoliberalisme-ke-kritik.html"&gt;http://indoprogress.blogspot.com/2010/10/dari-kritik-neoliberalisme-ke-kritik.html&lt;/a&gt;&lt;/byline&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;a href="http://indoprogress.blogspot.com/2010/06/lagi-tentang-finansialisasi-atau-krisis.html"&gt;3.http://indoprogress.blogspot.com/2010/06/lagi-tentang-finansialisasi-atau-krisis.html&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/byline&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;byline style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/i&gt;&lt;/byline&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4081931261317959083?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4081931261317959083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/ekonomi-psikopat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4081931261317959083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4081931261317959083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/ekonomi-psikopat.html' title='Ekonomi Psikopat.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-7789097774555538058</id><published>2010-12-10T20:17:00.030+08:00</published><updated>2010-12-10T21:08:29.154+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah orang gila'/><title type='text'>Kisah orang orang gila.</title><content type='html'>&lt;a class="status-body" href="http://politikana.com/status/pranala/MjA5.html" id="plurk-status"&gt;&lt;span class="text"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="content-wrapper"&gt;&lt;div class="content"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.ashoka.org/sites/ashoka/files/yohannes-surya.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.ashoka.org/sites/ashoka/files/yohannes-surya.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;div class="info"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Suatu Wacana :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;1.Kalau nggak salah bukan sekali ini dari Papua menang olimpiade.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Mungkin  patut diteliti, mereka pasti pada dasarnya memang IQ nya bagus, mengenai kemampuan matematika yang rendah bisa jadi karena &lt;/b&gt;&lt;b&gt;sistem pendidikan  saja yang buruk.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt; 2.Ada baiknya supaya maju, beberapa langkah ... kadang kadang kita harus melupakan negara, kurikulum, dan sejenisny&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;Prof.Yohanes Surya&lt;/b&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;S&lt;b&gt;alam dari Jayapura!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tulisan ini akan mengungkap sisi lain dari terselanggaranya Olimpiade Astronomi ( APAO ) ke VI di Tolikara&amp;nbsp; Papua.&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Seperti juga Wasior. Tolikara adalah suatu daerah di Papua yang tidak dikenal oleh orang orang Indonesia lain-nya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; Kalau Wasior dikenal setelah adanya bencana alam yang merengut jiwa ratusan orang, maka Tolikara , suatu kota dipedalaman Papua menjadi terkenal&amp;nbsp; tidak hanya di Indonesia, tetapi bahkan diseluruh dunia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Padahal Tolikara merupakan kabupaten baru yang terisolir dan  hanya bisa dicapai dengan naik pesawat kecil dari Jayapura ke Wamena  disambung berkendaraan off-road selama 4 jam&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://optimisindonesia.net/wp-content/uploads/2010/11/Kontingen-APAO-330x211.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="204" src="http://optimisindonesia.net/wp-content/uploads/2010/11/Kontingen-APAO-330x211.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Tolikara merupakan daerah pegunungan dimana laki-laki  tanpa celana dan perempuan tanpa penutup dada, banyak ditemukan .&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kisah ini&amp;nbsp; dimulai dari seorang "gila" bernama Yohanes Surya,  pendiri Surya Institute dan salah satu aktivis olimpiade science dunia.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Olimpiade ini terselenggara mulai 25 Nopmeber&amp;nbsp; 2010 sampai dengan 5 Desember 2010. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Peserta olimpiade APAO VI Tolikara. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Dia&amp;nbsp; telah sukses mempromosikan banyak anak Indonesia ke ajang olimpiade  science dunia, Dan saat itu beliau memprakarsai dilaksanakannya Olimpiade Astronomi  Asia Pacific (APAO) ke VI di Indonesia.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Asian-Pacific Astronomy Olympiad ( APAO ) telah didirikan sebagai "saudara"  ("terafiliasi") dengan sistem olimpiade dalam Olimpiade Astronomi  Internasional. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Program (&amp;nbsp; APAO ke VI ) ini ditawarkan ke berbagai pemda diIndonesia, namun tidak ada  yang tertarik. Hingga suatu hari Yohanes Surya bertemu dengan  seorang"gila" lainnya bernama John Tabo, orang Papua, seorang Bupati  Tolikara. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;  John Tabo, tanpa diduga, bersedia menjadi sponsor pelaksanaan APAO di  Indonesia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Selain menjadi tuan rumah, dia juga mendanai seluruh biaya  persiapan tim olimpiade Indonesia yang datang dari berbagai daerah di  Indonesia termasuk dari Papua, selama satu tahun.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;John Tabo membangun tempat khusus (hotel) untuk menjadi venue  olimpiade ini.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang berfikir normal pasti bilang, bahwa&amp;nbsp; John  Tabo pasti gila.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Untuk apa mengurusi&amp;nbsp; Olimpiade astronomi seperti ini?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bukankah masih banyak  persoalan internal kabupaten yang harus dia selesaikan?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mulai dari  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan berbagai infrastruktur dasar?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;John Tabo memang melakukan terobosan "gila".&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dana diambil dari APBD ( mau dari mana lagi? ) Dia tidak takut BPK atau  BPKP yang akan menilainya salah prosedur.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagi John Tabo, membangun  adalah untuk rakyat, jangan dibatasi oleh hal-hal administratif.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang  penting misi dia untuk membangun SDM Tolikara yang mendunia dapat  tercapai,.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ini merupakan breakthrough ( penerobosan ) untuk mengatasi kemiskinan Tolikara, Tanpa perlu menunggu sampai infrastruktur jalan akses  terbuka. dikumpulkanlah 15 ( lima belas ) anak Indonesia sejak februari 2010 di Karawaci&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;Salah satu anak bernama Lidya Pratiwi asal SMP N Blitar. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Delapan dari 15 anak tersebut direkrut dari SMP/SMU  Tolikara, yang semuanya memiliki kemampuan matematika yang rendah,&amp;nbsp;  hal ini ditandai dengan menyelesaikan soal matematika tingkat kelas 4 SD saja tidak mampu.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bahkan ada yang namanya Eko, ketika ditanya 1/5 + 1/2, langsung  dijawab 1/7&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bukan main. !!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Seorang anak dari Kalimantan Tengah, malah tidak diijinkan  leh kepala sekolah dan gurunya untuk mengikuti persiapan olimpiade ini.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Guru-gurunya mengatakan bahwa apa yang akan diikuti oleh Eko itu sia-sia  saja.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tetapi Eko&amp;nbsp; melawan&amp;nbsp; dan dia lari dari sekolah.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ke-15 anak ini dilatih oleh  pelatih&amp;nbsp; pelatih gila, yang tidak bosan dan kesal melatih anak-anak ini.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Dalam  10 bulan ke-8 anak Tolikara ini mampu mengerjakan problem matematika  paling sulit yang&amp;nbsp; diajarkan pada tingkat terakhir SMA atau tingkat awal  universitas&lt;/span&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pendekatan mengajarnya juga gila.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; Astronomi adalah  kumpulan dari  berbagai ilmuscience seperti matematika, fisika, kimia dan biologi menjadi satu  dalam mempelajari fenomena jagad raya.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ini juga ilmu gila. Bayangkan seorang  anak seperti Eko dari pedalaman Tolikara dapat menjadi salah seorang anak  terpandai dibidang astronomi didunia hanya dalam waktu 10 bulan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Urusan ijin ternyata juga "gila-gilaan".&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ternyata even APAO ini tidak  diakui oleh Kemdiknas,&amp;nbsp; akibatnya, untuk mendatangkan peserta luar negeri,  tidaklah mungkin mendapatkan fasilitas visa dari negara.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dengan memakai&amp;nbsp; prosedur  normal ijin dari Pemerintah cq Mendiknas tidakdijinkan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tetapi entah&amp;nbsp; bagaimana ceritanya , Surya Institute akhirnya bertemu dengan seorang"gila" dari  UKP4.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang inilah yang mengetok Menteri Diknas, sehingga Kemdiknas bersedia&amp;nbsp;  mengeluarkan ijin.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kemudian&amp;nbsp; orang ini pula yang memfasilitasi ijin visa disaat-saat  terakhir, ketika semua sudah pasrah, bahkan orang ini  mempertemukan anak-anak Indonesia dengan wakil presiden RI.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang normal mungkin akan berfikir, apa urusannya astronomi dengan  wapres?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bahkan&amp;nbsp; siorang gila dari UKP4 ini menugaskan 3 orang anggotanya  yang kebetulan juga "agak gila" untuk datang menghadiri kegiatan  olimpiade di Tolikara.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jadilah tiga&amp;nbsp; orang itu sebagai satu2nya  unsur pemerintah pusat dalam even Olimpiade di Tolikara.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tiga&amp;nbsp; orang  ini membawa-bawa nama Wakil Presiden RI dan Kepala UKP4 untuk memotivasi  anak2.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dalam percakapan hati ke hati dengan 15 orang anak, semalam sebelum  pengumuman,&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;tidak kurang 7 orang anak terharu menangis, melihat begitu  besarnya perhatian pemerintah RI kepada mereka.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ini adalah sesuatu yang tidak pernah  mereka rasakan dari pemerintah di Jakarta selama sepuluh bulan mereka di  godok di Karawaci.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Datang dan duduk bersama dengan mereka, ternyata lebih dari segalanya  bagi anak-anak ini.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Anak-anak Tolikara begitu terharu, menangis terisak,  melihat ada orang Jakarta mau datang melihat mereka di Tolikara.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kami bertiga baru saja keluar dari  pedalaman Tolikara menyaksikan Olimpiade Astronomi se  Asia-Pacific.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hasilnya? Korea Selatan di urutan pertama dengan dua emas.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pelajar2 Indonesia menduduki urutan ke-2 dari 9  negara, dengan perolehan satu medali emas, dua&amp;nbsp; perak dan empat&amp;nbsp; perunggu.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Indonesia berada diatas  China, Rusia,&amp;nbsp; Kazakshtan, Kyrgistan, Nepal, Camboja dan Bangladesh.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; Lebih  mengejutkan lagi, tiga medali perunggu Indonesia di raih oleh pelajar asal  Tolikara, suatu kabupaten terpencil , yang selama ini mengalami  keterbelakangan pendidikan dan SDM.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dari Tolikara, Indonesia  belajar!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Apa hasil  dari semua kegilaan ini , selain perolehan medali-medali diatas ?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Indonesia dikenal lewat  Tolikara!&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tolikara, meskipun tidak dikenal Indonesia, namun telah  membuktikan kepada dunia bahwa dari tempat yang sedikit sekali dijamah  pembangunan, bisa lahir juara-juara olimpiade science, yang akan  mengharumkan nama Indonesia ditingkat dunia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Tolikara mulai membenahi  sumber daya manusianya menuju SDM berkualitas dunia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hasil olimpiade ini telah memotivasi semua anak Tolikara bahwa  keterbatasan fisik dan fasilitas bukanlah halangan bagi anakTolikara  untuk menjadi SDM terbaik dunia.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Delapan anak Tolikara yang bersaing ditingkat  dunia menjadi saksi hidup bahwa SDM Tolikara dapat bersaing  ditingkat dunia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3.&lt;span style="color: blue;"&gt; Tolikara membuktikan bahwa mereka dapat membangun  "lebih cepat"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; jika cara berfikir "gila" iniditerapkan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hanya dengan cara  gila seperti ini pembangunan Papua dapat dipercepat.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Kita perlu &lt;span style="color: blue;"&gt;"A  Tolikara Approach"&lt;/span&gt;untuk sebuah percepatan pembangunan Papua!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pesan moral dari kisah ini:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1.Jadilah orang gila untuk membangun  Indonesia lebih baik! Never underestimate things! OlimpiadeTolikara  telah memberikan pelajaran berharga bagi kita&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2.Belajar tidak harus selalu dari tokoh dunia. Dari seorang anak SMP  yang tidak pernah diperhitungkan dipelosok Tolikara, kita dapat belajar  untuk berbuat yang terbaik bagiIndonesia dan dunia.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="headline reading"&gt;&amp;nbsp;Sumber utama :&lt;/div&gt;&lt;a href="http://politikana.com/baca/2010/12/10/cara-gila-membangun-indonesia-pengalaman-dari-tolikara.html"&gt;1.http://politikana.com/baca/2010/12/10/cara-gila-membangun-indonesia-pengalaman-dari-tolikara.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2010/11/22/151947/1499486/10/wapres-lepas-tim-olimpiade-astronomi-tingkat-asia-pasifik-di-tolikara"&gt;2.http://www.detiknews.com/read/2010/11/22/151947/1499486/10/wapres-lepas-tim-olimpiade-astronomi-tingkat-asia-pasifik-di-tolikara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href="http://beritapopulerz.blogspot.com/2010/11/indonesia-tuan-rumah-olimpiade.html"&gt;3.http://beritapopulerz.blogspot.com/2010/11/indonesia-tuan-rumah-olimpiade.html&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-7789097774555538058?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/7789097774555538058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/kisah-orang-orang-gila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7789097774555538058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/7789097774555538058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/kisah-orang-orang-gila.html' title='Kisah orang orang gila.'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4353579313296544854</id><published>2010-12-06T17:00:00.001+08:00</published><updated>2010-12-06T17:03:10.970+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mafia Berkeley'/><title type='text'>Mafia Berkeley</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;br style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;" /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; ----- Original Message -----&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; From: Harsutejo&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; To: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/post?postID=t0wL07TjX6bc2aJc3P3E4txpZbiphVGs0Jd4AhyhDnsshdDmn90C03vPk5iKiENtfIPLlX0xZt330bsOyTHOwOqKYvmijyvW" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;sastra-pembebasan@yahoogroups.com&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; ; Chan CT ; Temu Eropa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Sent: Tuesday, March 10, 2009 11:23 AM&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Subject: MAFIA BERKELEY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; MAFIA BERKELEY&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;   &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Oleh: Harsutejo&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Mafia ini telah mewariskan sistem ekonomi kapitalis deles Indonesia kepada anak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; cucu, kapitalisme primitif paling jahat dalam sejarah perkembangannya. Ketika&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Presiden Sukarno dijatuhkan, Indonesia punya utang luar negeri sebesar 7,8&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; miliar dollar AS, 4 miliar di antaranya sebagai warisan utang Belanda yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; menjajah Indonesia lewat perjanjian KMB yang diteken Perdana Menteri Hatta.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Warisan Belanda ini sudah dari tahun 1898. Menurut Hatta kita sudah sewajarnya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; menanggung utang-utang itu seluruhnya, artinya ongkos penindasan Belanda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; terhadap rakyat Indonesia itu harus dipikul oleh anak cucu kita semua sekalipun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kita sudah menyatakan kemerdekaan. Akhirnya warisan utang Belanda itu dibatalkan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; oleh Presiden Sukarno.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Perkembangan utang luar negeri selama Orba begitu hebat atas nama pembangunan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;yang diarsiteki oleh Mafia Berkeley, sebutan yang diberikan oleh David Ransom.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Anggota Mafia Berkeley sebagian lulusan Universitas Berkeley di California. Di&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; samping itu banyak lulusan Berkeley yang bukan anggota mafia ini, sebaliknya ada&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pula lulusan dari perguruan tinggi lain menjadi anggotanya yang pernah menduduki&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; jabatan penting. Mereka terdiri dari kaum cerdik pandai, Prof Dr Widjojo&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Nitisastro sebagai suhunya (ketika itu Ketua Bappenas), Prof Dr Mohamad Sadli&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; (Ketua BKPM), Prof Dr Aliwardhana (Menteri Keuangan), Prof Dr Subroto, Prof Dr&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Emil Salim, Prof Dr Frans Seda, Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo, Drs Radius&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Prawiro (Gubernur BI). Mereka inilah peletak dasar pembangunan Indonesia model&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Orba. Mafia ini menjalin kerjasama sangat erat dengan pihak militer sejak 1957&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; lewat Seskoad di Bandung, tempat Suharto pernah menimba ilmu.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Pada akhir 1967 sejumlah anggota Mafia Berkeley yang dipimpin sang suhu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; mengadakan konferensi dengan sejumlah tokoh dunia kaum industrialis dan bankir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dari perbankan raksasa negeri-negeri kapitalis di Geneva. Konferensi inilah yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; meletakkan dasar pembangunan Indonesia dengan cara utang dan pembelian teknologi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dari negeri-negeri kapitalis serta penanaman modal asing. Menurut mereka hanya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; melalui pasar bebas, hanya dengan cara mengintegrasikan diri ke dalam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kapitalisme global, bangsa Indonesia bisa maju sejajar dengan bangsa maju&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Pertama-tama pembangunan dibiayai dengan utang serta memanggil modal asing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;beserta teknologi mereka dengan syarat ringan bagi keuntungan mereka. Dikatakan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; bahwa pembangunan akan memperbesar kue kemakmuran. Mereka menguar-uarkan apa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; yang mereka sebut &lt;span style="color: blue;"&gt;trickle down effect,&lt;/span&gt; bahwa kue kemakmuran dari pembangunan itu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pertama-tama dinikmati oleh satu lapisan di atas yang kemudian setelah cukup&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; besar akan menetes ke bawah kian deras dan kue itu akhirnya dapat dinikmati&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; seluruh rakyat, dan hilanglah kemiskinan. Betapa indah menghibur!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Dalam kenyataan tak lain daripada propaganda omong kosong kaum kapitalis dunia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;dan lokal yang tumbuh berkomplot dengan kaum birokrat menggerogoti negeri untuk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kemakmuran mereka sendiri. Pembangunan dibiayai oleh utang yang kian membesar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dan mencekek, kaum kreditor kian mendiktekan kehendaknya, hanya lapisan atas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kekuasaan dan begundalnya yang menikmati. Pada 1984/1985 keadaan utang menjadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; serius karena besarnya utang yang diterima lebih besar dari cicilan utang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; beserta bunganya atau disebut transfer negatif bersih. Cicilan dan bunganya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dibiayai dengan utang baru. Ketika Suharto jatuh ia meninggalkan utang luar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; negeri sebesar 54 miliar dollar AS, melompat lagi di masa Habibie menjadi 77&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; miliar dollar AS. Belum lagi utang dalam negeri kepada kaum kaya dan kaum&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; koruptor lewat BLBI. Sementara itu sang rezim menjarah 30 % barang utangan itu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; untuk kepentingan dirinya sendiri di samping korupsi transnasional bersama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; penanam modal. Dengan basis demikian inilah ekonomi dan pembangunan Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; berpijak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Berdasarkan penelitian ekonom kritis Sritua Arief, nilai kumulatif investasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; asing ke Indonesia 1973-1990 sebesar 5,775 miliar dollar AS. Sedang transfer&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; keuntungan yang direpatriasi sebesar 58,859 miliar dollar AS. Ini berarti setiap&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dollar AS yang ditanam menghasilkan 10,19 dollar AS! Angka yang keras kepala ini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; tak lain daripada sistem ekonomi penjarahan. Penanaman modal model inilah yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; digembar-gemborkan oleh kaum mafia ini sampai saat ini. Data demikian bukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; sesuatu yang baru. Seperti diakui oleh Departemen Keuangan AS, setiap dollar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; yang dikontribusikan AS ke lembaga-lembaga multilateral, perusahaan-perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; AS menerima lebih dari dua kali lipat jumlah itu dari kontrak-kontrak yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dibiayai dengan utang tersebut. Hal yang sama terjadi dengan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; perusahaan-perusahaan Jepang yang menangguk keuntungan besar dan berkembang dari&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; proyek-proyek utang Indonesia yang dikerjakannya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Pendeknya utang itu alat penghisapan bagi negeri kapitalis kaya terhadap dunia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;ketiga yang tak pernah dapat beranjak dari ketergantungan dan kemiskinan yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; terus membelit melingkar-lingkar tanpa putus alias proses pemiskinan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; terus-menerus. Di pihak lain mereka berkolusi dengan penguasa militer dan sipil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; yang terus-menerus membesarkan pundi-pundinya sendiri bersama kaum hitam yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; berkembang menjadi konglomerat, sementara sebarisan militer dan sipil menjadi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; konglomerat dadakan yang di jaman dulu disebut kaum kapitalis birokrat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Ketika&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; krisis melanda Asia dan Indonesia pada 1997, maka pembangunan istana pasir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; menjadi porak poranda yang utamanya harus ditanggung oleh lebih dari 100 juta&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; rakyat miskin. Ketika rakyat dan kaum menengah marah, maka jatuhlah diktator&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Suharto.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Suharto jatuh tetapi Kerajaan Cendana beserta begundal sipil dan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; militernya tetap berjaya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;"Dalam rumus Mafia Berkeley, tidak ada perspektif kemandirian ekonomi dan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; nasionalisme Indonesia. Bagi mereka, yang penting indikator makro terjaga serta&lt;/b&gt;&lt;b style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; ekonomi dan investasi tumbuh. Mereka tak peduli apakah perekonomian itu digarap&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; oleh asing atau negara lain,"&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;demikian papar Revrisond Baswir, hal yang amat&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; riskan terhadap fundamental ekonomi nasional. Rakyat tidak punya peran dalam&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; ekonomi makro itu, rakyat tidak diberdayakan, akibatnya kaum kapitalis global&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; itu dengan mudahnya menggoyang ekonomi jika hal itu mereka perlukan seperti&lt;/b&gt;&lt;b style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; terbukti ketika krisis melanda yang dampaknya masih kita rasakan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Ketika orang memperingati ulang tahun ke 70 Sang Suhu dengan apa yang disebut&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Widjojonomics, maka dikumpulkanlah 124 catatan dan artikel kaum pakar dalam dan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; luar negeri dalam buku 910 halaman. Seperti ditulis Revrisond Baswir, alih-alih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; mengungkapkan tanda-tanda akan terjadinya krisis ekonomi, sebagian besar catatan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dan artikel yang ditulis oleh para ekonom senior itu, justru asyik berbicara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; mengenai prestasi dan keajaiban ekonomi Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bertolak dari kecerobohan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; akademik para penyumbang tulisan, bagaimana mungkin kita dapat mempercayai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kredibilitas pemikiran ekonomi mereka? Quo vadis kaum pakar? Apa kalian sekedar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; mengacu pada kepentingan atau dan kantong kalian sendiri?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Inilah contoh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; perselingkuhan dalam ilmu sosial. Maka tak aneh jika kegiatan ilmiah komersial&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; sehubungan dengan jajak pendapat publik seputar pilpres dan pilkada dicurigai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; sebagai pesanan kelompok tertentu untuk keuntungan sang pemesan belaka seperti&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; halnya menjelang pemilu 2009 ini.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Komplotan di atas diakui dan dipaparkan oleh seorang pakar yang pernah menjabat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;konsultan Bank Dunia dan intelijen AS, John Perkins dalam bukunya yang tersohor&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Conferssions of an Economic Hit Man (2004, edisi Indonesia 2005) dalam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pertobatan pribadinya, yang adalah seorang bandit ekonomi. Ia telah menyusun&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dasar-dasar pola pembangunan dunia ketiga termasuk Indonesia Orba [1970-an].&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Rangkaian upayanya tersebut meliputi laporan keuangan yang menyesatkan yang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; bertemali dengan pemilihan [umum] curang, penyuapan, pemerasan, seks, bahkan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pembunuhan [terhadap mereka yang membahayakan kepentingan kaum modal dan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pemerintah AS]! Ia berikan contoh matinya Presiden Ekuador dan Panama dalam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kecelakaan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Kini bukan rahasia lagi dijatuhkan [kemudian dibunuhnya secara&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; perlahan] Presiden Sukarno di antaranya dengan campurtangan kental AS. Konsep&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dasar mereka yakni bagaimana membuat pembangunan dunia ketiga tergantung&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; pinjaman bank-bank raksasa internasional serta penanaman modal korporasi dunia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; yang terus-menerus tanpa putus dalam kerangka sistem neoliberalisme alias&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; neokolonialisme.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Keadaan semacam itu telah dan sedang didobrak oleh Presiden Hugo Chavez dari&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Nicaragua dan Presiden Evo Morales dari Colombia. Apakah Hugo dan Evo akan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; berhasil, sejarah yang akan menjawabnya. Tetapi setidaknya mereka berupaya lepas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; dari jerat neoliberalisme sebagai yang diuraikan John Perkins yang telah 40&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; tahun kita alami.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sementara itu rezim Indonesia (SBY-KL) tetap bersikukuh dengan konsep dasar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Mafia Berkeley, bagian dari ketergantungan yang jauh dari pemberdayaan rakyat,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; meski sudah terbukti gagal total. Kaum intelektual yang tergabung dalam Mafia&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; Berkeley yang mengendalikan perekonomian dan keuangan tetap mengenakan kacamata&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; kuda dengan visi pendek kapitalisme cangkokan Amerika. Mereka tidak sudi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; menengok sejarah panjang peradaban manusia dengan berupaya memberdayakan potensi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt; rakyat luas beserta kekayaan negeri yang tidak kecil.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4353579313296544854?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4353579313296544854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/mafia-berkeley.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4353579313296544854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4353579313296544854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/mafia-berkeley.html' title='Mafia Berkeley'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-1731716124822960750</id><published>2010-12-05T15:35:00.114+08:00</published><updated>2011-03-29T13:43:19.513+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Istri kepribadian ganda'/><title type='text'>Istri sahabatku berkepribadian ganda</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ziPJWp4LX_o/TI3R3BxCq9I/AAAAAAAAFD4/AAPLbH2fyHc/s320/persona.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ziPJWp4LX_o/TI3R3BxCq9I/AAAAAAAAFD4/AAPLbH2fyHc/s320/persona.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sahabatku ini hidupnya cukup mapan, walaupun tidak berlebihan. Sebuah rumah yang cukup megah dan asri, serta sebuah mobil yang bagus terpampang di garasinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sahabatku ini mempunyai seorang istri yang lumayan cantik... dan telah dikaruniai tiga orang anak, dua putra dan satu putri yang semuanya telah menginjak dewasa... bahkan anak pertamanya sudah berumahtangga dan&amp;nbsp; hidup terpisah dengan kedua orang tuanya walaupun letak kota masing masing tidak begitu ber jauh-an.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sahabatku ini sangat mencintai dan menyayangi istrinya itu. Seringkali saya merasa iri dengan kebahagiaan dan keserasian rumah tangganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Namun pada suatu minggu pagi yang cerah.... tanpa disangka sangka sahabatku itu memerlukan mampir berkunjung ke rumahku tanpa disertai keluarganya termasuk istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dengan sedikit keheranan, saya persilahkan temanku itu duduk diruang tamu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Mas Mochtar... sebenarnya saya sudah lama ingin berkunjung kemari.. untuk minta berbagai advis mengenai kehidupan keluargaku " katanya tiba tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lho... kelihatan-nya selama ini tidak ada hal hal yang serius pada rumah tanggamu.... memangnya ada apa? " jawabku dengan heran.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Memang betul mas Mochtar... dari luar kelihatan-nya keadaan rumah tanggaku amat harmonis.... tetapi selama bertahun tahun ini saya bingung dengan watak dan kepribadian istri yang sangat saya cintai ini "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Cobalah ceritakan keadaan istrimu itu ... sebagai orang tua yang sudah banyak makan asam&amp;nbsp; garam mungkin saya dapat menolongmu " jawabku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Baiklah Mas Mochtar saya akan berterus terang apa adanya ":&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Istri saya itu kadang kadang amat perhatian padaku.... sampai pada kebutuhanku yang sekecil kecilnya kalau saya akan kekantor atau akan olah raga telah disediakan secara lengkap... dan tak lupa peluk cium dan ucapan kasih sayang selalu menyertai kepergianku.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tapi pada hari lain untuk hal yang sama dia kelihatan amat sinis dan cenderung cuek. Dia sama sekali tak memperhatikan kebutuhanku sewaktu aku akan kekantor atau akan pergi kemana.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kadang kadang dia adalah istri yang amat pengertian lembut dan berbudi pekerti yang amat halus. dia selalu melarang untuk membeli barang barang yang tidak dibutuhkan.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Tetapi pada kali yang lain dia amat marah dan menuntut saya&amp;nbsp; untuk membelikan barang barang yang dua hari yang lalu dia melarangnya... dan kalau saya ingatkan bahwa dia telah melarang saya membeli barang tersebut... kemarahan-nya semakin memuncak... dan dia merasa tidak pernah mengatakan-nya untuk tidak membeli barang itu.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dia selalu mengulang ulang ceritera ceritera yang lama mengenai hal yang sama&amp;nbsp; misalnya masalah kejadian ketika arisan&amp;nbsp; pada hari hari yang berbeda... dan ketika saya katakan bahwa dia telah mengatakan sampai beberapa&amp;nbsp; kali... maka dia telah terkejut... dan merasa baru kali ini dia berceritera.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sewaktu persiapan rencana pernikahan anak saya yang pertama... dia mengajak berunding mengenai bagaimana baiknya... dan dia mengajukan beberapa usul demi kesempurnaan terselenggaranya upacara pernikahan tersebut..... Nah... setelah dia mengajukan beberapa usul saya mencoba untuk menanggapi usulnya... tetapi anehnya.... baru beberapa kalimat saya ngomong... dengan enak saja dia mengajak omong soal lain yang sama sekali tak ada hubungannya dengan rencana pernikahan.Dan saking jengkelnya&amp;nbsp; ... maka pipinya saya tampar agak keras.... dan dia merasa terkejut dan sedikit kesakitan.... namun aneh beberapa detik kemudian dia mengajak omong persoalan yang lain lagi dan dia itu tidak merasa bahwa telah saya tampar .. padahal saya menamparnya cukup keras. Dan anehnya beberapa saat kemudian dia merasa terkejut karena pipinya kok agak sakit seperti habis ditampar orang. Melihat kejadian itu saya langsung pamit ke kamar mandi sebentar. ... dan di kamar mandi itu saya merasa amat sedih sampai saya menangis. &lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada suatu hari dia mengajak saya bebelanja di Mall... dan setelah beberapa lama berjalan jalan didalam Mall... tiba tiba dia marah marah dan menyalahkan saya .. mengapa mengajak berbelanja ke Mall... padahal dia merasa mengajak berbelanja di pasar tradisional.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sewaktu dia sakit... dia mengajak periksa ke rumah sakit.... tetapi setelah beberapa lama antri giliran dirumah sakit tiba tiba dia itu marah marah.. mengapa dia dibawa kerumah sakit padahal dia tidak merasa sakit&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pernah dia mengajak ke Toko pakaian untuk membeli baju / rok kebutuhan-nya... dan katanya dia telah mempunyai pilihan di toko tertentu... dan setelah sampai ditoko tersebut... sampai berjam jam tidak ada satu pun pakaian yang sesuai dengan seleranya.... dan akhirnya kami pulang kerumah. Tentu saja hatiku amat kesal.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan yang paling sering membikin kesal... dia itu kalau saya ajak omong omong suatu persoalan jawaban-nya itu sering ndak nyambung... artinya bukan hal yang saya ajak diskusi.&lt;/li&gt;
&lt;li style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Belum lagi masalah hubungan dengan tetangga... seringkali dia menasehati untuk selalu menghormati tetangga.... tetapi seringkali pula dia marah marah.. mengapa harus menghormati tetangga yang tak tahu diri. Padahal yang dibicarakan adalah tetangga yang sama. &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Pernah pada suatu pagi kami bertengkar cukup seru... dan dia langsung pergi kerumah orang tuanya dengan membawa pakaian-nya cukup banyak. jadi cukup untuk pergi beberapa hari... namun aneh... keesokan harinya dia datang kembali kerumah dengan membawa seluruh pakaian-nya. Sikapnya biasa saja seolah olah dia baru saja pulang dari pasar untuk berbelanja kebutuhan sehari hari&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Kemudian yang paling menjengkelkan adalah istri saya ini tidak pernah fokus pada suatu pekerjaan atau suatu masalah. Misalnya ia sedang mencuci piring dan belum selesai... tiba tiba ia pergi untuk menyapu halaman depan... dan belum selesai menyapu dia telah membersihkan tanaman tanaman... dan semua pekerjaan itu terbengkalai karena ia terus memutuskan untuk mandi dan pergi tidur.Bahkan pada waktu dia dikamar mandi dan sudah siap akan mandi... tiba tiba dia berpakaian kembali untuk menyapu kamar tamu yang memang belum sempat disapu. Begitu pula sering ketika sedang makan belum selesai tiba tiba piring itu ditinggalkan untuk melakukan pekerjaan yang lain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Kami sering kehilangan barang barang, misalnya gunting tanaman, pisau dapur dan lain lain karena keadaan istri yang tak pernah fokus itu, misalnya dia sedang menggunting tanaman, tiba tiba gunting itu ditinggalkan karena dia ingin mensetelika pakaian. Gunting itu ditinggalkan begitu saja kadang kadang sampai beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Juga yang paling membuat saya jengkel adalah seringkali istriku itu menuntut mengapa sudah satu minggi kok ndak pernah disentuh, padahal saya secara rutin memberikan, bahkan sehari seringkali sampai dua tiga kali. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nah itu Mas&amp;nbsp; Mochtar... hal hal yang membikin saya pusing dan bingung. Saya sangat mencintai istri saya itu... sama sekali saya tidak ingin menyakiti hatinya... lebih lebih menyakiti fisiknya. "&lt;br /&gt;
Sahabat saya yang masih cukup muda itu mengakhiri ceriteranya... beberapa tetes air mata keluar dari matanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Sebentar... sebentar ..." kataku&amp;nbsp; " apakah golongan darah istrimu itu AB...? " tanyaku lebih lanjut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Betul Mas Mochtar... Golongan darah istri saya itu AB... kok Mas Mochtar tahu...? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Saya hanya menduga duga saja... sebab kalau ceritamu itu benar... kelihatan-nya istrimu itu mempunyai gejala kepribadian ganda atau yang lazim disebut gejala Dissociative Identity Disorder.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Orang yang mempunyai golongan darah AB... cenderung atau rentan atau memiliki bakat untuk mempunyai watak berkepribadian ganda. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada diri orang yang mempunyai kepribadian ganda... maka ada banyak kepribadian yang menguasai tubuhnya, yang seringkali nampak pada sifat sifat yang berbeda pada istrimu itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi mempunyai seorang istri dengan kepribadian ganda... sama saja dengan mempunyai beberapa istri bisa satu, dua, tiga atau empat bahkan lebih tergantung dari jumlah kepribadian&amp;nbsp; yang melekat pada dirinya yang masing masing mempunyai kepribadian yang berbeda.." jawabku&lt;br /&gt;
" Nah sebagai contoh sewaktu istrimu itu kamu tampar... mula mula dia akan terkejut dan kesakitan...kemudian kepribadian ini pergi menghindar meninggalkan istrimu dan diganti oleh kepribadian lain. Nah kepribadian lain inilah yang bingung mengapa pipinya terasa agak sakit seperti ditampar oleh orang.... "&lt;br /&gt;
" Jadi pada orang yang mempunyai kepribadian ganda ini, maka kepribadian yang pada saat itu melekat akan menghindar kalau mendapat tekanan, entah itu tekanan batin atau tekanan lahir , dan akan digantikan dengan kepribadian yang lain. Dan kepribadian yang lain ini juga akan menghindar apabila tekanan itu belum selesai. Dan apabila ini belangsung agak lama, justru istrimu itu akan kelihatan bloon dan konyol dan seperti orang yang amat bingung karena proses perpindahan kepribadian yang cukup cepat pada istrimu itu.&lt;br /&gt;
Dan bahayanya kalau sedang mensetelika pakaian misalnya , kadang kadang secara tak sadar dia mensetelika tangannya sendiri, atau pakaian yang disetelika dibiarkan sampai gosong.&lt;br /&gt;
Lebih berbahaya lagi kalau pada saat itu dia sedang bekerja dengan menggunakan bahan bakar api atau kompor gas..."&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Waduh... lalu berapa jumlah kepribadian ganda yang ada pada diri istri saya itu mas...? " kata sahabatku itu dengan cemas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Yang paling tahu justru kamu sendiri.. kamu kan bisa mengamati dan menyimpulkan sendiri beberapa watak dari isrimu yang saling kontroversial itu... " jawabku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Kelihatan-nya yang paling menonjol yang paling kontroversial itu ada empat mas Mochtar " jawab sahabatku itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Nah cobalah selalu bersahabat dengan kepribadian -kepribadian yang melekat pada istrimu itu. Kenalilah watak wataknya. Janganlah istrimu itu kamu ajak konfrontasi... Bayangkan kamu menghadapi air bah... air bah itu jangan dibendung... tetapi buatlah beberapa saluran untuk mengalirkan air bah itu sehingga tidak membahayakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dan sekali lagi kalau isrimu itu selalu kamu ajak konfrontasi... atau kamu bertindak kasar, maka kepribadian yang sedang kamu hadapi itu lalu menyingkir dan otomatis diganti dengan kepribadian yang lain dan ini&amp;nbsp; akan menarik kepribadian kepribadian lain yang lebih banyak&amp;nbsp; yang akan bermanifestasi pada diri istrimu itu. "&lt;br /&gt;
Kelihatannya jalan yang paling baik adalah kamu selalu sabar, penuh kasih sayang dan penuh perhatian pada istrimu itu setiap saat, sehingga seluruh kepribadian yang melekat itu semua akan merasakan kasih sayang darimu. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;" Mas Mochtar... apakah empat kebribadian itu bisa dikurangi sehingga hanya tinggal satu saja...? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" O... itu tidak bisa .. sebab empat kepribadian yang ada pada istrimu itu merupakan bawaan sejak lahir.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Satu satunya jalan adalah engkau bersahabat dan mencoba memahami semua kepribadian yang melekat pada istrimu itu. ." Ada pepatah mengatakan bahwa seekor harimau bisa kita ajak berteman dengan memahami watak dan karakter harimau tersebut.... atau...&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Semisal kita menghadapi suatu penyakit pada diri kita... maka kita harus bersahabat dengan penyakit tersebut. "&lt;br /&gt;
" Maksudnya bagaimana mas...? "&lt;br /&gt;
" Begini Mbang... yang saya maksud bersahabat dengan penyakit itu adalah kenali watak dan tabiatnya. Jangan beri apa yang tidak ia sukai... misalnya begini... tabiat penyakit gula jelas tidak suka kalau kamu terlalu banyak makan gula atau yang banyak&amp;nbsp; mengandung gula.....&lt;br /&gt;
Dan untunglah engkau telah mempunyai modal utama untuk menguasai kepribadian yang banyak itu. "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;" Lhooo. apa itu Mas Mochtar..? "&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;"Modal itu adalah... pertama engkau sangat mencintai dan menyayangi istrimu dan yang kedua engkau mempunyai watak yang amat sabar.. " jawabku pula.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah sekarang pulanglah dan &amp;nbsp; &amp;nbsp; cobalah jalankan nasehatku ini. "&lt;br /&gt;
Dan sekali lagi... kalau kamu memberitahu sesuatu hal kepada istrimu untuk dingat oleh istrimu itu.... maka kamu harus memberitahukan hal yang sama tersebut tidak hanya satu kali.... karena yang harus kamu beritahu hakekatnya tidak hanya satu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Dan... dengan muka yang cerah... berseri seri... sahabatku itu pamit pulang.... &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Namun setelah sahabatku itu pulang... tiba tiba saya merenung yang ckukup dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Apakah elite elite negaraku ini yang sering tidak konsisten, lidah tak bertulang, Pagi tempe sore dele... dan bahkan dengan tidak malu malu menjilat ludahnya sendiri yang sudah keluar ......... itu juga menderita gejala kepribadian ganda....?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Saya jadi merasa asing di republik ini......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Sumber lokasi gambar :&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ziPJWp4LX_o/TI3R3BxCq9I/AAAAAAAAFD4/AAPLbH2fyHc/s320/persona.jpg"&gt;http://2.bp.blogspot.com/_ziPJWp4LX_o/TI3R3BxCq9I/AAAAAAAAFD4/AAPLbH2fyHc/s320/persona.jpg&lt;/a&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-1731716124822960750?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/1731716124822960750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/istri-sahabatku-berkepribadian-ganda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1731716124822960750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/1731716124822960750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/12/istri-sahabatku-berkepribadian-ganda.html' title='Istri sahabatku berkepribadian ganda'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ziPJWp4LX_o/TI3R3BxCq9I/AAAAAAAAFD4/AAPLbH2fyHc/s72-c/persona.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-4936967249891928315</id><published>2010-11-30T16:35:00.022+08:00</published><updated>2011-04-02T01:04:12.952+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto Naik Haji 1953'/><title type='text'>Foto Naik Haji tahun 1953</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagi mereka yang naik haji pada dekade ini mungkin tak bisa membayangkan bagaimana keadaan kota Mekah pada musim haji tahun 1953 &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Nah oto jadul ini adalah kumpulan foto-foto musim haji yang terangkum  dalam majalah National Geographic tahun 1953. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Terlihat kota  mekah masih terasa sepi, sangat jauh berbeda dengan keadaan sekarang  dimana kota mekah telah menjadi salah satu kota modern di dunia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img687.imageshack.us/img687/5944/fotohaji1953.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://img687.imageshack.us/img687/5944/fotohaji1953.jpg" width="293" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img149.imageshack.us/img149/7664/fotohaji1953d.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" src="http://img149.imageshack.us/img149/7664/fotohaji1953d.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img149.imageshack.us/img149/4026/fotohaji1953b.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="261" src="http://img149.imageshack.us/img149/4026/fotohaji1953b.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img691.imageshack.us/img691/6496/fotohaji1953c.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://img691.imageshack.us/img691/6496/fotohaji1953c.jpg" width="276" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img149.imageshack.us/img149/2218/fotohaji1953a.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="277" src="http://img149.imageshack.us/img149/2218/fotohaji1953a.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img149.imageshack.us/img149/9391/fotohaji1953e.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="263" src="http://img149.imageshack.us/img149/9391/fotohaji1953e.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img690.imageshack.us/img690/4615/fotohaji1953f.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="257" src="http://img690.imageshack.us/img690/4615/fotohaji1953f.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img687.imageshack.us/img687/690/fotohaji1953h.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="http://img687.imageshack.us/img687/690/fotohaji1953h.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img269.imageshack.us/img269/2780/fotohaji1953i.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" src="http://img269.imageshack.us/img269/2780/fotohaji1953i.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img14.imageshack.us/img14/417/fotohaji1953k.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="262" src="http://img14.imageshack.us/img14/417/fotohaji1953k.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img197.imageshack.us/img197/9991/fotohaji1953j.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="221" src="http://img197.imageshack.us/img197/9991/fotohaji1953j.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img687.imageshack.us/img687/4458/fotohaji1953l.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="333" src="http://img687.imageshack.us/img687/4458/fotohaji1953l.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img5.imageshack.us/img5/4266/fotohaji1953m.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://img5.imageshack.us/img5/4266/fotohaji1953m.jpg" width="290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img5.imageshack.us/img5/5682/fotohaji1953o.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="253" src="http://img5.imageshack.us/img5/5682/fotohaji1953o.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img22.imageshack.us/img22/3783/fotohaji1953q.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="357" src="http://img22.imageshack.us/img22/3783/fotohaji1953q.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img14.imageshack.us/img14/9145/fotohaji1953n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://img14.imageshack.us/img14/9145/fotohaji1953n.jpg" width="238" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;Sumber :&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.dakdem.com/galeri/23-foto/237-foto-foto-musim-haji-tahun-1953-jadul-ed"&gt;http://www.dakdem.com/galeri/23-foto/237-foto-foto-musim-haji-tahun-1953-jadul-ed&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-4936967249891928315?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/4936967249891928315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/11/foto-naik-haji-tahun-1953.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4936967249891928315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/4936967249891928315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/11/foto-naik-haji-tahun-1953.html' title='Foto Naik Haji tahun 1953'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-275615972925133607</id><published>2010-11-28T16:42:00.003+08:00</published><updated>2010-11-28T17:07:15.954+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sabun anti bakteri'/><title type='text'>Sabun anti bakteri berbahaya untuk manusia</title><content type='html'>&lt;div style="margin: 1em 0pt 3px;"&gt;&lt;a href="http://feedproxy.google.com/%7Er/wahw33d/%7E3/Q4dO3FLJgzY/sabun-anti-bakteri-ternyata-berbahaya.html?utm_source=feedburner&amp;amp;utm_medium=email" name="12c848a18dd97e13_10" style="font-family: Arial,Helvetica,Sans-Serif; font-size: 18px;" target="_blank"&gt;Sabun Anti Bakteri Ternyata Berbahaya Bagi Manusia&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #555555; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 9px 0pt 3px;"&gt;Posted: 24 Nov 2010 03:39 PM PST&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,Helvetica,Arial,Sans-Serif; font-size: 13px; line-height: 140%; margin: 0pt;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4640266309178687898&amp;amp;postID=275615972925133607" name="12c848a18dd97e13_more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-decoration: none;"&gt;&lt;div style="clear: both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/07/triclosan_1.jpg?w=300&amp;amp;h=226" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://healindonesia.files.wordpress.com/2009/07/triclosan_1.jpg?w=300&amp;amp;h=226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sabun  antibakteri yang menjanjikan dapat membunuh kuman tampaknya sudah tidak  asing lagi di masyarakat. Tetapi sudah banyak pula penelitian yang  menyatakan bahwa sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan  triclocarban dapat membahayakan kesehatan manusia dan juga lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" style="float: right; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rantai Kimia Triclosan&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.Penelitian sebelumnya  menunjukkan bahwa sabun antibakteri yang mengandung triclosan dan  triclocarban diduga dapat merusak organ reproduksi, menurunkan kualitas  sperma, serta produksi tiroid dan hormon seks.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
2.Triclosan dan triclocarban telah dikaitkan dengan gangguan endokrin,  dengan dampak potensial yang merugikan perkembangan seksual dan saraf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3. Triclosan juga sering dipakai dalam  pasta gigi dan kosmetik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penelitian lain menemukan bahwa kandungan triclosan pada pasta gigi yang  seharusnya dapat mencegah pertumbuhan bakteri, malah dapat menyebabkan  kuman-kuman makin kebal terhadap antibiotik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" style="margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.Penelitian laboratorium  menunjukkan&amp;nbsp; dapat menyebabkan mutasi gen pada beberapa jenis  bakteri, di antaranya E coli, salmonella dan listeria. Dikhawatirkan  mutasi itu akan membuat pengobatan infeksi menjadi tidak efektif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5.Tak  hanya itu, penelitian terbaru juga menemukan bahwa triclosan dan  triclocarban dapat merusak lingkungan, terutama menyebabkan polusi air  dan tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
6.Limbah triclosan dan triclocarban yang terbawa oleh air akan bercampur  dengan tanah dan lingkungan air alami. Limbah triclosan dan triclocarban  ini berbahaya karena tidak dapat terurai selama berbulan-bulan bahkan  hingga tahunan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
7.Bahan kimia dari senyawa ini terdiri dari struktur cincin benzena yang  terklorinasi, sehingga membuatnya sangat sulit untuk dipecah atau  terurai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
8.Selain itu, kedua senyawa ini juga menolak air atau hidrofobik,  cenderung menempel pada partikel, sehingga mengakibatkan penurunan  ketersediaan proses dan merusak fasilitasi transportasi jangka panjang  dalam air dan udara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
9.Sebuah studi menemukan bahwa akumulasi triclosan di air  menyebabkan pencemaran di pantai yang akhirnya mengancam kehidupan  lumba-lumba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt;Beberapa laporan menunjukkan bahwa  triclosan ketika bercampur dengan klorin dalam air keran akan membentuk  gas kloroform, dimana &lt;i&gt;United States Environmental Protection Agency&lt;/i&gt;  menggolongkannya sebagai salah satu zat penyebab kanker. Sebagai  hasilnya triclosan menjadi salah satu peringatan dalam pencegahan kanker  di Inggris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: small;"&gt; 10.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; overflow: hidden; text-align: justify; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Triclosan ketika bercampur dengan klorin pada air keran juga menghasilkan 2,4-dichlorophenol. Zat ini berubah menjadi dioxin (menyebabkan kanker) ketika terpapar sinar ultraviolet (baik dari matahari atau sumber lainnya).&amp;nbsp;Dioksin sangat beracun dan berpotensi mengganggu endokrin atau hormon.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;11.Dalam suatu penelitian lainnya, yang telah dipublikasikan di jurnal &lt;i&gt;Environmental Health Perspectives&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; oleh Isaac Pessah, PhD, memperlihatkan akan bagaimana triclosan bisa mempengaruhi otak.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Untuk lebih jelasnya saya anjurkan anda untuk membaca Sumber bacaan dibawah ini : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="background-color: transparent; border: medium none; color: black; overflow: hidden; text-decoration: none;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; &amp;nbsp; &lt;i&gt;Sumber bacaan :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;1.&lt;a href="http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/02/sabun-antibakteri-dapat-membahayakan-kesehatan-anda/"&gt;http://healindonesia.wordpress.com/2009/07/02/sabun-antibakteri-dapat-membahayakan-kesehatan-anda/&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://ahmadalfikri.blogspot.com/2010/11/sabun-antibakteri-berbahaya-untuk.html"&gt;2.http://ahmadalfikri.blogspot.com/2010/11/sabun-antibakteri-berbahaya-untuk.html&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img alt="" height="1" src="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3225355299783858593-6101627878690351608?l=wahw33d.blogspot.com" width="1" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4640266309178687898-275615972925133607?l=pakbodong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pakbodong.blogspot.com/feeds/275615972925133607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/11/sabun-anti-bakteri-berbahaya-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/275615972925133607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4640266309178687898/posts/default/275615972925133607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pakbodong.blogspot.com/2010/11/sabun-anti-bakteri-berbahaya-untuk.html' title='Sabun anti bakteri berbahaya untuk manusia'/><author><name>PakBodong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17751666053018324055</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_5rmb5BM-Qzs/Sub8CVsdL0I/AAAAAAAAABE/vEn36L6_oXk/S220/DSC09499.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4640266309178687898.post-6113938709667223643</id><published>2010-11-23T18:06:00.110+08:00</published><updated>2010-11-23T20:24:52.992+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manfaat kaktus'/><title type='text'>Manfaat tanaman kaktus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i314.photobucket.com/albums/ll418/gudanghumor/besar-dan-berduri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://i314.photobucket.com/albums/ll418/gudanghumor/besar-dan-berduri.jpg" width="262" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Manfaat kaktus bagi masyarakat ternyata sangat beragam. antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.Sebagai tanaman hias&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.Untuk souvenir&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.Sebagai tanaman obat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.Sebagai tanaman makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.epuskesmas.com/images/stories/tips_n_triks/prickly-pear-cactus-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="199" src="http://www.epuskesmas.com/images/stories/tips_n_triks/prickly-pear-cactus-1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Prickly Pear Cactus (Daging buah kaktus)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Fungsi utama: Menurunkan gula darah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dosis umum: jika dikonsumsi sebagai makanan, 150 gram rebusan kaktus per  hari. Buah matang dari kaktus ini mampu menurunkan kadar gula darah  dalam tubuh. Bentuk yang bisa ditemui adalah dalam bentuk buah, atau  jus, atau bubuk. Para peneliti menemukan bahwa buah ini menurunkan kadar  gula darah karena adanya komponen yang mirip dengan insulin.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buah ini  juga tinggi kadar seratnya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berbagai jenis kaktus telah lama dimanfaatkan manusia sebagai sumber pangan, salah satunya adalah Opuntia. Spesies ini banyak dikultivasi untuk diambil buah dan batang mudanya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Buah Opuntia banyak diolah menjadi selai. Sementara itu, batang muda Opuntia yang dikenal sebagai nopalitos dikuliti dan digoreng, dikukus, atau diolah menjadi acar dalam cuka asam-manis.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekarang ini, Opuntia juga masih dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kosmetik, dan obat-obatan. Dulunya, ada juga spesies kaktus Carnegiea gigantean, yang dimanfaatkan sebagai bahan dasar tepung untuk pembuatan roti.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kaktus Mawar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.plantamor.com/thumbnails/pergrara01n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.plantamor.com/thumbnails/pergrara01n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Namun tepung ini sudah tidak lagi dimanfaatkan karena masyarakat lebih menyukai tepung dari jagung. Sementara bagian akar berkayu ataupun pembuluh vaskular yang mengandung lignin dari kaktus, juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan dan bahan bakar.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kaktus sekarang lazim dipakai untuk souvenir dalam pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biasanya yang sering dijadikan untuk souvenir adalah kaktus mini, dengan tinggi tanaman sekitar 6-8 cm. Panjang masing-masing tunas 3-4 cm. Kaktus ini terkenal unik, cantik,look fresh, cocok untuk ditaruh di atas meja ker
